Saya juga menyampaikan turut berduka cita atas berpulangnya rekan Tuti Gintini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan selalu mendapat kekuatan dari Yang Maha Kuasa. Amin.
Helmi Johannes VOA-Indonesia Washington DC --- In [email protected], naratama rukmananda <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Salam. Saya sempat mengikuti kisah Tuti Gentini. Semoga Allah SWT memberikan ampunan dari segala kesalahan dan dosa selama ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan Iman. Amin...... > > > Naratama Rukmananda > > > > donnie123s ludi hasibuan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Kami turut berduka atas kepergian rekan Tuti Gentini.... > > Berthold Sinaulan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Kami di kantor Suara Pembaruan baru saja (pukul 11.47 WIB) mendapat berita duka cita, bahwa rekan, sahabat, dan saudara kami, Tuti Gintini, telah meninggal dunia. Setelah berkarir di Suara Pembaruan, Tuti melanjutkan karirnya di Metro TV. > Kami belum mendapat info lebih lengkap mengenai berita duka cita ini. Mohon teman-teman yang mengetahuinya, dapat menginformasikan selengkapnya di milis ini. > Semoga TUHAN memberi kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan. > > P.S. Kabar terbaru, jenazah disemayamkan di RS Dharmais Jakarta Barat. >
