hmm, pada umumnya package2 yang baru mendukung perintah install ke virtual root, contoh:
$ tar zxvf package-x.y.z.tar.gz $ cd package-x.y.z $ ./configure --prefix=/usr $ make DESTDIR=`pwd`/root-inst install atau $ make DIST_ROOT=`pwd`/root-inst install atau $ make prefix=`pwd`/root-inst install semua hal diatas dilakukan sebagai user biasa. $ su -c "make install" dengan fasilitas tersebut, kalopun kita configure menggunakan prefix yang real (misal, --prefix=/usr), kita bisa test dulu install ke direktori yang aman/test, lalu dari hasil install tersebut kita buat daftarnya (termasuk parameter yang diberikan saat configure). setelah kita yakin, baru kita install ke real root (sebagai root). nanti apabila mau upgrade/hapus, kita lihat catatan sebelumnya dan berdasar informasi tersebut kita configure sama dengan parameter sebelumnya. tentu saja pada kenyataannya tidak semua aplikasi mendukung fasilitas ini, oleh karena itu kita harus cermati file Makefile dari package, lalu pastikan cara-cara manipulasi yang mungkin. salam On Thu, 17 Jul 2003, Kucink wrote: > Mmmm.. Bolehkah saya mengetahui cara2 pencatatan/contoh pencatatan yang > Anda lakukan? > Bisa langsung japri. > > Makasih > Eko -- Yudhi Kusnanto |- +62 811 292 184 STMIK Akakom Yogyakarta |- +62 274 523 438 Indonesia --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

