Maaf nih, saya pastikan HS bukan anak KH. Agus Salim yg sudah
meninggal dunia pada tahun 1954. Mungkin salah satu cucunya, mungkin
anak pengkagum atau sahabat kental Agus Salim (mis. anak pahlawan
nasional Mr Moeh Roem, tokoh partai Masyumi, Jong Islamieten Bond dan
pimpinan perundingan Roem-Ryoen antara Indonesia-Belanda, yg meninggal
tahun 1983), atau KH Agus Salim tak ada hub sama sekali dg HS.

Juga karena HS memanggil 'mbak' ke Ambar Maladi, maka tahun 1963,
umumr HS paling tinggi 14 tahun, walaupun sudah pasti ia bukan lagi anak2.

Salam

--- In [email protected], "loekyh" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Sdr.Bramstyo,
> 
> Saya yakin yang ditulis Lion CB adalah untuk menunjukkan
> kebingungannya memanggil Sdr. Hafsah Salim (HS) dg panggilan
> 'Ny.Muslim' atau dg panggilan 'Bapak Muslim'. Jadi kata 'Bapak' di
> sana bukan menunjuk siapa2, atau menunjuk seorang Bapak X yg gampang
> dan suka marah2. 
> 
> Ttp ternyata, boleh juga nih barangkali
> 
> Bapak X = Bapak Bramstyo, ha, ha, ha. Becanda lho.
> 
> Tentu saja walaupun pandai berteori dan menulis berhalam2-an, HS seara
> sadar atau tak sadar telah banyak membuka identitasnya. Cuma mayoritas
> di antara pembacanya selalu membaca berbagai postingan2 di milis
> (termasuk postingan HS) secara sepotong2, tidak bisa meng-kait2-kan
> isi satu postingan HS dg isi postingan yg lain dari HS.
> 
> Saya secara tak sengaja melihat ada ketidak konsistensi postingan HS,
> selain fakta2 logis yg saya percaya ditulis secara jujur dan kadang2
> logis oleh HS, misalnya HS menulis bahwa HS menggunakan nama Muslim
> karena menurut salah satu postingannya, almarhum suaminya bernama
> Muslim, ttp ada juga hal2 yg tidak konsisten.
> 
> Mis. ketika membaca postingan HS di URL
> 
> http://finance.groups.yahoo.com/group/mediacare/message/31161
> 




Kirim email ke