Dear teman-teman seDhamma, Bagaimana pendapat teman-teman semua untuk BUDDHA CHI KUNG?
Regards, Dedi H ----- Original Message ----- From: "Akwang Wu" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, December 01, 2005 10:42 AM Subject: RE: [MABINDO] Tidak Makan Daging --> Jadi Suci? Yang Benar Aja! > Salam kasih untuk semua saudaraku, > > Ingin rasanya memberikan masukan yang dapat kita bahas bersama, saya hanya > ingin mengemukakan pendapat karena mungkin ada sedikit kekeliruan yang > menyebabkan banyak orang berdalih "Buddha Sakyamuni makan daging". > > Demikianlah pendapat saya: > Seorang pelepas duniawi tiada lagi yang dilekat, tiada lagi yang disebut > milikku, tiada lagi sang aku, tiada sesuatu yang membuatnya menjadi > belenggu, tiada niat untuk melakukan satu tindakan yang dapat menimbulkan > akibat pada kehidupan berikut, tiada lagi nafsu indera. > > Seorang pelepas duniawi tiada niat ingin memiliki sesuatu, semua telah > dilepas, kesehariannya hidup sederhana, makan secukupnya, selalu sadar, > selalu waspada, tindak-tanduknya didasari penuh kesadaran. > > Seorang pelepas duniawi menerima makan bukan dilihat dari apa yang dimakan, > tetapi sebagai seorang pelepas duniawi selalu memberikan kesempatan kepada > mereka yang ingin melakukan kebajikan, bahkan dengan niat tulus seseorang > mempersembahkan racun sekalipun (dengan tidak menyadari bahwa makanan itu > beracun) seorang pelepas duniawi menerimanya untuk dimakan, karena yang > dinilai bukan lagi makanan apa yang diberikan melainkan dilihatnya > kesempatan orang berdana untuk berkah orang yang memberikan. > Seorang pelepas duniawi tidak ada lagi daging, sayur, benda, racun, madu, > susu, dan lain sebagainya di matanya, selalu dihatinya terbuka lebar bagi > mereka yang ingin melakukan kebajikan. > > Demikian lah seorang pelepas duniawi apalagi seorang Arahat Samma SamBuddha, > Sakyamuni Buddha. > > Guru Buddha tidak pernah mengatakan dalam sutta manapun, bahwa beliau makan > daging, kalau diketahuinya dari salah satu orang berdana dengan mengatakan > bahwa ini adalah daging untuk dipersembahkan kepada Buddha, berarti ada niat > dalam orang yang memberikan dengan memusnahakan kehidupan satu makhluk untuk > kepentingan para Buddha, guru Buddha tidak akan menerimanya. > > Untuk itu saya ingin mengemukakan pendapat bahwa "Buddha Sakyamuni sendiri > makan daging" itu adalah statement yang tidak tepat. > Bagi mereka pelepas duniawi hanya menerima dari pemberian orang yang ingin > berdana, bila yang diberikan untuk dimakan, maka dimakannya pemberian > tersebut, bila yang diberikan untuk dipakai, maka dipakainya pemberian > tersebut. > > Semoga bermanfaat. > > Salam Metta selalu, > Akwang > > > > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of > Herman > Sent: Thursday, December 01, 2005 8:05 AM > To: [email protected] > Subject: Re: [MABINDO] Tidak Makan Daging --> Jadi Suci? Yang Benar Aja! > > > ----- Original Message ----- > From: [EMAIL PROTECTED] > > Saya barusan membaca satu bagian dari buku Ajaran Buddha Menuju Hidup > Bahagia, karya Dr. Tan Choo Kim. > pada halaman 12 terdapat kalimat sbb: > > Untuk menjadi suci, tentu saja kita tidak boleh mengkonsumsi daging sama > sekali. > Karena bila kita tidak ingin makan daging, maka hewan-hewan yang malang > tersebut tidak mungkin disembelih.s > > Reply : > Pagi, Oom Abin...ngaceng teruus nih ye > > Dari Sudut Theravada : > = makan daging atau makan ulat belatung tidak ada urusan dengan tingkatan > batin, apakah suci atau bejat. contoh Sakyamuni makan daging, Devadatta juga > makan daging. Oom Abin dan Ogut juga makan daging. > > = seorang Dr. Tan hanya berpikir hukum bisnis penawaran & permintaan > aja.....dia lupa dalam beberapa kebudayaan atau agama ada ritual > tumbal/sesaji berbentuk binatang/manusia yang dibunuh untuk persembahan > kepada "yang Supreme". > contoh nyata : orang Hindu itu umumnya vegitarian....tetapi darah > berceceren dialtar DEWI Durga > > dari sudat Mahayana : > = Mahayana India tidak mengenal CIACia, pada awal masuk ke Tiongkok Biksu > Mahayana org India (Mahabiksu Kumarajiva(Ciumoloshe), Mahabiksu Paramiti, > Mahabiksu Bodhidharma dst) juga tidak mengenal dan mengajarkan Ciacia. > Ciacia di Mahayana dimulai sejak Han WU Tie (Raja Asoka versi Tiongkok), > beliau begitu "tersentuh hatinya" saat membaca Kitab Suci Leng Yen cing, > dimana dikatakan bahwa semua mahluk itu bersaudara dalam proses tumumbal > lahir tanpa achir, maka Raja memerintahkan untuk semua umat Mahayana untuk > ber-vegitarian dan menjadi Tradisi Mahayana Tiongkok, Mahayana Jepang/Korea/ > Vietnam juga tidak vegitarian. > > Inilah pemahaman dari para Sesepuh Mahayana Tiongkok mengenai vegitarian, > yang merupakan pemahaman mendalam mengenai Hukum Karma tumimbal lahir : > > "Manusia makan daging kambing dimeja makan, > Kambing makan manusia dikehidupan mendatang/ > > Anak makan daging mamah yang menjadi kambing, > mamah makan daging anak yang jadi ayam dikehidupan mendatang/ > > Thus, Dr. Tan seharusnya menulis : makan daging atau makan rumput sama > aja, tetapi berbahagialah kalau seseorang telah menyadari bahwa dengan > menghindari makan daging, sesungguhnya dia adalah Murid Buddha yang telah > menyadari dalam batinnya secara mendalam tentang hukum karma tumimbal lahir, > sehingga timbul welas asihnya untuk tidak makan daging, dan takut menanam > benih karma "makan-dimakan, balas-membalas, sehingga sulit untuk memutus > rantai siklus 6 alam samsara tidak bisa terputuskan selamanya bagi orang > pemakan daging.....karena setiap hari senang makan daging......yang notabene > menenam benih "buruk".................yang harus dilunasi dalam kehidupan > mendatang. > note : Seorang Arahat juga belum bebas dari karma buruk....ada beberapa > Arahat dibunuh/dirajam,,,,,ada Arahatin mati > diperkosa,,,,dst:=====why........karena..... ? Buddha juga pernah mengalami > kelaparan dan harus makan makanan kuda selama 3 bulan saat terjadi Pacelik 3 > bulan (cerita Mamai) > > > > > > ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia ** > > ** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** > Yahoo! Groups Links > > > > > > > > > ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/b0VolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ** MABINDO - Forum Diskusi Masyarakat Buddhis Indonesia ** ** Kunjungi juga website global Mabindo di http://www.mabindo.org ** Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/MABINDO/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
