halo kawan2, mau nanya nich , dimana bisa mendapatkan buku ini ??? kalo bisa tau juga berapa harganya ???
ok hanya itu saja, sampai jumpa. ----- Original Message ----- From: bambang murtianto To: [email protected] Sent: Monday, January 22, 2007 3:57 PM Subject: [mediacare] Buku paling dahsyat tentang Papua Kepada Moderator, Please titip info untuk salah satu buku yang paling dahsyat dekade ini ya!! Salam dan hormat, Bambang Dear kawan-kawan milis, Telah terbit salah satu buku yang paling dahsyat dekade ini, berjudul: PAPUA SEBUAH FAKTA DAN TRAGEDI ANAK BANGSA. Penulis: Dr John Manangsang, seorang dokter yang berkarya di Papua. Diterbitkan oleh: Yayasan Obor Indonesia, 2007 Jl Plaju 10 Jakarta 10230 Telp: 021-31926978; faks-31924488 Buku ini merupakan revisi dan perluasan dari buku yang pernah terbit tahun 1994 Berjudul CATATAN SEORANG DOKTER DARI BELANTARA BOVEN DIGUL Dan pernah mendapat penghargaan dari LIPI -TVRI di tahun 1996 sebagai Pemenang Lomba Karya Tulis Ilmiah "Peneliti Muda bidang sosial, kebudayaan dan Kemanusiaan 1995" . Dalam edisi baru ini, ini 19 Pakar Indonesia memberi komentarnya, sebagai berikut" KOMENTAR ". luar biasa, menggetarkan hati siapapun yang membacanya." (Erros Djarot) ".sangat dahsyat bara hati cinta pedulinya kepada yang sakit. (Prof. Mudji Sutrisno, SJ) "Tak dapat saya lupakan kerusakan lingkungan saat terbang di atas daerah Mimika.. Daerah yang kaya ini dapat dikembangkan bila seluruh masyarakat di Nusantara bekerja terpadu." (Prof. Supartondo) "Dia bukan model dokter yang pasif lalu menyerah, hanya karena tidak ada fasi litas.. Dia mau menikmati keberhasilan sekaligus kegagalannya." (Prof. Daldiyono) "Saya salut kepadanya. Saya pernah bertugas di Irian Jaya selama 7 tahun (1963-1970), jadi dapat merasakan betapa beratnya bertugas di sana." (Adi Andojo Soetjipto, SH) ". Selama kita terus mengembangkan ilmu dengan empati yang tinggi terhadap pasien, kita tidak perlu ta kut menghadapi siapapun". (Dr. Amir Thayeb) "Di Pelosok terpencil Indonesia (tak hanya di Papua) masih diperlukan dokter-dokter "umum" sekaliber dia. Maka buku ini sepantasnya menjadi buku pegangan." (Ani Sekarningsih) "Ia seorang hu manis yang mencintai manusia dengan semangat kasih untuk semua..Orang Papua sangat mencintainya. (Agus A. Alua, Ketua MRP) "Bukan lagi sebuah pengalaman yang menakjubkan, tetapi "teror mental", membuat kita terpekur dihajar sebuah pengalaman spiritual yang memaksa kita 'lahir' sekali lagi" (Putu Wijaya) "Dengan UU Praktik Kedokteran, apabila penegak hukum tidak memahami, serta selalu mempergunakan ancaman pidana, maka sudah dapat dipastikan tidak akan muncul dokter-dokter muda pemberani yang lain." (Prof. Wiyadi, Dekan FK-UNAIR) "Ini kisah yang heroik dan menggugah rasa kemanusiaan. Sangat merangsang idealisme pengabdian dan cita-cita profesional ... (Prof. Toeti Heraty) & nbsp; ".Merupakan contoh yang jarang ada duanya di dunia. " (Prof. Umar Anggara Jenie, Ketua LIPI) ".Suatu "dokumentasi" yang sulit dicari . Suatu peringatan bagi para ko-asisten untuk memanfaatkan waktu yang sangat terbatas sebaik-baiknya." (Prof. Kabulrachman, Dekan FK-UNDIP) "Sangat menarik dari awal hingga akhir. .Mengalir, berisi dan orisinil, tanpa kehilangan kedalaman dan membangun jembatan komunikasi kesehatan antara berbagai pihak. (DR. Siti Fadilah Supari, Menkes RI) Ia telah menemukan apa artinya cinta, keberanian, kejujuran, ketabahan dan kesetiaan. Ia sosok kombinasi antara Marco Polo dan Joseph Conrad." (Mien R. Uno) "Sejak di bangku kuliah, dia pintar dan kreatif. Karena kreativitas dan keberaniannyalah, ia bisa mengambil tindakan dengan sarana seadanya". (Prof. Arjatmo Tjokronegoro) "Keberaniannya untuk bertindak kadang melampaui batas garisan yang ditetapkan oleh birokrasi. Tetapi akhirnya kebajikan menang atas keangkuhan". (Prof. Wardiman Djojonegoro) 'Jangan ragu jangan bimbang hai pahlawan kemanusiaan! Percayalah tangan Tuhan memberi perlindungan, melebihi perlindungan hukum/undang-undang yang sering diperjual-belikan. (Bismar Siregar, SH) "Inilah kisah seorang manusia yang lagi "lelaku" mencari jati dirinya. Diambilnya resiko kesusahan, kelaparan, sakit, keterasingan, dan mara bahaya .Tiada lain agar ia bisa lebih mengenali kesejatian dirinya." (Prof. Dr. Bambang Sudibyo MBA, Mendiknas) < /B> ------------------------------------------------------------------------------ TV dinner still cooling? Check out "Tonight's Picks" on Yahoo! TV. =================================================== PT. BANK ARTHA GRAHA INTERNASIONAL TBK. DISCLAIMER: This email and any files transmitted with it are confidential and intended solely for the use of the individual or entity to whom they are addressed. If you have received this email in error please notify the system manager. This message contains confidential information and is intended only for the individual named. If you are not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy this e-mail. Please notify the sender immediately by e-mail if you have received this e-mail by mistake and delete this e-mail from your system. If you are not the intended recipient you are notified that disclosing, copying, distributing or taking any action in reliance on the contents of this information is strictly prohibited.
