Ini ditujukan kepada siapa sih Oom Marno ????
At 02:05 PM 11/15/00 +0700, you wrote:
>Dengan senang hati, BENTARA BUDAYA JAKARTA mengundang
>bapak/ibu/rekan-rekan untuk hadir dalam acara BBJ Putar Film yang akan
>mengetengahkan :
>Trilogi Satyajit Ray.
>
>Acara tersebut akan berlangsung pada:
>
>Hari/tanggal : Senin-Rabu, 20 s/d 22 November 2000
>Waktu : setiap pukul 16.00 dan 19.30
>Tempat : Galeri Kanan Atas
> Bentara Budaya Jakarta
> Jl Palmerah Selatan 17, Jakarta Pusat
>
>
>Jadwal :
>Senin (20 Nov.2000)
>16.00: Pather Panchali
>19.30: Aparajito
>
>Selasa (21 Nov.2000)
>16.00: The World of Apu
>19.30: Pather Panchali
>
>Rabu (22 Nov.2000)
>16.00: Aparajito
>19.30: The World of Apu
>
>Satyajit Ray (1921 - 1922)
>Nama sutradara India ini boleh disejajarkan dengan nama sutradara-
>sutradara terkemuka di dunia. Bila kini sudah banyak sutradara Asia
>yang mampu menerobos dominasi barat, maka pada zamannya Satyajit Ray dan
>Akira Kurosawa dari Jepang saja yang berhasil mendapat pengakuan dunia.
>Puncak pengakuan terhadap Ray adalah Piala Oscar Kehormatan atas
>penguasaannya atas seni film dan untuk pandangan kemanusiaannya.
>Satyajit Ray lahir dari keluarga yang tersohor dalam bidang seni dan
>sastra di Bengali. Tahun 1940 setelah lulus universitas dalam bidang
>eksakta dan ekonomi, ia masuk sekolah terkenal yang didirikan oleh
>Rabrindranath Tagore di Santiniketan. Tagore dikenal pula sebagai tokoh
>yang menumbuhkan renaissance kebudayaan India. Tokoh ini pula yang sangat
>mempengaruhi Satyajit Ray dalam karier selanjutnya di bidang film.
>Tahun 1942 Ray ke Calcutta. Sepuluh tahun berikutnya ia bekerja sebagai
>art director pada sebuah perusahaan periklanan Inggris. Dalam waktu
>luangnya ia menulis skenario film. Salah satunya adalah adaptasi dari
>novel Tagore berjudul Ghare Baire. Skenario ini ditolak produser karena
>Ray menolak melakukan perubahan seperti yang dimaui produser. Saat India
>merdeka tahun 1947, Ray mendirikan klub film pertama di Calcutta bersama
>dengan Chidananda Das Gupta. Ia menulis artikel-artikel yang menganjurkan
>tumbuhnya sinema baru.
>Ketrampilan sebagai ilustrator membuatnya ia diminta membuat ilustrasi
>untuk novel klasik Bibhutibhushan Banerji berjudul Pather Panchali versi
>ringkasannya. Inilah yang kemudian menjadi film pertamanya, setelah ia
>berjumpa dengan Jean Renoir, sutradara Perancis terkemuka, tahun 1949, dan
>kesempatan menonton Bicycle Thief di London pada tahun 1950. Ray menulis
>skenario dan menyutradarainya sekaligus. Ia melakukan
>pengambilan gambarnya pada hari-hari akhir pekan. Usahanya tampaknya tidak
>mendapatkan perhatian sama sekali dari investor, dan film ini tak akan
>pernah selesai seandainya tidak datang permintaan dari Museum of Modern
>Art, New York, agar mengikutsertakan film ini dalam pameran seni India
>yang akan dilakukan di tempat itu. Pemerintahan Bengali Barat-untuk
>pertama kalinya dalam sejarah-mendanai pembuatan film itu.
>Pather Panchali berhasil mengantongi beberapa penghargaan internasional
>dan mengukuhkan Ray sebagai sutradara kelas dunia. Film ini ternyata juga
>cukup laris di dalam negeri, hingga untuk selanjutnya Ray bisa memegang
>kendali penuh atas film-film yang dibuatnya. Dan dalam film-film
>selanjutnya Ray tidak hanya bertindak sebagai sutradara dan penulis
>skenario saja, tapi juga sebagai ilustrator musik (sejak 1961) dan
>sinematografer (sejak 1963).
>Keberhasilan ini mendorong Ray membuat kelanjutannya berdasarkan novel
>yang sama yaitu Aparajito (1956) dan The World of Apu (1959). Tiga film
>ini yang kemudian dikenal sebagai Trilogi Apu. Sejak 1955 hingga 1991 ia
>telah membuat sekitar 30 film, sebuah produktivitas yang cukup tinggi. Dan
>puluhan penghargaan internasional juga diterimanya.
>
>SINOPSIS:
>
>Pather Panchali
>1955 - 112 menit - H/P
>
>Sutradara/Skenario: Satyajit Ray; Editor: Dulal Dutta; Sinematografi:
>Subrata Mitra; Musik: Ravi Shankar; Artistik: Banshi Chandra Gupta;
>Pemain: Kanu Banerji, Karuna Banerji, Subir Banerji, Runki Banerji, Uma
>Das Gupta, Chunibala Devi, Reva Devi, Rama Gango padhaya, Tulshi
>Chakraborty, Harimoran Nag.
>
>Penghargaan:
>Penghargaan Dokumen Kemanusiaan dalam Festival Film Cannes 1956.
>British Academy Awards untuk Film Terbaik 1957.
>New York Film Critics Circle untuk Film Asing Terbaik 1958.
>
>Sinopsis:
>Kisah sebuah keluarga miskin yang tinggal di sebuah desa di negara
>bagian Bengali. Sang ayah (Kanu Banerji) meninggalkan desanya menuju kota
>untuk meraih cita-citanya sebagai penulis. Ia juga meninggalkan
>istrinya (Karuna Banerji) yang harus memelihara anak-anaknya dan seorang
>saudara tua. Saudara tua ini, perempuan, kemudian dibawanya ke desa lain
>dan meninggal. Saat sang ibu kembali ke rumah, dijumpainya anak
>perempuannya juga meninggal. Dua film berikutnya dari trilogi ini
>mengisahkan tentang Apu, anak lelakinya. Kisah film dan dua film
>selanjutnya didasarkan pada novel berjudul sama karya Bibhutibhushan Banerji.
>
>Aparajito
>1957 - 108 menit - H/P
>
>Sutradara/Skenario: Satyajit Ray; Sinematografi: Subrata Mitra; Musik:
>Ravi Shankar; Artistik: Bansi Chandragupta; Pemain: Pinaki Sen Gupta,
>Smaran Ghosal, Karuna Banerji, Kanu Banerji, Ramani Sen Gupta, Charu Gosh,
>Subodh Ganguly, Kali Charan Ray, Santi Gupta, KS Pandfey, Sudipta Ray,
>Ajay Mitra.
>
>Penghargaan:
>Piala Singa Emas dan Hadiah Fipresci dalam Festival Film Venetia
>1957.British Academy Awards untuk Film Terbaik 1958.
>New York Film Critics Circle untuk Film Asing Terbaik 1959.
>
>Sinopsis:
>Seri kedua dari Trilogi Apu ini mengisahkan perjuangan hidup Apu dan
>ibunya di sebuah kota kecil. Tidak seperti keinginan ibunya agar
>menjadi pendeta, Apu memohon-mohon agar disekolahkan. Ternyata ia
>berhasil, dan ia mendapat beasiswa masuk universitas Calcytta. Terbenam
>dalam kehidupan kota dan tuntutan pelajaran sekolahnya, sedikit demi
>sedikit Apuy melupakan ibunya.
>
>
>The World of Apu
>1959 - 103 menit - H/P
>
>Sutradara/Skenario: Satyajit Ray; Sinematografi: Subrata Mitra; Musik:
>Ravi Shankar; Artistik: Bansi Chandragupta; Pemain: Soemitra Chaterjee,
>Sharmila Tagore, Swapan Mukherji, S. Alke Chakravarty, Alok Chakravarty.
>
>Penghargaan:
>New York Film Critics Circle untuk Film Asing Terbaik 1960.
>British Academy Awards untuk Film Terbaik 1961.
>
>SinopsisI:
>Apu (Soumitra Chaterji) sudah jadi pemuda. Seperti ayahnya ia juga
>ingin jadi penulis. Karena kekurangan uang, ia terpaksa meninggalkan
>studinya di universitas. Hidupnya berubah saat ia berjumpa lagi dengan
>kawan lamanya, Pulu (Shapan Mukerji). Bersama-sama mereka datang ke pesta
>perkawinan sepupu Pulu, Aparna (Sharmila Tagore). Calon pengantin
>laki-laki ternyata gila, hingga pernikahan dibatalkan. Apu setuju
>mengawini Aparna, untuk menyelamatkannya dari cibiran masyarakat.
>Pasangan baru ini kembali ke apartemen Apu di Calcutta untuk memulai hidup
>baru, namun nasib nampaknya tidak ramah pada mereka.
---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat,
forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **