yg kita tentang disini juga demikian dany....sepak terjang AS sangat membuat 
muak semua orang, termasuk dar kalangan anda (di roketnya kedubes AS di Yunani 
oleh aliran sayap kiri yg muak terhadap aksi amerika di irak, afgan dan 
sebagainya, perlu dicatat disini bahwa kejadian ini bukan yg pertama kali 
terjadi di Yunani).
  betul dany...AS memang ga pandang bulu terhadap siapa saja yg mengganggu 
kepentingannya...tapi kenapa selalu saja kebanyakan negara2 yg notabene 
berpenduduk muslim yg diserang, disini memang AS pernah menyerang negara2 yg 
bukan mayoritas Isalam spt Vietnam, Panama dll...tapi just just destroy...abis 
itu tinggalkan..(bisa jadi ditinggalkan krn menang atau justru karena kalah spt 
yg di Vietnam).
  tapi perlakuan yg diterima oleh AS after war oleh negara2 mayoritas muslim 
sangatlah berbeda..lihatlah yg AS lakukan di Irak dan Afgan.
  anda suka nonton film.....coba deh liat film bravehearth....simak 
filosofinya. disaat orang2 Scotland angkat senjata disebutnya 
pemberontak...disaat orang2 Scotland membalas atas perlakuan yg mereka terima 
sebelumnya..maka dianggap terorist atau gerombolan begal.
  mengenai larangan Bibel masuk ke Arab Saudi itu sudah kewenangan dari 
pemerintah Arab Saudi sendiri. Kalaupun anda memposisikan hal yg sama terhadap 
Vatikan..go head (asal anda bisa meyakinkan pemerintah Vatikan utk melarang 
orang Muslim dan Al Quran masuk kesana). 
  Mungkin sekedar pemberitahuan bahwa Islam tdk menebar kebencian dan 
kekerasan, justru sebaliknya...tapi jangan sesekali melukai dia..karena anda 
akan menerima luka yg sama, sebesar anda melukai kami. saya punya banyak 
sahabat dari kalangan nasrani spt dari suku batak, flores dan papua...begitu 
juga dg tetangga2 saya..kami rukun2 saja kok

Danny Lim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          Betul, bila muslim Indonesia mampu dan mau membuka mata dan 
telinganya, maka terlihat jelas kepentingan politik/ekonomi AS yang 
hendak diterapkan di seluruh dunia, termasuk di Uni Eropa. Siapa pun 
yang menghalangi kepentingan politik/ekonomi AS, kagak perduli 
negara Islam atau Kristen, akan dihajar oleh AS. Justru karena 
muslim Indonesia selalu mendengung-dengungkan cerita 
bahwa "AS/Kristen menyerang Islam", maka jalan cerita yang 
sebenarnya menjadi terbungkus rapat. Advis saya, telitilah tindak-
tanduk AS (kalau berminat menelitinya lho ya) BUKAN dari sudut 
pandang Kristen menyerang Islam, tapi dari segi kepentingan 
politik/ekonomi apa yang hendak diarah oleh AS? Dengan demikian 
semoga kerukunan umat beragama di Indonesia menjadi jauh lebih baik 
dari sekarang ini.

Hal yang juga dapat membuat kerukunan umat beragama di Indonesia 
menjadi lebih baik adalah apabila Indonesia sebagai negara 
berpenduduk muslim terbesar di dunia mau mengambil segala upaya 
untuk membujuk Arab Saudi (pusat Islam) agar membebaskan Bijbel 
masuk ke Arab Saudi, jangan menyitanya seperti sekarang. Cintailah 
perbedaan dan tebarkan kasih sayang kepada sesama manusia, tidak 
perduli agama dan rasnya, akkoord Fery?

Salam hangat, Danny Lim, Nederland

--- In [email protected], fery zidane <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> saya ga tau maksud tujuan anda dalam mengomentari dua mail yg 
masuk..satu yg ini dan satu lagi tentang bantuan amerika...
> komentar anda sangat2 tendensius dan agak2 berbau provokatif.
> jelas2 lah amerika sangat melindungi Ka'bah. anda kan tau letak 
Ka'bah dimana.
> dan perlindungan amerika itu adalah perlindungan yg bersifat 
ekonomis lah brur.....mana ada org yg mau ngoyo jaga2in tempat orang 
lain klo tempat itu ga mendatangkan sesuatu yg menguntungkan bagi 
dia.
> Jadi saya melihatnya disini adalah bukannya amerika yg 
melindungi Ka'bah tapi amerika yg melindungi tempat2 minyak, utk 
kepantingannya sendiri.
> 
> Danny Lim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> AS jelas menganak-emaskan Arab Saudi, sampai-sampai AS 
tutup mata 
> terhadap tindakan diskriminatif Arab Saudi terhadap Kristen. Saya 
> sendiri baru tahu itu setelah beritanya dimuat oleh De Telegraaf 
> beberapa minggu lalu. Arab Saudi ternyata menyita setiap Bijbel 
yang 
> dibawa masuk ke Arab Saudi. Diskriminasi itu berat, bisa diartikan 
> diskriminasi Islam terhadap Kristen, sebab Arab Saudi merupakan 
> pusatnya Islam, ada Kaabah dan Mekah di sana. Muslim aja bebas 
> membawa Quran ke Vatican.
> 
> Jadi aneh sekali melihat muslim Indonesia berteriak "AS musuh 
> Islam!!!", padahal AS pelndukung utama Arab Saudi (baca: pendukung 
> utama Islam). Saya jadi bingung ngung ngung ngung nih deh sih tuh 
> donk yee bah.
> 
> Salam hangat, Danny Lim, Nederland
> 
> NB. Alamat email saya mulai hari ini [EMAIL PROTECTED]
> 
> --- In [email protected], "Hafsah Salim" <muskitawati@> 
> wrote:
> >
> > Keamanan Kabah Terbukti Dijamin Amerika !!!
> > 
> > Memang ada usulan Iran agar Mekah dan Kabahnya dianggap sebagai 
> milik
> > umat Islam seluruh dunia bukan monopoli milik satu keluarga raja,
> > sehingga menurut Iran bahwa Kabah di Mekah harus menjadi satu 
> wilayah
> > milik dunia dibawah pengawasan PBB. Dana yang dipungut dari 
setiap
> > jamaah haji selama ini hanya untuk menambah kekayaan keluarga 
raja
> > Arab Saudia bukan untuk digunakan kesejahteraan umat Islam 
seluruh
> > dunia. Usul ini sangat baik, karena apabila hal ini bisa 
> terlaksana,
> > maka jumlah umat Islam yang menunaikan ibadah hajinya akan lebih
> > banyak lagi karena tidak ada lagi dominasi diskriminasi agama 
Islam
> > berdasarkan aliran sekte2nya yang hingga saat ini diberlakukan 
oleh
> > raja Arab Saudia. Sayangnya, usul ini sama sekali tidak 
> mendapatkan
> > tanggapan dan dukungan dari umat Islam diseluruh dunia, mungkin 
> kalo
> > hal ini bisa terlaksana, maka Amerika tidak lagi bisa bersama
> > menikmati pungutan haji yang dilakukan raja Arab Saudia sekarang 
> ini.
> > 
> > > [EMAIL PROTECTED], "Radityo" <radityo_dj@> wrote:
> > > Buat rekan-rekan Muslim semua. Rasanya perlu kita pikirkan. 
Andai
> > > sebentar lagi terjadi PD III, lalu Ka'bah hancur luluh dibom,
> > > bagaimana dengan nasib kita yang ingin menunaikan ibadah Haji?
> > > Bagaimana kita sholat 5 waktu menghadap Kiblat?
> > >
> > 
> > 
> > Jangan kuatir, tak ada satupun bomb yang bisa jatuh di Kabah 
karena
> > Kabah dilindungi oleh pesawat mata2 tercanggih AWACS milik USA 
yang
> > cuma satu2nya ditempatkan diatas jaziarah Arabia.
> > 
> > Kecanggihan, kemampuan, dan keamanan Kabah sudah dibuktikan oleh
> > serangan Sadam Hussein yang menghujani Mekah dengan rudal2 
balistik
> > missile buatan Soviet Union, namun tak ada satupun rudal yang 
bisa
> > menembusi pagar interception missiles PATRIOT yang ditempatkan 
> Amerika
> > diseluruh jazirah Arabia.
> > 
> > Untuk hal inilah kita semua umat Islam bersyukur dan berterima 
> kasih
> > kepada Amerika yang telah melindungi keimanan Islam sebagai agama
> > kita. Memang biaya untuk melindunginya sangatlah mahal, namun 
Arab
> > Saudia dengan bantuan umat Islam diseluruh dunia yang melakukan 
> ibadah
> > haji setiap tahunnya terbukti mampu membayarnya. Puluhan juta 
> jemaah
> > Haji yang datang setiap tahun apabila diperkirakan satu jemaah 
haji
> > saja membayar $1000 perorangnya, maka bisa anda bayangkan berapa
> > jumlah dana yang terkumpul itu??? Dari jumlah itu cukup sebagian 
> saja
> > yang digunakan untuk melindungi Kabah dari serangan semua 
penjuru.
> > 
> > Oleh karena itu semua jemaah haji tak perlu kuatir lagi untuk
> > keamanannya dari serangan bomb. Kecuali tentunya apabila bomb itu
> > diselundukpkan para terorist melalui rombongan2 jemaah haji, 
namun
> > berbagai macam alat2 sensor buatan Amerika yang paling mutakhir 
> juga
> > telah disediakan untuk menjamin keamanan masing2 jemaah.
> > 
> > Namun kalo serangan lapar akibat permainan pat gulipat yang 
dialami
> > oleh hanya jemaah dari Indonesia yang menunaikan ibadah haji, 
maka 
> hal
> > ini bukanlah wewenang Amerika untuk mengamankannya. Namun 
> pemerintah
> > kerajaan Arab Saudia berkenan untuk memberikan bantuan Supermie
> > importnya dan untuk hal ini kita umat Islam Indonesia harus 
> bersyukur
> > dan berterima kasih kepada raja Arab Saudia yang bijaksana.
> > 
> > Perang Dunia ketiga tidak akan pernah ada, karena di zaman 
sekarang
> > dengan adanya PBB tidak mungkin untuk siapa saja meletuskan 
Perang
> > Dunia ketiga. Dulu meletusnya perang dunia kesatu dan kedua se-
> mata2
> > karena belum ada PBB yang menjadi penengah dunia dalam menjamin
> > perdamaian dan kedamaian dunia ini. Kembali kita bersyukur dan
> > berterima kasih kepada Amerika yang dengan segala kekayaan dan
> > kedermawanannya telah mendirikan PBB yang sangat dibutuhkan oleh 
> semua
> > negara diseluruh dunia. PBB menjadi badan dewan dunia milik 
> seluruh
> > manusia didunia ini dan bukan lagi milik Amerika.
> > 
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> ---------------------------------
> Want to start your own business? Learn how on Yahoo! Small 
Business.
>



         

 
---------------------------------
Need Mail bonding?
Go to the Yahoo! Mail Q&A for great tips from Yahoo! Answers users.

Kirim email ke