biasanya sih gakoka (gak kober katokan), he he he
p.
----- Original Message -----
From: E. Sumarno <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Friday, April 28, 2000 11:08 AM
Subject: Re: [mancing-l] Fw: [berita-lingkungan] Industri Tambak Udang Ancam
Ekosistem Pesisir


> Bah..Pudjo...katanya yang bongkok itu..yang dicari...miturut..nenek saya
> yang bongkok...asiiik, contohnya udang......kumaha  menurut Abah Pudo?
>
> ES
>
>
> -----Original Message-----
> From: Pudjo Basuki <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Friday, April 28, 2000 8:48 AM
> Subject: Re: [mancing-l] Fw: [berita-lingkungan] Industri Tambak Udang
Ancam
> Ekosistem Pesisir
>
>
> >salah satu dampa dari pengembangan tambak udang yang tidak terkendali
> antara
> >lain adalah mengakibatkan sebagian cewek kita jadi bongkok udang, he he
he
> >wass.
> >p.
> >----- Original Message -----
> >From: Joost Soenardjo <[EMAIL PROTECTED]>
> >To: <[EMAIL PROTECTED]>
> >Sent: Thursday, April 27, 2000 11:00 PM
> >Subject: [mancing-l] Fw: [berita-lingkungan] Industri Tambak Udang Ancam
> >Ekosistem Pesisir
> >
> >
> >> Teman teman ini ada cerita dari Kompas
> >> semoga bermanfaat
> >> ( saya dapat dari berita lingkungan )
> >> Salam
> >> Joost
> >> ----------
> >> > Rabu, 26 April 2000
> >> >
> >> > Industri Tambak Udang Ancam Ekosistem Pesisir
> >> > Jakarta, Kompas
> >> >
> >> > Penciutan hutan bakau, terutama akibat perkembangan industri
> >> > tambak udang, menyebabkan ancaman pada ekosistem pesisir
> >> > seperti turunnya mutu air perairan pantai, abrasi pantai, serta
> >> > musnahnya sejumlah spesies yang hidup di lingkungan itu. Selain
> >> > itu, industri tambak udang berpotensi menimbulkan dampak sosial
> >> > ekonomi dan budaya. Demikian benang merah dialog nasional
> >> > "Dampak Perkembangan Industri Tambak Udang terhadap
> >> > Ekosistem Pesisir dan Hutan Mangrove di Indonesia", yang
> >> > diselenggarakan Sekretariat Kerja Sama Pelestarian Hutan Indonesia
> >> > (Skephi), Selasa (25/4), di Jakarta.
> >> >
> >> > Menurut IBM Suastika Jaya dari Balai Budidaya Air Payau Jepara,
> >> > Direktorat Jenderal Perikanan, pembukaan hutan mangrove (bakau)
> >> > untuk tambak akan mengubah bentang lahan (landscape) hutan
> >> > bakau dan mengurangi luasan hutan, sehingga stabilitas terganggu.
> >> > Jika limbah tambak berupa sisa pupuk, pestisida, limbah bahan
> >> > organik melebihi daya tampung lingkungan, akan menimbulkan
> >> > pencemaran. Pada gilirannya hal itu akan menurunkan mutu air
> >> > perairan, meningkatkan sedimentasi, sehingga mematikan karang
> >> > serta menghilangkan sejumlah spesies yang hidupnya tergantung
> >> > pada keberadaan hutan bakau.
> >> >
> >> > "Pengeruhan air laut tampak antara lain pada pantai timur Lampung,
> >> > akibat pembukaan areal tambak secara besar-besaran," ujar
> >> > Suastika.
> >> >
> >> > Biofisik
> >> >
> >> > Pada dasarnya budidaya udang membutuhkan lingkungan biofisik
> >> > yang baik untuk berproduksi. Hal ini harus dipelihara dengan
> >> > mempertahankan kemampuan self purifying lingkungan. Caranya,
> >> > membatasi beban masukan limbah yang berasal dari tambak dengan
> >> > menerapkan strict liability kepada petambak. Untuk itu perlu
> >> > teknologi yang tepat dan pemantauan oleh petugas pemerintah.
> >> >
> >> > Cara lain adalah dengan pembatasan luas pemanfaatan lahan
> >> > maksimum yang dapat dikelola pada masing-masing kawasan. Hal
> >> > ini ditentukan oleh daya tampung lingkungan yang secara teoritis
> >> > dihitung berdasarkan luas hutan bakau sebagai penyangga,
> >> > kedalaman mixed layer perairan, dan pertukaran air perairan pantai
> >> > dengan laut terbuka.
> >> >
> >> > Cara ketiga, membuat hutan bakau sebagai mitra tambak, mengingat
> >> > bakau merupakan penyaring alamiah limbah. Selain melakukan
> >> > konservasi hutan bakau, juga menanami tambak yang tidak produktif
> >> > dengan bakau.
> >> >
> >> > Untuk mengendalikan dampak tambak udang, paradigma terbaru
> >> > adalah pendekatan cleaner production (produksi bersih). Yaitu,
> >> > minimisasi limbah sejak proses produksi, seperti penggunaan pakan
> >> > yang berdaya cerna tinggi, perbaikan manajemen pakan untuk
> >> > menekan sisa konversi pakan, serta resirkulasi limbah dengan
> >> > prinsip daur ulang, penggunaan kembali, serta pemulihan.
> >> >
> >> > Penyaringan limbah dapat memanfaatkan organisme akuatik seperti
> >> > kerang hijau, ikan mujair, rumput laut, yang dapat dipanen sebagai
> >> > hasil sampingan. Cara lain, desalinisasi endapan lumpur tambak,
> >> > sehingga bisa digunakan untuk menanam tanaman hortikultura.
> >> >
> >> > Menurut Koordinator Skephi untuk Isu Pesisir dan Nelayan, Ruddy
> >> > Gustave, kekurangpengetahuan petani dan pengusaha mengenai
> >> > teknis dan pengelolaan tambak udang menyebabkan mereka
> >> > mengalami gagal panen. Kerugian akibat gagal panen menyebabkan
> >> > petani terpaksa menjual atau membiarkan tanahnya disita bank dan
> >> > beralih pekerjaan menjadi buruh tani.
> >> >
> >> > Sementara penerapan konsep Perusahaan Inti Rakyat (PIR) oleh
> >> > industri tambak udang ternyata membuat petani makin terpuruk.
> >> > Selain lahannya diakuisisi perusahaan, petani dibebani pinjaman
> >> > kredit yang sarat dengan mark up, sementara hasil panen udangnya
> >> > dihargai jauh lebih rendah dari harga pasaran. Hal ini menyebabkan
> >> > petani memberontak, seperti yang terjadi pada petani plasma PT
> >> > Dipasena Citra Darmaja, Lampung, dan PT Wachyuni Mandira,
> >> > Sumatera Selatan. (atk)
> >>
> >>
> >>
> >>
> >> ---------------------------------------------------------------------
> >> Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
> >Company
> >> http://www.kreatif.com
> >> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >> For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >>
> >> Website mancing-l at http://www.kreatif.com/mancingl  --> Fishing
> >information, online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
> >> MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
> >>
> >> ** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >>
> >
> >
> >---------------------------------------------------------------------
> >Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
> Company
> >http://www.kreatif.com
> >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> >
> >Website mancing-l at http://www.kreatif.com/mancingl  --> Fishing
> information, online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
> >MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
> >
> >** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
> >
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
> ---------------------------------------------------------------------
> Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
> http://www.kreatif.com
> To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
> For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
> Website mancing-l at http://www.kreatif.com/mancingl  --> Fishing
information, online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
> MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
> ** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>
>
>
>
>
>


---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

Website mancing-l at http://www.kreatif.com/mancingl  --> Fishing information, online 
chat, forum discusion, clasifiedads, etc  
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]

** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **






Kirim email ke