Dengan hormat,

Saya lihat selain GPL ada juga QPL yang
katanya sama-sama opensource.

Apa beda keduanya ?
dan apa untung ruginya mengembangkan software
seperti Qt ?

Mohon tanggapan teman-teman.

Wass.
Irwandi



          ================================================
          * address:    Irwandi                          *
          *             Institut fuer Meereskunde        *
          *             der Universitaet Hamburg         *
          *             Troplowitzstr. 7                 *  Linux for me
          *             5. Stock  Raum 505               *  you, and all
          *             D-22529 Hamburg                  *
          *                                              *  Linux for
          * phone:      +49 (0)40 42838 2994             *  hobbies
          *                                              *  serius
          * fax:        +49 (0)40 5605926                *  and fun
          *                                              *
          * e-mail:     [EMAIL PROTECTED]       *  Linux for
          *                                              *  linux and
          ================================================  Windows(tm)

On Tue, 2 Apr 2002, Bambang Purnomosidi D. P. (bpdp) wrote:

> ardiansyah ht wrote:
>  >> Salut buat UAD atas usahanya berhasil menembus penerbit, dan tetap
>  >> menyediakan versi versi downloadnya...
>  >
>  >
>  > Thanks pak made. Nah kalo udah begini apa yang harus kami lakukan
>  > dan seluruh Universitas-universitas di Indonesia lakukan juga? Kalo
>  > kami sih hanya membuka jalan aja...
>  >
>  > Ardiansyah.
>
> Firstly, saya ikutan ngasih selamat juga + salut.
>
> Terus, ini nekanin lagi, gimana kalau ada repository pusat dari apa yang
> telah dikerjakan. Disitu dicantumkan berbagai daftar dari institusi
> maupun individu yang berkontribusi. Mungkin ada baiknya kalau tidak
> mengatasnamakan suatu institusi tertentu, jadi sifatnya netral.
>
> Alasan saya dalam hal ini ada beberapa:
>
> 1. Masalah "kesombongan intelektual". Banyak kalangan akademisi yang
>     tidak berpikir integral dan ada rasa gengsi (!) untuk mengikuti
>     kiprah dari suatu universitas tertentu.
> 2. Untuk menghindari duplikasi pekerjaan.
> 3. Untuk kemudahan regenerasi.
> 4. Memberikan force yang lebih besar.
> 5. Kemudahan monitoring hak cipta atas apa yang telah dikerjakan.
>
> Saya lihat sekarang ada tim Pandu, UAD, dan mungkin tempat lain. Kalau
> digabungkan, wow ... what a great repository!.
>
> --
> bpdp
>
>
>
> --
> Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
> Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3
>
>


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke