Hanya memanjat dan merogoh stupa?? sepertinya itu bisa
saja dan belum keterlaluan, kecuali men-coret-coret di
stupa

--- [EMAIL PROTECTED] wrote:

> Kado Waisak dari SGM 4 : Mari Merusak Borobudur
> 
> Waisak tahun 2007 ini, saya mendapatkan hadiah yang
> tidak terduga dari 
> produk susu bayi SGM 4, PT. Sari Husada Tbk.. Betapa
> tidak, menjelang 
> peringatan Waisak ke 2551 ini PT. Sari Husada Tbk
> menayangkan iklan baru 
> yang membuat hati ini bergolak. Iklan yang memiliki
> nilai komersil tinggi, 
> namun rendah dalam kepedulian pelestarian
> peninggalan peradaban bangsa 
> Indonesia.
> 
> Ketika berbagai kalangan yang peduli demikian gencar
> mengkampayekan 
> penyelamatan Borobudur dari kerusakan yang
> disebabkan oleh ulah manusia, 
> PT. Sari Husada Tbk., produsen susu SGM 4 malah
> sebaliknya secara national 
> wide mengkampayekan pengrusakan candi Borobudur
> lewat iklan mereka. Iklan 
> televisi berskala nasioanal ini, dalam sekian detik
> telah mengalahkan 
> semua usaha kampanye pelestarian candi Borobudur
> yang hingga hari ini 
> belum berhasil melakukan kampanye secara national
> wide lewat televisi.
> 
> Ketika aktivis HIKMAHBUDHI (Perhimpunan Mahasiswa
> Buddhis Indonesia) dalam 
> perayaan Waisak 2551BE ini kembali melancarkan aksi
> "Save Borobudur for 
> Civilization" yang isinya menghimbau pengunjung
> candi Borobudur untuk 
> tidak merogoh patung dalam stupa. Merogoh patung
> selain merusak 
> bagian-bagian patung, juga telah mengikis batu stupa
> karena ketika akan 
> merogoh patung, orang menginjakkan kaki (sepatu)
> pada bagian bawah stupa. 
> Dengan pengunjung candi yang demikian banyak, dapat
> dibayangkan betapa 
> cepat pengikisan yang terjadi dari gesekan sepatu
> dengan bagian stupa.
> 
> PT. Sari Husada Tbk., melalui iklan SGM 4, secara
> eksplisit telah 
> mengajarkan pemirsa televisi untuk berperilaku sama
> seperti anak dalam 
> iklan tersebut; memanjat stupa dan merogoh-rogoh
> patung dalam stupa. 
> Perilaku yang ditampilkan dalam iklan SGM 4 tersebut
> merupakan perilaku 
> yang tidak menunjukkan kepedulian atas pelestarian
> budaya bangsa 
> Indonesia, pun iklan tersebut memanisfestasikan dan
> merepresentasikan 
> ketidakpedulian PT. Sari Husada Tbk., produsen SGM
> 4, terhadap pentingnya 
> pelestarian peninggalan nenek moyang bangsa ini.
> 
> Adalah sebuah ironi, ketika orang-orang asing dari
> berbagai penjuru dunia 
> peduli dengan keberadaan salah satu masterpiece
> sepanjang peradaban 
> manusia, produsen SGM 4 telah mengorbankan peradaban
> dan peninggalan luar 
> biasa tersebut hanya untuk menggenjot penjualan.
> 
> Save Borobudur for Civilization
> Abin Nagasena
> 
> ---------------------------------------
> Mari kita bersama-sama menegur dan menyadarkan PT.
> Sari Husada Tbk dengan 
> mengunjungi situs PT. Sari Husada Tbk dan
> mengirimkan teguran lewat link 
> Contact Us di bagian bawah situs.
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been
> removed]
> 
> 



      ___________________________________________________________
Yahoo! Answers - Got a question? Someone out there knows the answer. Try it
now.
http://uk.answers.yahoo.com/ 

Kirim email ke