Di Belanda juga ngga ada parpol yang meraih suara 51% ke atas. Untuk membentuk kabinet, parpol-parpol perlu berkoalisi sehingga mencapai lebih dari 51% kursi parlemen. Untuk beroposisi juga (sering) parpol- parpol oposisi membentuk koalisi sendiri supaya kuat menghadapi parpol-parpol kabinet. Jadi jangan merasa rendah diri bila PKS cuma meraih kursi kurang dari 10% di DPR dan/atau DPRD Jakarta. Yang penting PKS mesti punya program jitu menghadapi banjir Jakarta dan banjir di tanah air. Punyakah? Ngga 'kan, makanya jangan buang-buang enerji untuk bantah-bantahan di milis-milis. Bekerja keraslah, itu yang penting. Mesti belajar etos kerja keras dari orang Belanda dan China, dengan demikian ada harapan Indonesia bisa maju seperti Belanda atau China.
Secepatnya PKS mengajukan solusi pencegahan banjir sekaligus mencari dukungan dari parpol-parpol oposisi lainnya. Malah saya yakin bila program PKS bagus, parpol-parpol pemerintah pun akan mengadopsi program PKS menjadi program penanggulangan banjir nasional. Karena itu PKS selain tidak boleh menyibukkan diri dengan bantah-bantahan di milis-milis, juga tidak boleh menyibukkan diri dengan posko banjir, ada tugas yang lebih penting menanti kalian di parlemen. Tugas PKS memang di parlemen!!! Selama ini saya bicara tentang situasi di Indonesia secara umum, kebetulan PKS yang saya jadikan contoh, boleh 'kan? Jangan selalu paranoid, pro kontra dalam alam demokrasi adalah biasa. Okki dokki yah. Salam hangat, Danny Lim, Nederland --- In [email protected], "justjoiningthetribe2" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Mr. Lim, apakah anda tahu bahwa PKS hanya menguasai 7.34% dari 100% > suara di Parlemen? > > Mengapa anda hanya membebankan semuanya ke PKS? Karena sekalipun PKS > memiliki niat dan keinginan untuk melakukan seperti yang anda harapkan > itu, belum tentu langkah itu disetujui oleh partai2 besar lainnya di > parlemen karena masing-masing partai di parlemen itu memiliki > prioritas kepentingannya masing-masing. Itulah realitasnya disini. > > Mungkin kalau Mr. Lim mau sejenak berhenti ber"masturbasi" di negeri > Belanda sana, barangkali itu bisa membuat pikiran Mr. Lim bisa lebih > jernih dalam melihat suatu persoalan. > > Perbandingannya saja sudah salah, apalagi analisanya. MOD: Angka 7.34% adalah di DPR. Sepertinya yang paling pas adalah angka di DPRD Tk I DKI, bukan nasional, karena lokasi banjir adalah di wilayah DKI dan sekitarnya.
