gimana kalo pengelolaan training center atau produk variannya (turunanaya)
dibentuk tersendiri (dikelola) oleh badan setara (bentuk) koperasi jauh
lebih fleksibel dan bisa untuk kepentingan profit demikian pula pelaksanaan
lapangan (training center) dapat dilakukan oleh individu (atas nama unit
tersendiri dalam kpli di daerah) yang mengajukan diri yang telah di
otorisasi oleh yayasan.

dengan demikian fungsi yayasan dan kpli dapat berjalan dan tidak banyak
mempengaruhi kegiatan saat ini, apakah teman-teman di kpli bersedia untuk
interaksi dengan kalangan birokrasi untuk merubah bentuk kpli menjadi
yayasan ?

menurut saya biarlah kpli berjalan seperti saat ini, bila dibutuhkan
berbentuk yayasan sebaiknya ditujukan untuk kepentingan untuk menjadi
formalitas dan legalitas komunitas linux dalam bentuk lembaga.


-- 
Utk berhenti langganan, kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Informasi arsip di http://www.linux.or.id/milis.php3

Kirim email ke