Mas, sedikit koreksi. Yang betul nulisnya Trans Corp, bukan Trans 
Crop. Nanti dikira perusahaan pembibitan atau tanam menanam pohon...

salam,

RD


--- In [email protected], chazt pamungkas <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
> Apa sih artinya REKOR MURI...apa mentang-mentang karena Trans 7 
Punya PROGRAM REKOR MURI ? Kok lama kelamaan bukannya simpati justru 
antipati....memblow up sesuatu bentuk sisi kekurangan bangsa (jumlah 
pengangguran) menjadi bahan tertwaan kebanggaan sebuah rekor-rekor 
an...keblabasen...yah..ngak papa seh OKB..(Orang Kaya Baru)...mesti 
ehm:-) gak tau yah profesionalitas dalamnya kayak apa...ehm lagi..-(
> 
> sujatmiko wahyu <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Trans Crop Sudah Edan!
> 
> Sebelumnya memang saya sangat berterima kasih dengan Trans Crop 
yang telah memberikan kesempatan kerja bagi penganguran yang 
angkanya semakin bertambah.
> 
> Berawal dari pendaringan yang mulai goyah, saya lantas iseng-iseng 
memasukan resume CV...(mungkin dari persyaratan yang ditentukan ada 
beberapa yang tidak terpenuhi).
> Entah kenapa Trans Corp tetap melayangkan panggilan utnuk 
melaksanakan test, yang dilaksanakan di staadion gelora Bung Karno.
> 
> Diantara ratusan ribu manusia, hati saya menjadi miris karena 
dalam penyeleksian tersebut tidaklah jauh dengan publikasi 
(publikasi atas kebobrokan bangsa). Suasana test saat itu seperti 
sebuah event yang diselenggarakan Trans Crop. (pakai pegelaran 
drumband, sambutan, dan acara penyerahan piagam MURI)
> 
> Mungkin manusia-manusia yang mengusulkan ide ini tidak menyadari 
bahwa apa yang telah mereka lakukan merupakan sebuah ide yang sangat 
buruk untuk stasiun televisi swasta yang katanya ingin menjadi 
terbaik.
> 
> Dari corong speaker terdengarlah angka 110.000 peserta yang 
berminat untuk menjadi karyawan Trans Corp. Tetapi sadarkah bahwa 
mereka yang berkumpul di gelora bung karno hanya mencoba mengadu 
nasib untuk mendapatkan pekerjaaan yang semakin sulit. (mungkin jika 
di Indonesia ini lapangan pekerjaan tak sesulit sekarang tak ada 
angka seperti itu.)
> 
> Selain itu, apalah artinya piagam penghargaan jikalau hanya untuk 
menorehkan kejelekan bangsa ini. Bayangkan saja, angka 110.000 itu 
merupakan generasi penerus yang mengenyam pedidikan D3, Sarjana, dan 
mungkin S2. Dari sini kita dapat mengetahui bahwa angka pengangguran 
dibangsa kita mencapai titik memprihatinkan.
> 
> weleh...weleh...negeriku dah edan, lantas knapa Trans Corp tidak 
mensponsori untuk memecahkan rekor dunia kalau Indonesia memiliki 
angka pengangguran tertinggi???
> 
> Salam
> Manusia yang terbawa edan
>

Kirim email ke