Mbak Uni Lubis, saya yakin ANTV masih punya kesempatan untuk lepas dari keterpurukan. Bahkan bisa menjadi stasiun tv yang cukup disegani di negeri khatulistiwa. Memang tidak mudah memadukan lokal dan internasional, perlu waktu dan perlu keyakinan.
Saran saya, simpel saja. Jangan sampai ANTV kehilangan moment lagi, semoga "terang benderang"nya transmisi dan program baru di bulan Juni (atau bulan lainnya) bisa menjadi momen2x yang bersejarah mengubah peta dan wajah Indonesia dengan gebrakan ANTV. (Dan, saya serta teman2x di DC tetap mendukung lewat Om Farhan ya mbak...hehehe...). Buat Bang Ade, walau tidak di KPI, kajian anda soal media masih tetap kita tunggu. Dan saya pikir, demokratisasi dan desentralisasi penyiaran sangat dipengaruhi oleh pemikiran dan usaha dari member2x KPI yang baru. Sama dengan mbak Uni, sayang Anda tidak di KPI lagi, padahal KPI sempat "ngetop" karena tulisan2x Anda... Thanks & Salam Naratama --- In [email protected], Uni Zulfiani Lubis <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Wah, saya pikir Ade sudah cukup "sibuk" belakangan ini...soal bagaimana progress TV nasional melakukan transfer ke lokal...biar kami lapor ke KPI baru aja yaa.....sayang juga Anda sudah tidak di KPI... > > Ciao..... > > > Saya tidak menanggap substansi jawaban Uni Lubis. > Saya cuma sangat tergerak dengan pernyataan dia bahwa untuk memenangkan > pertarungan, yang akan dilakukan antara lain adalah dengan membenahi > transmisi Surabaya. > Saya yakin sikap Uni adalah sikap semua stasiun televisi Jakarta yang > selama ini bersiaran secara nasional. > Mereka nampaknya betul2 mengabaikan kewajiban UU penyiaran 2002 bahwa > sebenarnya tahun ini (2007) sudah tidak boleh lagi ada siaran nasional. > Seharusnya mereka mengembangkan jaringan stasiun televisi di seluruh > daerah. Jadi, alih2 sekadar membangun atau memperbaiki relay station, yang > harus mereka lakukan adalah membangun atau mencari partner lokal untuk > membangun stasiun lokal yang akan manjadi bagian dari jaringan mereka. > Stasiun-satsiun televisi Jakarta ini memag tidak peduli dengan > demokratisasi dan desentralisasi penyiaran! > hah! > > ade armando
