FYI: Ronald Reagan punya S1 salam, sensei deddy mansyur university of houston www.uh.edu/shotokan www.houstonshotokan.com
PS: Bill Gates dan Michael Dell kagak punya SI - college dropped out Tapi bisa jadi milyardeh deh deh deh tanpa KKN Michael Dell berasal dari Houston, Texas ----- Original Message ----- From: "radenayu asli" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, March 16, 2007 4:12 AM Subject: Re: [mediacare] Syarat S1 Capres akan Jadi Pembahasan Krusial di DPR > MEMANG ANEH. MAU CARI PEMIMPIN ATAU MEMBUTUHKAN > AKADEMISI? RONALD REAGAN, YANG KALAU TAK DIBATASI > KONSTITUSI AS BISA MENJADI PRESIDEN UNTUK PRIODE > KETIGA, TERNYATA JUGA GAK PUNYA IJASAH S1. TAPI DIA > BERHASIL MELAKSANAKAN TUGAS SEBAGAI PRESIDEN NEGARA > ADIDAYA. PAK HARTO MALAH GAK PUNYA IJAZAH SMU.YANG > SEKARANG DI RI PUNYA GELAR DOKTOR, TAPI LIHAT AJA > EKONOMI KITA, ANGKA KEMISKINAN BERTAMBAH, PENGANGGURAN > MENINGKAT! KUNCINYA, YANG DIBUTUHKAN ADALAH SEORANG > PEMIMPIN YANG TEGUH (STRONG LEADERSHIP), BUKAN > AKADEMISI, NANTI BISA HANYA WACANA, WACANA. TERIMA > KASIH, SEKEDAR URUN REMBUG. > > > > --- Sunny <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > >> Refleksi; Bersyarat S1 berarti negara seribu bencana >> tidak akan memiliki presiden dari kelas bawah >> seperti Evo Morales [Bolivia] dari Bolivia atau Luiz >> InĂ¡cio Lula da Silva [Brasilia]. Dengan lain kata >> dimarginalisasikan hak demokratis rakyat lapisan >> bawah. Jayalah neo-Mojopahit! >> >> > http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=286483&kat_id=23 >> >> Kamis, 15 Maret 2007 22:00:00 >> >> Syarat S1 Capres akan Jadi Pembahasan Krusial di DPR >> >> Laporan: Yusuf Assidiq >> >> Jakarta-RoL--Persyaratan agar calon presiden dan >> anggota parlemen harus berpendidikan sarjana [S1] >> seperti tercantum dalam draf RUU Pilpres versi >> Pemerintah, diperkirakan akan menjadi masalah >> krusial dalam pembahasannya. Prasyarat tersebut >> dipastikan akan membuat polemik baru di DPR. >> Dikatakan oleh Sekjen Forum Masyarakat Peduli >> Parlemen Indonesia, Sebastian Salang, menganggap >> jika masih sekedar usulan, persyaratan minimal >> sarjana itu boleh-boleh saja. Akan tetapi dirinya >> memprediksi hal tersebut bakal menjadi masalah >> krusial apabila sudah sampai pada tahap pembahasan >> di DPR."Pasti akan terjadi perdebatan alot, karena >> banyak hal akan menjadi pertimbangan," tandasnya di >> Jakarta, Kamis (15/3). >> >> Sejauh ini dia belum melihat bahwa usulan itu adalah >> untuk menjegal calon presiden tertentu. Tapi dia >> meminta agar pemerintah memperhatikan hal tersebut >> dengan seksama mengingat persyaratan pendidikan >> formal harus juga dilihat dari realitas yang ada di >> masyarakat. >> >> "Kalau kita lihat kenyataanya, maka prasyarat >> sarjana itu belum cocok. Pemerintah sendiri baru >> bisa menerapkan program pendidikan dasar 9 tahun. >> Jadi idealnya kalau mau dibatasi, ya SMP, sebab >> kalau sarjana kok terlalu tinggi," ujarnya lagi. >> >> Maka dari itu, dia meminta Pemerintah supaya jangan >> hanya melihat sisi pendidikan formal. Karena selama >> ini pengalaman menunjukan banyak politisi yang tidak >> punya gelar formal cukup mampu menunjukkan >> kualitasnya dan tak kalah dengan para profesor atau >> doktor. "Sehingga jangan menyederhanakan persoalan >> semata-mata dilihat dari gelar," katanya. >> >> Bahkan Sebastian khawatir jika standar itu >> diterapkan, praktek jual beli ijazah palsu akan >> semakin marak."Kita lihat bahwa kasus ijazah palsu >> tidak hanya terjadi di DPR dan DPRD tetapi juga >> dalam beberapa kali Pilkada. Sekarang 'kan tidak >> sulit untuk memperoleh ijazah, orang tidak perlu >> susah-susah belajar untuk itu," dia menambahkan. >> >> Pada kesempatan terpisah, Ketua Fraksi PAN DPR, >> Zulkifli Hasan juga kurang sependapat dengan syarat >> capres atau anggota dewan harus sarjana, terlebih >> jika dimaksdkan untuk menjegal capres >> tertentu."Kalau seperti itu, kita tidak bisa >> memahami syarat tersebut, tapi sejauh ini kita belum >> melihat kecenderungan ke arah sana," kata dia kepada >> pers. >> >> Menurutnya, dalam berpolitik, sebenarnya bukan >> syarat pendidikan formal yang diutamakan, melainkan >> dukungan maupun kepercayaan yang diberikan >> masyarakat. Sebab tidak ada jaminan bahwa seseorang >> yang memiliki gelar akademis lantas bisa diterima >> oleh masyarakat. Oleh karenanya, pihaknya akan tetap >> melihat perkembangannya ke depan. >> >> pur > > > > > > > > ____________________________________________________________________________________ > Don't get soaked. Take a quick peek at the forecast > with the Yahoo! Search weather shortcut. > http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#loc_weather > > > > Web: > http://groups.yahoo.com/group/mediacare/ > > Klik: > > http://mediacare.blogspot.com > > atau > > www.mediacare.biz > > ==================== > Untuk berlangganan MEDIACARE, kirim email kosong ke: > [EMAIL PROTECTED] > > Yahoo! Groups Links > > > > >
