Itu kan kalau di jaman feodal Bung, di rumah pangeran-pangeran atau sebangsanya. 
Namun, dalam pelajaran budi pekerti rakyat kecil, koco benggolo adalah sebuah kiasan 
mengenai cermin kehidupan diaman kita bisa belajar... 

Yah memang banyak kok  yang selalu berposisi dimana angin bertiup. Tuh banyak pula 
para pengamat atau analis. Habis ngejar setoran dan pasang muka kan perlu.... nggak 
crit lagi tetapi mangsur...., artinya tidak ada sari yang bisa diserap...

Salam juga untuk Jupri dab.

��


----- Original Message ----- 
From: Ivan Haidar <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, July 12, 2001 12:38 PM
Subject: Re: [Kuli Tinta] Re: Kopi Pagi: Amanat kang wis Kliwat---> Rebutan layangan 
pedhot


> --- �� <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> > Sejarah adalah koco benggolo. Mari kita menunggu
> apa
> > pelajaran berikutnya yang akan diberikan oleh
> > sejarah. 

He ... he ... "sejarah adalah koco benggolo", ungkapan
ini mengingatkan saya pada seseorang yang sudah jadi
"budayawang" di Yogya yang ngangkat Gus Dur jadi
semar, terus pas sekarang Gus Dur kelabakan,
munthir-munthir kiri-kanan sibuk menjauh-jauhkan diri.


Kang Aswat,
ente dari Yogya kan? Mesti yo tau sing tak maksud.
Well, koco benggolo. Bukankah sebenarnya fungsi dari
koco benggolo itu untuk matut-matut diri, agar tetap
merasa tampan. Saya kok ngeliatnya sebagai bentuk
narsisme. Karena letaknya di ruang tamu dan besarnya
bukan alang kepalang kan?

Sekitar 5 taon lalu, aku sungguh terpesona dijelasin
soal ini sama 'budayawang' ahli sastra Jawa soal
konsep koco benggolo sebagai sejarah. Sekarang, saya
ketawa nganti ngising (maaf) kalau ingat
penjelasannya. Terus, satu majalah divisinya gramedia
memuatnya jadi judul rubriknya. Tambah ngisingku dadi
cirit (maaf, sekali lagi maaf)....


Salam kanggo Yogya, Dab!

-IH






__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get personalized email addresses from Yahoo! Mail
http://personal.mail.yahoo.com/

...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<-- 



...........Menuju Indonesia yang Demokratis dan Berkeadilan............
Untuk bergabung atau keluar dari Milis, silakan anda lakukan sendiri
Bergabung: [EMAIL PROTECTED]
Keluar: [EMAIL PROTECTED]

->Cake, parcel lebaran & bunga2 natal? Di sini, http://www.indokado.com<--

Kirim email ke