Karena penilaian megenai hal yang baik tau buruk itu adalah sistem
nilai maka, aku kan hanya menjlentrehkan bahwa penilaian itu
muncul melalui proses pemikiran, perenungan yang buka hanya
melibatkan otak kiri atau kan kanan namun keduanya. Kalau dalam
bahasa ndesoku disebut ngotak-atik.

Lha, kalau tidak diothak-athik bagaimana bisa merasakan kenikmatan
itu. Seperti bedhes-bedhes yang ndremimil ndonga hanya kalau mau
ujian.... Coba deh tanya kepada Ki kalau ida di Noerwegia pada
saat musim panas dan sedang saat puasa.

----- Original Message -----
From: Deddy El Rashid <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Wednesday, May 16, 2001 9:44 PM
Subject: RE: [Kuli Tinta] Re: BELAJAR DEMOKRASI: u/p Mbah
Denggleng


Benar Ki benar sekali tu no 5. agama itu pada dasarnya bermuara
pada
kebaikan. kalau
    bukan ke sana, berarti bukan agama!
Jadi kalo ada orang 2 yang ngakunya beragama bawa2 parang ame
tumbak ane
jadi heran tuh muaranya dimana ?

Salam


-----Original Message-----
From: Ki Denggleng Pagelaran [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
Sent: Wednesday, May 16, 2001 7:21 PM
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: [Kuli Tinta] Re: BELAJAR DEMOKRASI: u/p Mbah
Denggleng

kalau menurutku yang masih berusaha memahami agama
(dan agama-agama) maka agama itu selalu membawa
ciri:
1. punya sesembahan
2. punya ritual (termasuk doa-doa, mantera-2)
3. punya altar (tempat yang disucikan)
4. dan yang ini sayang sekali, memiliki sifat mitologis
yang kadang-kadang diperlukan atau menjadi alat satu-satunya
dalam membela 1,2 dan 3 itu. terutama bila ke-3 nya itu
di-utak-utik oleh orang lain. termasuk oleh sesama pemeluknya.

maka tak heran lalu muncul mazab-2 dan sekte-sekte. yang
sayang sekali malah sering eker-ekeran lebih keras dibandingkan
dengan 'agama lain'. maka postingku kemarin saya sebut
'ndak baik uthak-uthik 'bacaan sembahyang' sama sekali
bukan 'uthak-uthik agama'. apakah uthak-uthik itu tidak dilakukan
oleh tokoh-2 agama? jawabannya jelas iya! buktinya saja
sudah kelihatan dengan aliran-aliran yang sekarang marak.

bukti kungkrit menurut saya adalah 'editing' qur'an oleh
uthman bin affan itu termasuk di dalamnya. sehingga
sekarang 'qur'an' dianggap diturunkan mek-jleg berbentuk
kitab, sehingga lagi seenaknya dicuplak-cuplik demi
kepentingan pencupliknya. melahirkan fatwa-fatwa. (di agama
lain aku tak tahu, karena belum sempat membaca sejarahnya).

tapi untung bahwa
5. agama itu pada dasarnya bermuara pada kebaikan. kalau
    bukan ke sana, berarti bukan agama!

salam,

    Ki Denggleng Pagelaran
--------------------------
apa bedane uwong ambek
manungsa?




...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--


...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan
Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan
sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini,
http://www.indokado.com<--




...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 

Kirim email ke