namo Buddhaya,
tampaknya ada sedikit salah tafsiran terhadap ajaran Buddha...
apakah umat Buddha boleh makan daging???
jawabannya bisa tidak bisa ya!!tergantung!!bisa juga bukan tidak
maupun bukan ya!!!
jangan dipusingin kalimat diatas. lupakan.
kembali ke masalh makan daging...
kenapa seorang umat Buddha perlu makan?? karena dia perlu untuk hidup...
apakah perlu hidup harus makan daging??tidak bukan?!!makan sayur bisa
hidup, kalau makan kayu juga bisa hidup ya silahkan...hehe....
kalau bisa hidup untuk tidak makan daging, kenapa harus pilih daging??
apakah secara tidak sadar 'aku' menjadi 'ego' sehingga harus memuaskan
'aku'-ku untuk pilih daging??
sebenarnya pernyataan dalam buku tersebut lebih kepada faktor psikologis...
logika begini(bagi anda yang senang logika):
kalau saya tidak makan daging, saya 'tahu' berarti saya mengurangi
pembunuhan... berarti saya telah menyelamatkan banyak hewan, apalgi
kalau saya bisa membuat teman-teman saya juga tidak makan daging(dalam
populasi besar), bukankah berarti saya dan teman-teman telah
menghindari banyak orang dalam melakukan pembunuhan??
saya secara tidak sadar telah mengembangkan 'cinta kasih' kepada semua
makhluk(faktor psikologi)...
seandainya saya bisa seperti Buddha(dalam hal ini Buddha Chi Kung)
yang makan daging, yang makan TANPA adanya pemuasan kebutuhan
'aku'/'ego' sih ga apa...
sebenarnya cerita Buddha Chi Kung lebih kepada ingin memperlihatkan
suatu makna... maksudnya walaupun makan daging dan mabuk-mabukkan,
tapi tanpa kehendak 'ego' tidak apa-apa(bukan berarti boleh
loh!!??kecuali kalo uda jadi Buddha...hehe...)....
Yang jelas tetap berusaha vegetarian(tidak makan daging) lebih baik
daripada yang makan daging, seperti dalam dunia kedokteran... walaupun
makan daging bukan berarti buruk, namun kemungkinan kandungan zat-zat
berbahaya pada hewan lebih tinggi daripada tumbuhan. hal ini dapat
dilihat dari rantai makanan, ketika suatu tumbuhan terkena zat-zat
kurang baik, maka hewan yang memakannya akan terkena dan kandungannya
akan semakin tinggi. jadi hewan yang makan hewan akan lebih beracun
daripada hewan makan tumbuhan...
...................
Tapi kalau yang mau makan daging masih ngotot mau makan daging, ya
silahkan saja... toh itu lebih baik daripada 'aku' maksa dia ga makan
daging sehingga timbul kebencian apalagi sampai terjadinya
kejahatan...
Namun sebagai yang tidak makan daging juga jangan acuh tak acuh, harus
mulai memberi pengertian yang lebih baik, apa manfaat dan apa
kelebihannya...
Dan yang makan daging jangan sampai 'aku' menjadi 'ego'....
........................
intinya jangan sama-sama 'ego' , berlaku juga untuk saya.....
jadi kita semua berharap sama-sama sejalan dalam keseimbangan.........
thanks
maaf kalau ada kata-kata yang menyinggung

semoga kita selalu menjadi lebih mencintai semua makhluk
semoga kita menjadi lebih menghargai nyawa setiap makhluk hidup
................


ktr 31777"







tanggal 12/2/05, Akwang Wu <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
> Salam kasih saudaraku Abin,
>
> Terima kasih atas masukannya.
> Saya hanya mengemukakan pendapat yang demikian adanya, jika ada kalimat atau
> kata yang menyinggung perasaan anda, saya mohon maaf, semoga kita tetap
> berteman dan berbahagia selalu.
> Jika pendapat saya dibawah ini dianggap kurang tepat, anggaplah seperti
> tiupan angin di pagi hari yang menyegarkan telinga, masuk kiri keluar di
> kanan, jangan meninggalkan noda didalam yang dilewatinya.
> Bukankah hidup merasa bahagia bila kita bebas dari segala hal yang
> mengganjar dihati? Amitoufo.
>
> Salam metta selalu,
> Akwang
>
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of
> [EMAIL PROTECTED]
> Sent: Friday, December 02, 2005 8:17 AM
> To: [email protected]
> Subject: RE: [MABINDO] Tidak Makan Daging --> Jadi Suci? Yang Benar Aja!
>
> Bro Akwang Wu,
> anda koq belagak pilon dengan maksud yang saya sampaikan.
> Bagi seorang Buddha, semua itu memang sudah tidak ada, tapi yang kita
> bicarakan bukan dari sudut mata seorang Buddha.
> Yang saya sampaikan adalah bahwa yang kelihatan olah orang lain bahwa yang
> dimakan itu adalah makanan yang diolah dari daging. TITIK !
> Kalau seorang Buddha anda suguhkan daging, bagi Buddha itu bukanlah
> apa-apa.
> Tapi bukankah anda menyadari bahwa anda menyuguhkan daging.
>
> Koq bisa-bisanya anda membahas dari sudut mata seorang Buddha.
> Yang benar aja bro!
>
>
>
> "Akwang Wu" <[EMAIL PROTECTED]>
> Others, 12/01/2005 10:42 AM
> Sent by: [email protected]
>
>         To:     <[email protected]>
>         cc:
>         Subject:        RE: [MABINDO] Tidak Makan Daging --> Jadi Suci? Yang
> Benar Aja!
>
> Salam kasih untuk semua saudaraku,
>
> Ingin rasanya memberikan masukan yang dapat kita bahas bersama, saya hanya
> ingin mengemukakan pendapat karena mungkin ada sedikit kekeliruan yang
> menyebabkan banyak orang berdalih "Buddha Sakyamuni makan daging".
>
> Demikianlah pendapat saya:
> Seorang pelepas duniawi tiada lagi yang dilekat, tiada lagi yang disebut
> milikku, tiada lagi sang aku, tiada sesuatu yang membuatnya menjadi
> belenggu, tiada niat untuk melakukan satu tindakan yang dapat menimbulkan
> akibat pada kehidupan berikut, tiada lagi nafsu indera.
>
> Seorang pelepas duniawi tiada niat ingin memiliki sesuatu, semua telah
> dilepas, kesehariannya hidup sederhana, makan secukupnya, selalu sadar,
> selalu waspada, tindak-tanduknya didasari penuh kesadaran.
>
> Seorang pelepas duniawi menerima makan bukan dilihat dari apa yang
> dimakan,
> tetapi sebagai seorang pelepas duniawi selalu memberikan kesempatan kepada
> mereka yang ingin melakukan kebajikan, bahkan dengan niat tulus seseorang
> mempersembahkan racun sekalipun (dengan tidak menyadari bahwa makanan itu
> beracun) seorang pelepas duniawi menerimanya untuk dimakan, karena yang
> dinilai bukan lagi makanan apa yang diberikan melainkan dilihatnya
> kesempatan orang berdana untuk berkah orang yang memberikan.
> Seorang pelepas duniawi tidak ada lagi daging, sayur, benda, racun, madu,
> susu, dan lain sebagainya di matanya, selalu dihatinya terbuka lebar bagi
> mereka yang ingin melakukan kebajikan.
>
> Demikian lah seorang pelepas duniawi apalagi seorang Arahat Samma
> SamBuddha,
> Sakyamuni Buddha.
>
> Guru Buddha tidak pernah mengatakan dalam sutta manapun, bahwa beliau
> makan
> daging, kalau diketahuinya dari salah satu orang berdana dengan mengatakan
> bahwa ini adalah daging untuk dipersembahkan kepada Buddha, berarti ada
> niat
> dalam orang yang memberikan dengan memusnahakan kehidupan satu makhluk
> untuk
> kepentingan para Buddha, guru Buddha tidak akan menerimanya.
>
> Untuk itu saya ingin mengemukakan pendapat bahwa "Buddha Sakyamuni sendiri
> makan daging" itu adalah statement yang tidak tepat.
> Bagi mereka pelepas duniawi hanya menerima dari pemberian orang yang ingin
> berdana, bila yang diberikan untuk dimakan, maka dimakannya pemberian
> tersebut, bila yang diberikan untuk dipakai, maka dipakainya pemberian
> tersebut.
>
> Semoga bermanfaat.
>
> Salam Metta selalu,
> Akwang
>
>
>
>
>
>
> ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **
>
> ** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org **
>
>
>
> ________________________________
> YAHOO! GROUPS LINKS
>
>  Visit your group "MABINDO" on the web.
>
>  To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>
>  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
>  To unsubscribe from this group, send an email to:
>  [EMAIL PROTECTED]
>
>  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
>  Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
> ________________________________
>




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
AIDS in India: A "lurking bomb." Click and help stop AIDS now.
http://us.click.yahoo.com/VpTY2A/lzNLAA/yQLSAA/b0VolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia **

** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke