-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE-----
Hash: SHA1
Dear Admin,
Buat Admin2 senior yang sudah sering menggunakan GNU/Linux, saya ada
pertanyaan praktis tentang penggunaan instalasi dan update.
Instalasi program dengan cara rpm atau deb/apt-get memang banyak digemari
karena jauh lebih mudah dibandingkan instalasi menggunakan source/tar
ball. Beberapa petunjuk yang ada seolah-olah memberikan pendapat bahwa
instalasi yang berasal dari source/tar ball lebih baik. Bagaimana sih
seharusnya?
Lalu jika dikaitkan masalah update, jika menggunakan deb/apt-get atau rpm
tentunya lebih mudah karena kebanyakan tidak perlu merombak conf yang
sudah dibentuk. Lain halnya dengan installasi melalui source/tar ball.
Yang satu ini (CMIIW) justru malah merepotkan jika harus melakukan
kompilasi ulang dari setting conf-nya. Bagaimana biasanya rekan2 admin
melakukan update?
Saya sendiri prefer menggunakan rpm atau deb/apt-get karena saya tidak mau
repot untuk mengulangi konfigurasi conf-nya (ya, saya mengerti beberapa
package sebenarnya hanya perlu backup conf-nya). Jika memang kemudian
tidak bisa, baru mengincar ke source/tar ball.
Bagaimana sebaiknya installasi dan update package dilakukan. Saya mengerti
bagaimana orang lebih nyaman dengan rpm atau deb/apt-get dan ini adalah
masalah kemudahan (atau ego :-). Yang saya ingin tanyakan adalah bagaimana
seharusnya installasi dan update dilakukan? bagaimana untuk rekan2 yang
bekerja di ISP yang tentunya sangat membutuhkan kecepatan untuk
update/upgrade package?
thx
.dave
What kind of love is that? Not to be loved; never to have shown love.
-- Commissioner Nancy Hedford, "Metamorphosis",
stardate 3219.8
-----BEGIN PGP SIGNATURE-----
Version: GnuPG v1.2.1 (GNU/Linux)
iD8DBQE/FO0G7SUrJYWHOyoRAj+bAJ4zHOf0CTMTVdlbUGTnu9V6gT5vXACgjgmu
5XD3RuBszo4l99r5f5CtRzI=
=pttJ
-----END PGP SIGNATURE-----
---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]