salah satu dampa dari pengembangan tambak udang yang tidak terkendali antara
lain adalah mengakibatkan sebagian cewek kita jadi bongkok udang, he he he
wass.
p.
----- Original Message -----
From: Joost Soenardjo <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Thursday, April 27, 2000 11:00 PM
Subject: [mancing-l] Fw: [berita-lingkungan] Industri Tambak Udang Ancam
Ekosistem Pesisir
> Teman teman ini ada cerita dari Kompas
> semoga bermanfaat
> ( saya dapat dari berita lingkungan )
> Salam
> Joost
> ----------
> > Rabu, 26 April 2000
> >
> > Industri Tambak Udang Ancam Ekosistem Pesisir
> > Jakarta, Kompas
> >
> > Penciutan hutan bakau, terutama akibat perkembangan industri
> > tambak udang, menyebabkan ancaman pada ekosistem pesisir
> > seperti turunnya mutu air perairan pantai, abrasi pantai, serta
> > musnahnya sejumlah spesies yang hidup di lingkungan itu. Selain
> > itu, industri tambak udang berpotensi menimbulkan dampak sosial
> > ekonomi dan budaya. Demikian benang merah dialog nasional
> > "Dampak Perkembangan Industri Tambak Udang terhadap
> > Ekosistem Pesisir dan Hutan Mangrove di Indonesia", yang
> > diselenggarakan Sekretariat Kerja Sama Pelestarian Hutan Indonesia
> > (Skephi), Selasa (25/4), di Jakarta.
> >
> > Menurut IBM Suastika Jaya dari Balai Budidaya Air Payau Jepara,
> > Direktorat Jenderal Perikanan, pembukaan hutan mangrove (bakau)
> > untuk tambak akan mengubah bentang lahan (landscape) hutan
> > bakau dan mengurangi luasan hutan, sehingga stabilitas terganggu.
> > Jika limbah tambak berupa sisa pupuk, pestisida, limbah bahan
> > organik melebihi daya tampung lingkungan, akan menimbulkan
> > pencemaran. Pada gilirannya hal itu akan menurunkan mutu air
> > perairan, meningkatkan sedimentasi, sehingga mematikan karang
> > serta menghilangkan sejumlah spesies yang hidupnya tergantung
> > pada keberadaan hutan bakau.
> >
> > "Pengeruhan air laut tampak antara lain pada pantai timur Lampung,
> > akibat pembukaan areal tambak secara besar-besaran," ujar
> > Suastika.
> >
> > Biofisik
> >
> > Pada dasarnya budidaya udang membutuhkan lingkungan biofisik
> > yang baik untuk berproduksi. Hal ini harus dipelihara dengan
> > mempertahankan kemampuan self purifying lingkungan. Caranya,
> > membatasi beban masukan limbah yang berasal dari tambak dengan
> > menerapkan strict liability kepada petambak. Untuk itu perlu
> > teknologi yang tepat dan pemantauan oleh petugas pemerintah.
> >
> > Cara lain adalah dengan pembatasan luas pemanfaatan lahan
> > maksimum yang dapat dikelola pada masing-masing kawasan. Hal
> > ini ditentukan oleh daya tampung lingkungan yang secara teoritis
> > dihitung berdasarkan luas hutan bakau sebagai penyangga,
> > kedalaman mixed layer perairan, dan pertukaran air perairan pantai
> > dengan laut terbuka.
> >
> > Cara ketiga, membuat hutan bakau sebagai mitra tambak, mengingat
> > bakau merupakan penyaring alamiah limbah. Selain melakukan
> > konservasi hutan bakau, juga menanami tambak yang tidak produktif
> > dengan bakau.
> >
> > Untuk mengendalikan dampak tambak udang, paradigma terbaru
> > adalah pendekatan cleaner production (produksi bersih). Yaitu,
> > minimisasi limbah sejak proses produksi, seperti penggunaan pakan
> > yang berdaya cerna tinggi, perbaikan manajemen pakan untuk
> > menekan sisa konversi pakan, serta resirkulasi limbah dengan
> > prinsip daur ulang, penggunaan kembali, serta pemulihan.
> >
> > Penyaringan limbah dapat memanfaatkan organisme akuatik seperti
> > kerang hijau, ikan mujair, rumput laut, yang dapat dipanen sebagai
> > hasil sampingan. Cara lain, desalinisasi endapan lumpur tambak,
> > sehingga bisa digunakan untuk menanam tanaman hortikultura.
> >
> > Menurut Koordinator Skephi untuk Isu Pesisir dan Nelayan, Ruddy
> > Gustave, kekurangpengetahuan petani dan pengusaha mengenai
> > teknis dan pengelolaan tambak udang menyebabkan mereka
> > mengalami gagal panen. Kerugian akibat gagal panen menyebabkan
> > petani terpaksa menjual atau membiarkan tanahnya disita bank dan
> > beralih pekerjaan menjadi buruh tani.
> >
> > Sementara penerapan konsep Perusahaan Inti Rakyat (PIR) oleh
> > industri tambak udang ternyata membuat petani makin terpuruk.
> > Selain lahannya diakuisisi perusahaan, petani dibebani pinjaman
> > kredit yang sarat dengan mark up, sementara hasil panen udangnya
> > dihargai jauh lebih rendah dari harga pasaran. Hal ini menyebabkan
> > petani memberontak, seperti yang terjadi pada petani plasma PT
> > Dipasena Citra Darmaja, Lampung, dan PT Wachyuni Mandira,
> > Sumatera Selatan. (atk)
>
>
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
> http://www.kreatif.com
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Website mancing-l at http://www.kreatif.com/mancingl --> Fishing
information, online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
> MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
> ** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website mancing-l at http://www.kreatif.com/mancingl --> Fishing information, online
chat, forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **