On Nov 28, 2011, at 1:03 AM, Yudhi Kusnanto wrote:
> 
> menyesatkan! karena mudharat-nya lebih besar dari manfaat.
> 

Best quote :-).

> 
> anda mencampur-adukan peran/fungsi developer, vendor (distro/packager)
> dan user. ini yang membuat anda mengambil kesimpulan yang menyesatkan.
> kalo anda mau mendalami lagi filosofi UNIX dan sistem operasi yang
> benar, saya yakin anda tidak akan menyarankan untuk membuat aplikasi
> dengan librari statik.
> 

Itu satu sisi pendapat Anda pak.. Sisi lain, saya mencoba memberi perspektif 
dari berbagai macam fungsi yang pernah saya jalani. Point saya dependensi di 
Linux sudah sedemikian merepotkannya, karena harus menyediakan banyak versi. 
Kesimpulan tentang kompilasi statik atau shared, tentu yang benar adalah 
shared. DLL, shared library, ada, inheren di dalam desain sistem operasi. Cuma 
perlu dicari titik temu, di derajat mana aplikasi itu harus dikompilasi dinamik 
atau statik. Saya memang mengambil titik ekstrem untuk memancing pendapat 
ekstrem juga sehingga masing-masing bisa menyimpulkan sendiri (sintesa).

Thread ini kita tutup ya? Makasih linknya untuk GOBOLinux, juga kasus-kasus 
nyata dari Pak PY. Mungkin memang benar masalah utamanya bukan di dependensi 
(shared vs statik), tapi inkonsistensi antar distro.

Salam
Ahmad Sofyan
--
Berhenti langganan: [email protected]
Arsip dan info: http://linux.or.id/milis

Kirim email ke