Saya juga agak aneh,

Saya pernah melamar ke trans TV tahun 2005 lalu. setelah menjajal tesnya, saya 
agak kapok untuk melamar lagi, karena jumlahnya yang memang terlalu banyak. 
Sejak itu saya tak pernah melayangkan surat lamaran ke trans TV lagi. 
Tiba-tiba, sabtu sore, 20 Jan 2007, saya mendapat telp bahwa saya dipanggil tes 
pada hari minggunya. Anehkan?

chazt pamungkas <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                                  Apa 
sih artinya REKOR MURI...apa mentang-mentang karena Trans 7 Punya PROGRAM REKOR 
MURI ? Kok lama kelamaan bukannya simpati justru antipati....memblow up sesuatu 
bentuk sisi kekurangan bangsa (jumlah pengangguran) menjadi bahan tertwaan 
kebanggaan sebuah rekor-rekor an...keblabasen...yah..ngak papa seh OKB..(Orang 
Kaya Baru)...mesti ehm:-) gak tau yah profesionalitas dalamnya kayak apa...ehm 
lagi..-(

sujatmiko wahyu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 Trans Crop Sudah Edan!

Sebelumnya memang saya sangat berterima kasih dengan Trans Crop yang telah 
memberikan kesempatan kerja bagi penganguran yang angkanya semakin bertambah.

Berawal dari pendaringan yang mulai goyah, saya lantas iseng-iseng memasukan 
resume CV...(mungkin dari persyaratan yang ditentukan ada beberapa yang tidak 
terpenuhi).
Entah kenapa Trans Corp tetap  melayangkan panggilan utnuk melaksanakan test, 
yang dilaksanakan di staadion gelora Bung Karno.

Diantara ratusan ribu manusia, hati saya menjadi miris karena dalam 
penyeleksian tersebut tidaklah jauh dengan publikasi (publikasi atas kebobrokan 
bangsa). Suasana test saat itu seperti sebuah event yang diselenggarakan Trans 
Crop. (pakai pegelaran drumband, sambutan, dan acara penyerahan piagam MURI)

Mungkin manusia-manusia yang mengusulkan ide ini tidak menyadari bahwa apa yang 
telah mereka lakukan merupakan sebuah ide yang sangat buruk untuk stasiun 
televisi swasta yang katanya ingin menjadi terbaik.

Dari corong speaker terdengarlah angka 110.000 peserta yang berminat untuk 
menjadi karyawan Trans Corp. Tetapi sadarkah bahwa mereka yang berkumpul di 
gelora bung karno hanya mencoba mengadu nasib untuk mendapatkan pekerjaaan yang 
semakin sulit. (mungkin jika di Indonesia ini lapangan pekerjaan tak sesulit 
sekarang tak ada angka seperti itu.)

Selain  itu, apalah artinya piagam penghargaan jikalau hanya untuk menorehkan 
kejelekan bangsa ini. Bayangkan saja, angka 110.000 itu merupakan generasi 
penerus yang mengenyam pedidikan D3, Sarjana, dan mungkin S2. Dari sini kita 
dapat mengetahui bahwa angka pengangguran dibangsa kita mencapai titik 
memprihatinkan.

weleh...weleh...negeriku dah edan, lantas knapa Trans Corp tidak mensponsori 
untuk memecahkan rekor dunia kalau Indonesia memiliki angka pengangguran 
tertinggi???

Salam
Manusia yang terbawa edan








  


    
            
Komentar Anda dan usul Anda, lagi-lagi saya CC-kan ke milis internal Trans TV, 
agar dibaca orang Trans TV... he..he...

 

Maaf, saya lagi sibuk, hari ini harus jaga "ujian tes masuk" karyawan di Gelora 
Bung Karno, Senayan (bukan cuma untuk News, reporter, presenter, cameraperson, 
tapi juga untuk bagian lain: keuangan, produksi, sales, marketing, etc....)



Satrio  Arismunandar 
Producer - News Division, Trans TV, Floor 3
Jl. Kapten P. Tendean Kav. 12 - 14 A, Jakarta 12790 
Phone: 7917-7000, 7918-4544 ext. 4026,  Fax: 79184627

http://satrioarismunandar6.blogspot.com  
 

----- Original Message ----
From: Radityo 
To: [EMAIL PROTECTED] ps.com
Sent: Sunday, January 21, 2007 8:50:53 AM
Subject: [mediacare] Re: Cetak rekor MURI, Trans 7 mau cari karyawan atau cari 
publikasi?



Mas Satrio,

Terima kasih. Saya amat menghargai langkah Anda yang cepat tanggap 
dalam meresponse segala isu tentang Trans Corp. Nah, sayangnya 
apabila isu tersebut dilempar ke milis internal News Trans TV, 
lantas tak ada kelanjutannya lagi.

Nah, karena kami-kami disini tidak bisa ikutan milis
tersebut, saya sarankan agar Anda bisa memposting juga hasil 
tanggapan dari teman-teman di Trans Corp. Saya rasa tim humas Trans 
TV/Trans TV juga ikutan milis ini,  semoga bisa ikut menanggapi.

Oh ya, sedikit saran. Karena Trans TV cukup banyak pemirsanya, apa Mas Satrio 
tidak berencana mengelola milis khusus pemirsa? Sebagai contoh, milis FPK 
(Forum Pembaca Kompas). Dengan adanya milis tersebut, Trans Corp bisa menggelar 
temu pemirsa secara berkala. 
Rasanya Pak Ishadi SK pasti setuju dengan usulan ini. Sekalian numpang titip 
salam buat beliau (dulu mantanku tetanggaan sama beliau di nDemangan,
 Jogja).

Salam,

RD

PS:
Sekalian numpang tanya. Dengan berganti namanya TV7 menjadi Trans7,
apakah websitenya sudah ganti domain name juga?


Web:
http://groups.yahoo.com/group/mediacare/

Klik: 

http://mediacare.blogspot.com

atau

www.mediacare.biz

Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke:
[EMAIL PROTECTED]
 
Yahoo! Groups Links




    

---------------------------------
 
  Real people. Real questions. Real answers. Share what you know.
     
                       

 
---------------------------------
Finding fabulous fares is fun.
Let Yahoo! FareChase search your favorite travel sites to find flight and hotel 
bargains.

Kirim email ke