Haaah ....... di Indonesia ada kelompok pengacau lain selain kelompok yang sering merusak gedung-gedung orang lain itu? Wah wah wah ....... berabe nih keamanan di Indonesia kagak terjamin lagi. Polri mesti buru-buru turun tangan mencekal kelompok-kelompok pengacau itu. Nanti kalau sudah tercekal kita lihat warna jidatnya hijau atau kuning atau putih atau merah atau warna lain? Akkoord Abidin? Tapiiii .... dengar-dengar Polri kagak memikirkan itu ya, belakangan ini lebih menyibukkan diri mau di bawah presiden langsung atau di bawah Menteri Dalam Negeri?
Haaaah lagi ........ Abidin orang Arab Saudi? Tampaknya Abidin keturunan Arab Saudi ya, habisnya ogut bilang Arab Saudi achterlijk, eh Abidin kontan merasa diludahi, haiyaaa .... he he he ......... :- ). Anyway, diskusi semacam ini layak dilakukan sepanjang tahun, dengan demikian mudah-mudahan Kebaktian Natal bulan Desember nanti kagak perlu dijaga lagi oleh ribuan polisi, barisan pemuda dan metal detector. Kitorang yang nonton TV/baca koran di Belanda tentang ini, sudah beberapa tahun ini jadi merasa mengenas di hati, kok negara kelahiranku maunya gontok-gontokan meluluuuu???? Salam hangat, Danny Lim, Nederland --- In [email protected], "Abidin M.Asyek" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: B : Sekedar bertanya, dari mana anda bisa ambil kesimpulan bahwa yg > mengacau kebaktian natal adalah muslim? B: Jelas saja berbeda, Islam bukan agama yang modern, kami bukan penganut > agama yg modern, > kami cuma orang2 kampungan yg terkebelakang, berbeda dengan anda yg sudah > modern, > tentu anda tidak keberatan dengan untuk mengajari kami bagaimana berhadapan > dengan anda yg modern dan anti diskriminasi. > Masalah larangan Bibel masuk ke Arab Saudi, saya kira itu urusan mereka, > mungkin anda bisa menyampaikan melalui Amerika Serikat yang melindungi Arab > Saudi dan Ka'abah untuk > tidak melakukan diskriminasi. > > NB : Terima kasih buat ludahnya, > kehormatan bagi saya untuk menerima ludah orang modern. > > Saleum > Bidin ------------ > > Saya juga punya banyak teman muslim, dan rukun-rukun. Di Belanda ada > 150 kebangsaan dan segala macam agama termasuk Islam, juga rukun- > rukun. Jadi kerukunan umat beragama bukan utopi. > > Sikap anda "jangan coba-coba melukai hati muslim" juga berlaku buat > umat Katolik. Dus Desember tahun ini bila umat Katolik Indonesia > hendak merayakan kebaktian Natal jangan diserang ya, tidak usah > dijaga ribuan polisi, barisan pemuda dan metal detector segala kayak > Indonesia negara ngga nggenah saja. Jangan melukai hati umat Katolik > Indonesia, OK?!!! Muslim di Belanda merayakan Idul Fitri dan Idul > Adha juga aman-aman saja tuh. Bisa Fery atur agar muslim teman- teman > anda di Indonesia tidak mengacau kebaktian Natal mulai tahun 2007 > ini???? Ban ban kamsia deh sebelumnya. > > Vatikan tidak akan memblokir Quran, sebab Vatican modern dan anti > diskriminasi. Arab Saudi jelas achterlijk, sebab masih memblokir > Bijbel, sebuah metode diskriminasi abad pertengahan. Jangan malah > menganjurkan Vatican juga memblok Quran seperti Arab Saudi memblok > Bijbel donk deh sih tuh nih yee bah cihui phuiiiii ..... :-(. Ehm > ehm. > > Salam hangat, Danny Lim, Nederland >
