fade2blac wrote:
Contoh canonical, Ubuntu adalah merek dagang canonical. Di dalamnya berisi aplikasi-aplikasi, dimana canonical menggunakan haknya sebagai penerima lisensi, untuk membundelnya dalam satu distribusi Linux. Haknya sejajar dengan saya dan Anda. Kecuali jika didalamnya ada aplikasi khusus yang dikembangkan oleh canonical, misalnya aplikasi gangbuntu, untuk blokir situs porno. Dalam hal ini, canonical hanya bisa memberikan endorsement untuk: - menggunakan merk ubuntu - menjual lisensi aplikasi gangbuntu Tapi terhadap ubuntu sebagai distro, canonical tidak berhak memberikan endorsement*)
Memang cuma MERK saja yg dibutuhkan endorsementnya, biasanya kita memberikan penjelasan : itu ada office, gimp, totem, firefox, claws-mail sebagai bonus :=))
Sama seperti YPLI terhadap BlankOn. Sebagai penerima lisensi aplikasi-aplikasi open source yang dibundel di dalamnya, YPLI tidak berhak memberikan lisensi baru.
Dalam tender memang Lisensi tidak disebut-sebut, tapi kalo menyuguhkan yg lisensi berbayar harus ditulis, lisensi win xp rp 900,000, lisensi anti-virus rp 400,000. berlaku 12 bulan :=)) Malah banyak yg nanya, tolong mas adobe suite yang bajakan saja di-instal hahahahahaha .....
*) mungkin perlu disamakan persepsi tentang bentuk endorsement, yang menjadi pangkal diskusi ini. Jika endorsement berupa, hak untuk memberikan support atas nama ubuntu/canonical, mungkin bisa. Harus berhati-hati dalam susunan katanya.
untuk bisa memberikan support, cukup terdaftar dalam DRM (Daftar Rekanan Mampu) sebagai perusahaan yg mampu melakukan support/maintanance software
Mudah-mudahan bisa dipahami, atau kalau saya ada yang salah paham, tolong direvisi. -- fade2blac
-- Berhenti langganan: [EMAIL PROTECTED] Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

