MenAg, Menkes, MenTan (Pertanian) & MenHub ko' ndak masuk dalam 
pemantauan??

Satu lagi, ituloh menteri yg terkait dengan LAPINDO (Aburizal 
Bakrie) ...

Klo meteri perumahan rakyat, ga' usah dipantau langsung copot aja, 
tuh menteri kayaknya ga' kerja atau emang ndak bisa kerja ya? dari 
evaluasi 2005 dah jeblok, dikasih kesempatan setahun lagi, ko' ndak 
ada perubahan juga, piye toh ...



http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2007/bulan/01/tgl/
20/time/181050/idnews/732729/idkanal/10

Detik
20/01/2007 18:10 WIB

4 Menteri dalam Pantauan SBY
Luhur Hertanto - detikcom

 Jakarta - Reshuffle kabinet yang kabarnya akan dilaksanakan Maret 
mendatang, tampaknya bakal menjadi kenyataan. Empat menteri kini 
berada di dalam 'pengawasan' ketat Presiden SBY. Siapa sajakah?

Sumber kepresidenan menyebutkan keempat orang itu adalah Menneg 
Koperasi dan UKM Suryadharma Ali, Menneg Perumahan Rakyat Yusuf 
Anshari, Menneg Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault, dan Menneg 
Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf.

Secara terbuka SBY pernah memberi peringatan halus kepada empat 
menteri tersebut dalam sidang kabinet yang berlangsung pada 5 Januari 
2007.

"Mereka dinilai kurang fokus terhadap tugas negara. Presiden memberi 
waktu tiga bulan untuk menunjukkan peningkatkan kinerja," tutur sang 
sumber.

Tercatat setahun terakhir Suryadharma Ali getol mempersiapkan 
pencalonan
dirinya sebagai calon ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP). 
Ia merupakan kandidat kuat pengganti Hamzah Haz dalam Muktamar PPP 
mendatang.

Masalah yang sama menimpa Saifullah Yusuf. Menteri yang punya 
panggilan akrab Gus Ipul ini justru lebih sibuk mengurus kepentingan 
dirinya sendiri. Yakni kelangsungan karir politiknya di PPP pasca 
pemecatannya oleh DPP PKB.

Gara-gara memberi porsi lebih pada masalah internal parpol itulah yang
membuat kementerian yang dipimpin kedua orang ini tidak kunjung 
menunjukkan gebrakan signifikan. Padahal pengurangan kemiskinan dan 
pengangguran yang kerap didengungkan SBY-JK bergantung pada sepak 
terjang dua kementerian ini.

Lain lagi dengan Yusuf Anshari Adhyaksa Dault. Selama dua tahun, dua 
menteri dari PKS ini tak kunjung menunjukkan peningkatan sesuai
dengan harapan. Proyek pengadaan perumahan murah serasa jalan di 
tempat, dan prestasi olahraga malah terpuruk.

Ditambah lagi sikap mendua PKS terhadap pemerintah. Meskipun 
sebenarnya tergolong partai pendukung dan karenanya mempunyai wakil 
di dalam kabinet, PKS ternyata lebih sering menyerang kebijakan 
pemerintah daripada mengamankannya.

"Kelihatannya empat menteri ini yang akan dicopot. Dengan catatan, 
bila kinerjanya sampai saat deadline masih kurang baik," pungkas sang 
sumber. (lh/sss)

Kirim email ke