On Wednesday 27 March 2002 16:36, you wrote:
> > jawaban+ pertanyaan-nya : " apa keuntungan bagi mereka meng openkan
> > produk mereka ? " soalnya ya mereka takut buka rahasia (ibaratnya buka
> > resep makanannya) kepada orang lain terutama pada pesaingnya.
>
> Hm.. sebetulnya tetap ada keuntungan koq, hanya mungkin cara pandang
> terhadap keuntungan.

Pak Made, Tolong dijelasin donk gimana cara pandang thpd keutungan kalau 
dokumentasi mereka di openkan (terutama di Indonesia) ? 
Saya juga kadang2x bingung soal ini. Misalnya ada software house kecil 
menghasilkan suatu produk buat software akutansi dan di free - open source 
kan (bebas  download).  Program ini termasuk program kecil dan sangat 
membantu, disertai  dengan dokumentasi lengkap sehingga dukungan technical 
support bisa dianggap ngga diperlukan lagi (kalaupun perlu mungkin sangat 
sedikit).   Nah yg jadi pertanyaan, dr mana perusahaan ini bisa dapatin 
penghasilannya ? kalo mau nungguin donasi dr pemakai, rasanya sulit yah 
(terutama di donesia).

2. apakah kekuatan hukum di Indonesia sudah bisa mendukung pelaksanaan open 
source (GPL) ini ? 
misalnya untuk kasus seperti MySql yg dibajak oleh Nu Soft (CMIIW) beberapa 
saat yg lalu.  

> Saya cuma "berangan-angan" seandainya banyak company yg telah memafnaatkan
> program Open Soruce (misal Linux) juga mengembalikan ke publik (entah
> melaluai pendanaan pengembangan untuk open source, ataupun melalui
> dokumentasi).

ya itu masalahnya. Manusia sebagian besar suka ambil yg free nya aja tapi 
males ngembalikannya(baca : kontribusi) ... malah di jual lagi dengan close 
(dbajak istilahnya) ...^^; 

me
adwin


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke