Apanye yang pilekkkkkkkkkkkkkkkk....
-----Original Message-----
From: a <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, November 16, 2000 8:16 PM
Subject: RE: [mancing-l] Bukan Film India Nyanyi2..
>masuk angin, batuk pilek, ke ujan-an melulu seeh
>
>-----Original Message-----
>From: Adi Wisaksono [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
>Sent: Friday, November 17, 2000 3:09 AM
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: [mancing-l] Bukan Film India Nyanyi2..
>
>Lha orangnya mana ????? Nggak pada muncul lagi gini kok.... Kenapa ya ????
>
>At 08:45 PM 11/15/00 +0700, you wrote:
>>Buat yang seneng nonton film kuno, biasanya Aiz, Wirda dan konco2 yang
lain,
>>gratis kok kalau anda suka datang aja langsung.....dan yang ini film India
>>yang enggak pake nyanyi2 kata yang punya gawe.
>>
>>
>>-----Original Message-----
>>From: Adi Wisaksono <[EMAIL PROTECTED]>
>>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>>Date: Wednesday, November 15, 2000 7:17 PM
>>Subject: Re: [mancing-l] Bukan Film India Nyanyi2..
>>
>>
>> >Ini ditujukan kepada siapa sih Oom Marno ????
>> >
>> >At 02:05 PM 11/15/00 +0700, you wrote:
>> >>Dengan senang hati, BENTARA BUDAYA JAKARTA mengundang
>> >>bapak/ibu/rekan-rekan untuk hadir dalam acara BBJ Putar Film yang akan
>> >>mengetengahkan :
>> >>Trilogi Satyajit Ray.
>> >>
>> >>Acara tersebut akan berlangsung pada:
>> >>
>> >>Hari/tanggal : Senin-Rabu, 20 s/d 22 November 2000
>> >>Waktu : setiap pukul 16.00 dan 19.30
>> >>Tempat : Galeri Kanan Atas
>> >> Bentara Budaya Jakarta
>> >> Jl Palmerah Selatan 17, Jakarta Pusat
>> >>
>> >>
>> >>Jadwal :
>> >>Senin (20 Nov.2000)
>> >>16.00: Pather Panchali
>> >>19.30: Aparajito
>> >>
>> >>Selasa (21 Nov.2000)
>> >>16.00: The World of Apu
>> >>19.30: Pather Panchali
>> >>
>> >>Rabu (22 Nov.2000)
>> >>16.00: Aparajito
>> >>19.30: The World of Apu
>> >>
>> >>Satyajit Ray (1921 - 1922)
>> >>Nama sutradara India ini boleh disejajarkan dengan nama sutradara-
>> >>sutradara terkemuka di dunia. Bila kini sudah banyak sutradara Asia
>> >>yang mampu menerobos dominasi barat, maka pada zamannya Satyajit Ray
dan
>> >>Akira Kurosawa dari Jepang saja yang berhasil mendapat pengakuan dunia.
>> >>Puncak pengakuan terhadap Ray adalah Piala Oscar Kehormatan atas
>> >>penguasaannya atas seni film dan untuk pandangan kemanusiaannya.
>> >>Satyajit Ray lahir dari keluarga yang tersohor dalam bidang seni dan
>> >>sastra di Bengali. Tahun 1940 setelah lulus universitas dalam bidang
>> >>eksakta dan ekonomi, ia masuk sekolah terkenal yang didirikan oleh
>> >>Rabrindranath Tagore di Santiniketan. Tagore dikenal pula sebagai tokoh
>> >>yang menumbuhkan renaissance kebudayaan India. Tokoh ini pula yang
sangat
>> >>mempengaruhi Satyajit Ray dalam karier selanjutnya di bidang film.
>> >>Tahun 1942 Ray ke Calcutta. Sepuluh tahun berikutnya ia bekerja sebagai
>> >>art director pada sebuah perusahaan periklanan Inggris. Dalam waktu
>> >>luangnya ia menulis skenario film. Salah satunya adalah adaptasi dari
>> >>novel Tagore berjudul Ghare Baire. Skenario ini ditolak produser karena
>> >>Ray menolak melakukan perubahan seperti yang dimaui produser. Saat
India
>> >>merdeka tahun 1947, Ray mendirikan klub film pertama di Calcutta
bersama
>> >>dengan Chidananda Das Gupta. Ia menulis artikel-artikel yang
menganjurkan
>> >>tumbuhnya sinema baru.
>> >>Ketrampilan sebagai ilustrator membuatnya ia diminta membuat ilustrasi
>> >>untuk novel klasik Bibhutibhushan Banerji berjudul Pather Panchali
versi
>> >>ringkasannya. Inilah yang kemudian menjadi film pertamanya, setelah ia
>> >>berjumpa dengan Jean Renoir, sutradara Perancis terkemuka, tahun 1949,
dan
>> >>kesempatan menonton Bicycle Thief di London pada tahun 1950. Ray
menulis
>> >>skenario dan menyutradarainya sekaligus. Ia melakukan
>> >>pengambilan gambarnya pada hari-hari akhir pekan. Usahanya tampaknya
tidak
>> >>mendapatkan perhatian sama sekali dari investor, dan film ini tak akan
>> >>pernah selesai seandainya tidak datang permintaan dari Museum of Modern
>> >>Art, New York, agar mengikutsertakan film ini dalam pameran seni India
>> >>yang akan dilakukan di tempat itu. Pemerintahan Bengali Barat-untuk
>> >>pertama kalinya dalam sejarah-mendanai pembuatan film itu.
>> >>Pather Panchali berhasil mengantongi beberapa penghargaan internasional
>> >>dan mengukuhkan Ray sebagai sutradara kelas dunia. Film ini ternyata
juga
>> >>cukup laris di dalam negeri, hingga untuk selanjutnya Ray bisa memegang
>> >>kendali penuh atas film-film yang dibuatnya. Dan dalam film-film
>> >>selanjutnya Ray tidak hanya bertindak sebagai sutradara dan penulis
>> >>skenario saja, tapi juga sebagai ilustrator musik (sejak 1961) dan
>> >>sinematografer (sejak 1963).
>> >>Keberhasilan ini mendorong Ray membuat kelanjutannya berdasarkan novel
>> >>yang sama yaitu Aparajito (1956) dan The World of Apu (1959). Tiga film
>> >>ini yang kemudian dikenal sebagai Trilogi Apu. Sejak 1955 hingga 1991
ia
>> >>telah membuat sekitar 30 film, sebuah produktivitas yang cukup tinggi.
Dan
>> >>puluhan penghargaan internasional juga diterimanya.
>> >>
>> >>SINOPSIS:
>> >>
>> >>Pather Panchali
>> >>1955 - 112 menit - H/P
>> >>
>> >>Sutradara/Skenario: Satyajit Ray; Editor: Dulal Dutta; Sinematografi:
>> >>Subrata Mitra; Musik: Ravi Shankar; Artistik: Banshi Chandra Gupta;
>> >>Pemain: Kanu Banerji, Karuna Banerji, Subir Banerji, Runki Banerji, Uma
>> >>Das Gupta, Chunibala Devi, Reva Devi, Rama Gango padhaya, Tulshi
>> >>Chakraborty, Harimoran Nag.
>> >>
>> >>Penghargaan:
>> >>Penghargaan Dokumen Kemanusiaan dalam Festival Film Cannes 1956.
>> >>British Academy Awards untuk Film Terbaik 1957.
>> >>New York Film Critics Circle untuk Film Asing Terbaik 1958.
>> >>
>> >>Sinopsis:
>> >>Kisah sebuah keluarga miskin yang tinggal di sebuah desa di negara
>> >>bagian Bengali. Sang ayah (Kanu Banerji) meninggalkan desanya menuju
kota
>> >>untuk meraih cita-citanya sebagai penulis. Ia juga meninggalkan
>> >>istrinya (Karuna Banerji) yang harus memelihara anak-anaknya dan
seorang
>> >>saudara tua. Saudara tua ini, perempuan, kemudian dibawanya ke desa
lain
>> >>dan meninggal. Saat sang ibu kembali ke rumah, dijumpainya anak
>> >>perempuannya juga meninggal. Dua film berikutnya dari trilogi ini
>> >>mengisahkan tentang Apu, anak lelakinya. Kisah film dan dua film
>> >>selanjutnya didasarkan pada novel berjudul sama karya Bibhutibhushan
>>Banerji.
>> >>
>> >>Aparajito
>> >>1957 - 108 menit - H/P
>> >>
>> >>Sutradara/Skenario: Satyajit Ray; Sinematografi: Subrata Mitra; Musik:
>> >>Ravi Shankar; Artistik: Bansi Chandragupta; Pemain: Pinaki Sen Gupta,
>> >>Smaran Ghosal, Karuna Banerji, Kanu Banerji, Ramani Sen Gupta, Charu
Gosh,
>> >>Subodh Ganguly, Kali Charan Ray, Santi Gupta, KS Pandfey, Sudipta Ray,
>> >>Ajay Mitra.
>> >>
>> >>Penghargaan:
>> >>Piala Singa Emas dan Hadiah Fipresci dalam Festival Film Venetia
>> >>1957.British Academy Awards untuk Film Terbaik 1958.
>> >>New York Film Critics Circle untuk Film Asing Terbaik 1959.
>> >>
>> >>Sinopsis:
>> >>Seri kedua dari Trilogi Apu ini mengisahkan perjuangan hidup Apu dan
>> >>ibunya di sebuah kota kecil. Tidak seperti keinginan ibunya agar
>> >>menjadi pendeta, Apu memohon-mohon agar disekolahkan. Ternyata ia
>> >>berhasil, dan ia mendapat beasiswa masuk universitas Calcytta. Terbenam
>> >>dalam kehidupan kota dan tuntutan pelajaran sekolahnya, sedikit demi
>> >>sedikit Apuy melupakan ibunya.
>> >>
>> >>
>> >>The World of Apu
>> >>1959 - 103 menit - H/P
>> >>
>> >>Sutradara/Skenario: Satyajit Ray; Sinematografi: Subrata Mitra; Musik:
>> >>Ravi Shankar; Artistik: Bansi Chandragupta; Pemain: Soemitra Chaterjee,
>> >>Sharmila Tagore, Swapan Mukherji, S. Alke Chakravarty, Alok
Chakravarty.
>> >>
>> >>Penghargaan:
>> >>New York Film Critics Circle untuk Film Asing Terbaik 1960.
>> >>British Academy Awards untuk Film Terbaik 1961.
>> >>
>> >>SinopsisI:
>> >>Apu (Soumitra Chaterji) sudah jadi pemuda. Seperti ayahnya ia juga
>> >>ingin jadi penulis. Karena kekurangan uang, ia terpaksa meninggalkan
>> >>studinya di universitas. Hidupnya berubah saat ia berjumpa lagi dengan
>> >>kawan lamanya, Pulu (Shapan Mukerji). Bersama-sama mereka datang ke
pesta
>> >>perkawinan sepupu Pulu, Aparna (Sharmila Tagore). Calon pengantin
>> >>laki-laki ternyata gila, hingga pernikahan dibatalkan. Apu setuju
>> >>mengawini Aparna, untuk menyelamatkannya dari cibiran masyarakat.
>> >>Pasangan baru ini kembali ke apartemen Apu di Calcutta untuk memulai
hidup
>> >>baru, namun nasib nampaknya tidak ramah pada mereka.
>> >
>> >
>> >---------------------------------------------------------------------
>> >Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
>>Company
>> >http://www.kreatif.com
>> >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>> >For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>> >
>> >Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information,
>>online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>> >MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>> >
>> >** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>>
>>
>>---------------------------------------------------------------------
>>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
>>http://www.kreatif.com
>>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>
>>Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information,
>>online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>>
>>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
>http://www.kreatif.com
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information,
online
>chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
>http://www.kreatif.com
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information,
online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>
>
>
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat,
forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **