--- In [email protected], kamsari sari <[EMAIL PROTECTED]> 
wrote:
>
>Dan setahu saya, Hartati bukan orang muslim. Jadi dalam kasus ini 
nggak ada hubungannya dengan buruh yang melakukan sholat lima waktu. 




Hartati Murdaya memang bukan Muslim, dia adalah pemimpin sebuah 
organisasi Buddhist di Indonesia. Tetapi, bu Hartati bukan buruh di 
pabrik sepatu, seumur hidup belum pernah jadi buruh, dia cukup kaya. 
Yang diangkat menjadi topik pembahasan oleh bu Mus, adalah BURUH, 
bukan sipemilik perusahaan sepatu.

Yang dipolemikkan oleh bu Mus disini adalah - in general - buruh 
Indonesia yang jutaan itu, yang pasti hampir tak ada yang pemeluk 
Buddha.

Thema shalat diangkat bu Mus disini sebagai suatu topik diskusi, 
mungkin dalam kaitannya dengan effisiensi dan produktivitas, yang 
mungkin secara langsung tak berkaitan dengan Nike.

Tetapi thema ini adalah aktual bagi setiap pabrik atau tempat 
berkerja di Indonesia. Terutama dalam perbandingan dengan negara 
negara yang dinilai tinggi produktivitasnya.

Setuju atau tidak, ini soal lain.

DH








Kirim email ke