Saya pernah mengikuti latihan pendidikan kemiliteran di Cimahi, 15 tahun
yll. Bersamaan dgn itu, berlangsung juga pendidikan kemiliteran yang
"beneran", baik secaba reguler maupun kopasus. Tak ada pukulan, tak ada
darah, apalagi kematian. Hukuman "hanya" lari, jalan jongkok, guling, push
up dll yang "menyehatkan".

IPDN perlu dipikirkan ulang, baik kurikulum maupun keberadaannya.
Untuk SCTV, jalan terus..........................................

Salam

Nanang TS
Gresik




>Kita mestinya bersyukur, ada media yang "berani" seperti ini. Kekerasan
tidak menyelesaikan masalah, tidak mendidik dan harus dihentikan, apapun,
bagaimanapun caranya.

Kirim email ke