Saya senang om Danny memberikan jawaban dan wacana yang intelek dan membangun. 
sebenarnya itulah yang di harapkan warga dan masyarakat Indonesia pada umumnya, 
yaitu :
adanya sumbangan pemikiran dari orang yang cerdas, semacam Om Danny
adanya kepedulian sosial dari orang -orang terdidik seperti kader-kader PKS.

Kita tidak memerlukan orang-orang yang hebat, yang cerdas, yang kaya tetapi 
hatinya buta, dan apalagi sombong.

karena kepandaian kita toh tidak seberapa di bandingkan dengan seluruh masalah 
yang ada,,,
kehebatan kita tidak ada artinya jika dibandingkan kekuasaan Sang Maha Pencipta.

terima kasih Om, semoga kedepan Anda lebih bijak.



  ----- Original Message ----- 
  From: Danny Lim 
  To: [email protected] 
  Sent: Wednesday, February 07, 2007 10:21 PM
  Subject: [mediacare] Re: PKS Dirikan 152 Posko Banjir di 5 Wilayah DKI Jakarta


  Warga akan lebih gembira lagi bila tidak kebanjiran. Untuk mencapai 
  situasi TIDAK BANJIR, pemerintah pusat/daerah harus bekerja keras 
  seperti orang Belanda bekerja keras menanggulangi masalah banjir. 
  Untuk meningkatkan kinerja pemerintah, parpol-parpol di parlemen 
  harus terus-menerus memonitor pemerintah dan mengkritiknya keras 
  bila pemerintah loyo. Mencegah lebih bagus dari mengobati. Tampaknya 
  PKS gagal total sebagai parpol namun sukses sebagai posko banjir.

  Tentu saja rakyat yang kebanjiran membutuhkan bantuan dari semua 
  pihak. Pemerintah Belanda telah menyumbang 1 juta euro, dan menteri 
  Agnes van Ardenne bilang, bila diminta oleh pemerintah Indonesia, 
  Belanda akan kasih uang lebih banyak dan bersedia mengirim ahli-ahli 
  Water Management ke Jakarta plus pompa air yang tahun lalu dipakai 
  di New Orleans menolong AS yang diserang badai Katrina.

  Saya hargai pemilihan kata sopan oleh Ibnu Sudarmono, meski pun 
  isinya keras, dengan masih mau menyebut saya "oom". Karenanya saya 
  mau membalas email Ibnu ini dengan senang hati. Bila anda mencintai 
  PKS dan Indonesia, doronglah PKS agar menjalankan fungsinya di DPR 
  RI seoptimal mungkin, sehingga malapetaka yang bakal menimpa rakyat 
  dapat dicegah. Tahun ini PKS masih membuka posko, tahun depan saya 
  mau lihat Jakarta kering ring ring ring. Saya juga punya banyakj 
  famili yang kebanjiran, karena itulah saya bersuara keras agar semua 
  pihak menjalankan fungsinya dengan baik. Buat PKS berarti menekankan 
  fungsinya sebagai partai politik, bukan sebagai posko banjir. Okki 
  dokki yah.

  Salam hangat, Danny Lim, Nederland

  --- In [email protected], "ibnu sudarmono" 
  <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
  >
  > Jika ada warga yang sombong seperti om danny, di tempat saya pasti 
  di gebukin.
  > tentu saja yang ada di posko-posko banjir adalah kader dan 
  simpatisan PKS ( inilah hebatnya partai ini ).
  > 
  > rasa tidak suka yang berlebihan, mbok jangan terus di piara...
  > Saya yakin warga yang memang sedang mengalami musibah pasti akan 
  bergembira menyambut posko ini..
  > 
  > 
  > 
  > ibnu sudarmono
  > 
  > 
  > 
  > 
  > 
  > ----- Original Message ----- 
  > From: Danny Lim 
  > To: [email protected] 
  > Sent: Tuesday, February 06, 2007 6:55 PM
  > Subject: [mediacare] Re: PKS Dirikan 152 Posko Banjir di 5 
  Wilayah DKI Jakarta
  > 
  > 
  > PKS adalah partai politik, dus kinerjanya di parlemen. Bila PKS 
  > selama ini tidak pernah mengontrol kinerja pemerintah dalam 
  > problematik kemasyarakatan antara lain banjir, malah membangun 
  posko 
  > banjir, maka PKS telah membuktikan dirinya TIDAK memiliki level 
  > partai politik, tapi sekedar level posko banjir.
  > 
  > Sebuah aksi pen-degradasi-an PKS oleh diri sendiri yang 
  diumumkan 
  > besar-besaran oleh Wido. Terima kasih kepada Wido, benar-benar 
  murid 
  > ogut yang jempolan.
  > 
  > Salam hangat, Danny Lim, Nederland
  > 
  > --- In [email protected], "Wido Q Supraha" <supraha@> 
  > wrote:
  > >
  > > 06/02/2007 05:37 WIB
  > > 
  > > 
  > > 
  > > PKS Dirikan 152 Posko Banjir di 5 Wilayah DKI Jakarta
  > > 
  > > Iqbal Fadil - detikcom
  > > 
  > > 
  > > 
  > > Jakarta - Hingga hari ke-5 banjir, DPW PKS DKI Jakarta telah 
  > mendirikan 152
  > > pos penanggulangan bencana (P2B) di berbagai wilayah yang 
  terkena 
  > banjir di
  > > Jakarta dan sekitarnya. 1500 Kader kepanduan juga dikerahkan 
  untuk 
  > membantu
  > > korban.
  > > 
  > > 
  > > 
  > > "39 Posko di Jakarta Timur, 33 di Jakarta Barat, 21 di Jakarta 
  > Pusat, 37 di
  > > Jakarta Selatan dan 22 di Jakarta Utara," jelas Ketua DPW PKS 
  DKI 
  > Jakarta
  > > Bidang Pembinaan Pemuda, Agus Sujatmiko, dalam rilis yang 
  diterima 
  > detikcom,
  > > Selasa (6/2/2007).
  > > 
  > > 
  > > 
  > > Dijelaskan Agus, berbagai kegiatan sudah dilakukan posko 
  antara 
  > lain
  > > evakuasi korban banjir pelayanan kesehatan dan penyediaan 
  makanan
  > > sehari-hari. 
  > > 
  > > 
  > > 
  > > "Pendirian dapur umum tidak dilakukan oleh semua posko, hanya 
  > untuk beberapa
  > > tempat yang kondisinya masih parah akibat terjangan banjir, 
  kader-
  > kader PKS
  > > setempat diinstruksikan untuk menyediakan makanan matang untuk 
  > dibagikan
  > > kepada korban banjir," imbuh Agus. 
  > > 
  > > 
  > > 
  > > Melalui 152 Posko tersebut disebar bantuan sebanyak 1 ton 
  beras, 
  > satu truk
  > > makanan ringan, mie instan dan telor ayam. (bal/bal)
  > > 
  > > 
  > > 
  > > Source : http://www.detik.com/indexberita/indexfr.php
  > >
  >



   

Kirim email ke