Takut...ntar yang nyangkut malah celdam punya mbok rondo/ wewe gombel.
-----Original Message-----
From: Adi Wisaksono <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Thursday, November 23, 2000 5:57 PM
Subject: Re: [mancing-l] Nelayan Tolak Pengaplingan Laut
>Mas Bambang nggak ikutan mancingin grameh di Sumpyuh ???? Lagi banyak
>tuh..... hasil banjiran kemaren..... he-he...
>
>At 03:08 PM 11/23/00 +0700, you wrote:
>>Ha...ha....ha....ha...haaaa.....
>>jangan-jangan itu bokapnya ente......like father like soni.....
>>
>>-----Original Message-----
>>From: Adi Wisaksono <[EMAIL PROTECTED]>
>>To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
>>Date: Thursday, November 23, 2000 2:37 PM
>>Subject: Re: [mancing-l] Nelayan Tolak Pengaplingan Laut
>>
>>
>> >Mas Bambang anda sebagai pengurus HNSI kok memakai nama belakangku sih
>>?????
>> >
>> >At 04:03 PM 11/22/00 +0700, you wrote:
>> >>Apakah peraturan ini akan berpengaruh pada hajat mancing? (Misalnya
>> >>pemancing Jakarta nggak boleh mancing di Binuangen?)
>> >>Bagaimana sikap Formasi terhadap pengkaplingan laut?
>> >>
>> >>Rabu, 22 November 2000
>> >>
>> >>Nelayan Tolak Pengaplingan Laut
>> >>
>> >>Pati, Kompas
>> >>Nelayan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mendesak pemerintah agar
>> >>memperbaiki Pasal 3 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 yang mengatur
>> >>wilayah laut sepanjang 12 mil dari garis pantai. Alasannya, pasal itu
>> >>cukup membingungkan sehingga oleh beberapa pihak diterjemahkan sebagai
>> >>pengaplingan laut.
>> >>
>> >>Sekretaris Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pati
>> >>(Jateng), Bambang Wicaksono, mengungkapkan hal ini kepada Kompas,
Selasa
>> >>(21/11). "Kami juga menuntut Dirjen Perikanan agar proses surat
>> >>penangkapan ikan (SPI) dan izin usaha perikanan (IUP) dipercepat,
termasuk
>> >>mengizinkan nelayan Jateng beroperasi di Laut Jawa," jelasnya.
>> >>
>> >>Dalam Pasal 3 UU No 22/1999 disebutkan, wilayah daerah provinsi terdiri
>> >>atas wilayah darat dan wilayah laut sejauh 12 mil dari garis pantai ke
>> >>arah laut lepas atau ke arah perairan kepulauan. Pasal ini cukup
>> >>membingungkan bagi nelayan maupun pemerintah daerah yang secara
geografis
>> >>"memiliki" wilayah laut, karena berdasarkan surat keputusan Menteri
>> >>Pertanian Nomor 392/Kpts/IX/4/99 wilayah penangkapan ikan sudah diatur
>> >>sendiri dalam jalur I, II, dan III.
>> >>
>> >>Menurut Bambang Wicaksono, jalur I dan II sejauh 12 mil adalah wilayah
>> >>nelayan tradisional yang dalam operasional hanya mampu menggunakan
perahu,
>> >>kapal kecil dan peralatan sederhana. Sedang di luar 12 mil adalah
wilayah
>> >>nelayan "maju" dengan jenis kapal lebih besar. "Jadi bila dibatasi
sampai
>> >>12 mil, maka muncul pertanyaan, siapa pemilik laut di luar 12 mil itu.
>> >>Apakah milik pemerintah pusat? Maka perlu penjelasan dan sosialisasi
lebih
>> >>dahulu ke masyarakat nelayan," tuturnya.
>> >>
>> >>Keliru
>> >>
>> >>Akibat Pasal 3 UU No 22/1999 yang diterjemahkan sendiri secara keliru
oleh
>> >>sebagian nelayan, 25 Oktober lalu terjadi pembakaran dan penjarahan
>> >>terhadap kapal motor (KM) Perintis Sejahtera di Pulau Masalembo, Jawa
>> >>Timur. Akibatnya, pemilik KM Perintis Sejahtera, Ny Ratna yang
beralamat
>> >>di Jalan Pemuda No 289 Pati menderita kerugian sekitar Rp 1 milyar.
>> >>
>> >>Padahal, berdasarkan laporan nakhoda KM Perintis Sejahtera, Jasmadi,
saat
>> >>itu posisi kapal berada di sebelah baratlaut Pulau Masalembo, sehingga
>> >>tidak melanggar keputusan Mentan No 392 maupun Pasal 3 UU No 22/1999.
>> >>Apalagi kapal yang bermarkas di Pati ini telah memenuhi segala
persyaratan
>> >>administrasi maupun teknis. Seperti pas tahunan kapal penangkap ikan,
SPI,
>> >>IUP, hingga surat keterangan kecakapan nakhodanya. (sup)
>> >
>> >
>> >---------------------------------------------------------------------
>> >Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
>>Company
>> >http://www.kreatif.com
>> >To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>> >For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>> >
>> >Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information,
>>online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>> >MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>> >
>> >** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>> >
>>
>>
>>---------------------------------------------------------------------
>>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
>>http://www.kreatif.com
>>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>>
>>Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information,
>>online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>>
>>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>
>
>---------------------------------------------------------------------
>Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign
Company
>http://www.kreatif.com
>To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
>
>Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information,
online chat, forum discusion, clasifiedads, etc
>MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
>
>** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **
>
>
>
>
>
>
>
>
---------------------------------------------------------------------
Millis ini terselengara berkat dukungan PT. KreatifNet - The WebDesign Company
http://www.kreatif.com
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
Website mancing-l at http://www.MancingL.com --> Fishing information, online chat,
forum discusion, clasifiedads, etc
MancingL Archive at http://www.mail-archive.com/[email protected]
** Save Bandwidth... potong berita yang tidak perlu **