Bagaimana dengan cerita ini: Seorang pengendara menyetir mobilnya keluar-masuk jalur, gak karu-karuan. Usut punya usut, ternyata si pengendara baru putus cinta karena dikhianati sehingga ia nangiiiisss... terus walaupun sedang nyupir.
Gimana, tetep gak bisa diterima kan kelakuannya itu krn membahayakan pengguna jalan lain. Sejujurnya, saya bingung kenapa Anda kasih contoh begitu. ----- Original Message ----- From: Budi P To: [email protected] Sent: Friday, March 09, 2007 4:31 AM Subject: Re: [mediacare] SOS ! SOS ! Gereja-Gereja Bandung Diganggu Halo Maya, Pernah dengar cerita dimana ada seorang bapak yang sedang naik kereta, anak-anaknya bandel sekali lari kesana-kesini namun si bapak diem aja. Orang disekitar nya bingung, kok bapak ini diam aja ya, kenapa dia gak negur anaknya. Usut punya usut ternyata istri pria tersebut baru meninggal dan dia habis dari pemakaman istrinya. So, ada baiknya juga kita melihat alasan penutupan gereja tersebut. Ada baiknya kita tanya ke masyarakat setempat kenapa gereja tersebut ditutup. On 3/8/07, Maya Sianturi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Prihatiin sekali dengan berita di bawah ini ... Saya dengar tadi malam juga asrama STT SETIA yang sedang dibangun dibakar massa. Heran sekali, tempat-tempat yang tidak beres seperti pelacuran, perjudian, diskotik dll dibiarkan bebas melakukan aktifitas mereka. Tetapi sekolah teologi, gereja, tempat mengajar umat menjadi pribadi yang melayani Tuhan dan sesama diteror, dibakar. Dan sampai hari ini tidak satupun mereka yang membakar gereja di bawa ke meja pengadilan. Sangat prihatiin dengan kebodohan dan kebebalan negara & bangsa ini yang tidak mau tahu tentang kebebasan beragama yang dianugerahkan Tuhan. Untuk saudaraku seiman - mari kita berdoa terus supaya Tuhan Yesus berbelas kasih atas bangsa ini dan menunjukkan kebenaran serta keadilanNya. Kita terus berdoa supaya saudara seiman kita yang mengalami penganiayaan boleh terus diteguhkan imannya. Dan mari kita terus memperjuangkan kebebasan beragama yang merupakan hak asasi manusia. Untuk saudaraku sebangsa - mari kita upayakan pikiran dan wawasan yang luas yang dapat menampung keragaman. Kalau bangsa ini ingin maju, kita harus belajar bersikap adil dan benar. Karena yang saya takutkan, bukan penindasan terhadap umat Kristen, tetapi cawan murka Tuhan yang siap dituang atas kebebalan bangsa ini. Jangan-jangan sudah mulai dituangkan dengan banyaknya bencana dan kecelakaan yang terjadi belakangan ini. Pembalasan Tuhan jauh lebih mengerikan. Penindasan akan keKristenan hanya membawa akibat positif bagi keKristenan yaitu: Semakin Berkembang. Sejarah kekristenan sudah membuktikan hal ini. Mari kita semua saudara sebangsa setanah air, belajar saling menghargai keberbedaan yang ada. Bhinneka Tunggal Ika. Merdeka! MS
