Belanda kagak pernah memakai hukum Islam malah lebih bersih korupsi 
dari negara-negara Timur Tengah. Kalau tidak salah Belanda menduduki 
urutan 10 besar dunia dalam hal kebersihan korupsinya, jauuuuh di 
atas negara-negara Timur Tengah. Jadi membanggakan hukum Islam 
sebagai pembasmi korupsi tentu tidak pada tempatnya.

Pwmotongan tangan, pemancungan kepala, hukum tembak, hukum gantung 
adalah barbar, cocok di abad pertengahan tapi tidak cocok di jaman 
modern ini. Uni Eropa paling anti bentuk penganiyaan fisik, termasuk 
terhadap narapidana sekali pun. Namun dalam hal hukuman mati yang 
disahkan UU negara masing-masing, ada persamaan erat antara AS 
(Kristen/sekuler), China (Budha/Konghucu), Arab (Islam) dan 
Indonesia (Islam). Praktis semua agama terwakili dalam praktek 
hukuman mati. Bedanya, AS dan China menjadi bebas korupsi, Arab dan 
Indonesia tetap saja amburadul. Jadi dari kelompok negara-negara 
barbar, tokh Arab dan Indonesia masih menduduki urutan buncit, 
uhuk :-(.

Salam hangat, Danny Lim, Nederland

--- In [email protected], fery zidane <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> di dalam Islam hukum tsbt sangat hati2 digunakan...misalkan bila 
ada pencuri dan memang dia mencuri krn utk makan (pokok) maka 
dibebaskan dari hukuman, tapi bila mencuri tetapi dia sdh 
berkecukupan ...nah ini yg wajib dihukum, jadi bukti bahwa pencuri 
juga bisa jadi mencuri bukan utk makan (pokok) contohnya koruptor.
>   trs apa koruptor dibiarkan saja..? contoh kasus di china sana , 
koruptor kelas kakap dihukum gantung (bahkan menteri) abis itu china 
sepi korupsi...jelaskan hukum itu berhasil...(hukum Islam ).
>   trs knp saudara budi dan HS tdk protes ke sana (mayoritas agama 
penduduk sana kan budha, hindu, kong hu cu dll) knp HS ga menghujat 
agama itu...toh di milist ini banyak juga kok yg beragama itu
> 
> Hafsah Salim <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           > budi.sulistiyo@ wrote:
> > Buat member milist lainnya, sehubungan belum adanya 
> > juklak teknis dari MUI tentang kotak uang amal yg dicuri, 
> > maka bila terjadi di kampung saudara/i, berikan saja.....
> > Toh uang di dalam kotak itu buat beramal alias buat orang
> > yang membutuhkan........maling kotak amal jelas-jelas 
> > orang tidak mampu, kalo mampu, mana mungkin jadi maling!!!
> > 
> > 
> 
> Memang anda benar, secara manusiawi kita wajib melindungi manusia
> manapun juga. Mencuri itu bukanlah kesalahan fatal yang pantas
> dicabut nyawanya dengan cara2 hukum picis penyiksaan yang lebih 
biadab
> dari pencurian itu sendiri.
> 
> Kalo juklak MUI bisa dibaca dalam alQuran dimana pencuri cukup
> dipotong tangan, tapi ada umat yang percaya bahwa mencabut nyawa
> pencuri akan lebih besar pahalanya, untuk masalah ini sifatnya
> hanyalah individual, karena kalo memang ajaran agama damai dan 
kasih
> sayang, tak perlu memotong tangan pencuri. Dizaman modern 
sekarangpun
> UU-negara sekuler tidak memotong tangan pencuri, cukup saja 
sipencuri
> mengembalikan barang yang dicurinya, dan hanya didenda sesuai 
dengan
> penghasilan sang pencuri, bahkan dipenjara sekalipun tidak pernah
> terjadi di Amerika terhadap semua pencuri. Padahal Amerika tidak
> pernah mengaku UU-nya sebagai agama damai seperti agama damai Islam
> yang dari Allah ini.
> 
> Tapi bagaimana umat yang diracuni ajaran agamanya ini bisa dibujuk
> untuk tidak menegakkan syariah Islam yang jelas2 menghukum potong
> tangan untuk pencuri, dan tidak ada satupun ayat2 AlQuran yang
> menyatakan bahwa pencuri itu boleh dibebaskan kalo tidak mampu ???
> 
> Kalo AlQuran saja sudah memvonis pencuri harus potong tangan, wajar
> umatnya merasa lebih berpahala kalo sekalian mencabut juga 
nyawanya. 
> Setiap umat Islam merasa lebih berpahala kalo bisa mengamalkan
> agamanya dengan cara2 lebih ekstreem.
> 
> Kalo kita bandingkan ajaran Yesus yang katanya "harus mengasihi
> musuhmu" malah umatnya memusnahkan bangsa Indian, apa yang terjadi
> kalo Yesus mengajarkan "musuh agama halal dijagal" ????
> 
> Demikianlah, bukan hal yang bisa dibenarkan untuk kitab yang 
disucikan
> mengajarkan hal2 yang kejam karena dalam prakteknya umatnya akan
> melakukan hal2 yang lebih kejam lagi dari yang ditulis dalam kitab
> sucinya. Demikianlah, potong tangan untuk pencuri hasilnya cabut
> nyawa pencuri, tidak beda, ajaran mengasihi musuh, malah menjadi
> pemusnahan musuh2 agamanya. Sama halnya, Islam yang menghalalkan
> nyawa penyembah berhala, hasilnya adalah teror diseluruh dunia
> terhadap umat yang menolak menyembah allahnya. Apakah kita sebagai
> umatnya tidak bisa belajar dari pengalaman2 begini ??? Apa yang
> terjadi pada orang lain tidak kecil kemungkinannya juga akan 
menimpa anda.
> 
> Mencuri adalah tindakan yang memalukan, siapapun akan merasa runtuh
> harga dirinya kalo dituduh sebagai pencuri, semua tidak ingin jadi
> pencuri, tapi kalo memang terpaksa tidak ada pilihan yang lebih 
baik,
> apa boleh buat???? Semua tergantung kebijaksanaan anda apakah 
memang
> bijaksana menyiksanya sebelum mati terbunuh yang dalam hal ini 
tidak
> terlepas juga bisa dialami anda sendiri. Nasib kita bukan ditangan
> Allah, demikianlah nasib si pencuri juga bukan ditangan Allah 
tetapi
> ditangan anda yang diracuni kepercayaan adanya Allah.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
> 
> 
> 
>          
> 
>  
> ---------------------------------
> Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels 
> in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.
>


Kirim email ke