Bukan begitu saudara Wedekabe. Sebaiknya Anda ikut
membaca buku itu, dijual bebas di toko-toko buku kok.
Buku itu nonfiksi best seller, ilmiah namun enak
dibaca. (bukan promosi loh ya, karena saya tak ada
kaitannya dengan penerbitnya. Tapi itu salah satu buku
favorit saya).

Olson berspekulasi, 'Hawa Mitokondria' dibuahi oleh
non homo sapiens. Namun spekulasi ini dibiarkan
menggantung. Menurutnya, hawa mitokondria ini (sesuai
teori evolusi) muncul di tengah-tengah non homo
sapiens. Lalu dia kawin dengan non homo sapiens itu,
sehingga keturunannya itu yang kemudian menjadi cikal
bakal homo sapiens. (untuk detailnya, baca bukunya
deh... saya agak sulit mengingat detailnya).

Jadi, setiap manusia sekarang, membawa sebagian
mitokondria itu. Ada yang seperempat, ada yang
setengah, atau berapa gitu. Mitokondria yang
berbeda-beda itu ditengarai berasal dari non homo
sapiens. (mitokondria hanya diwariskan melalui garis
perempuan).

Lagi pula, terkait masalah insest, bukankah agama itu
baru muncul belakangan? Pada hewan tertentu (catat
manusia juga hewan), masih terdapat inses. Jadi,
masalah nenek moyang kita dulu inses, menurut saya itu
sesuatu yang hewaniah (namun tidak manusiawi untuk
ukuran sekarang). Saya tidak ada masalah dengan
sejarah yang mungkin jutaan tahun lalu itu, yang
penting adalah sekarang.

tabik,

Arfi

--- Wielsma Baramuli <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Maaf, ikut nimbrung nih! 
>   Saudara Arfi berarti setuju bahwa karena manusia
> hanya punya satu nenek moyang (Adam dan Hawa/versi
> agama-agama semit) berarti manusia yang ada sekarang
> ini adalah hasil insest? Bukankah agama-agama ini
> melarang insest? Gimana dong?
>    
>   Salam,
>   Wedekabe
> 
> RM Danardono HADINOTO <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>           > 
> > --- In [email protected], a bambani
> <a_bambani@> wrote:
> > >
> > > Pak Danardono, saya sarankan Anda membaca buku
> > > "Mapping Human History" yang ditulis Steve
> Olson. Buku
> > > itu membongkar relasi genetik berbagai bangsa di
> > > dunia. Poin yang paling menarik adalah, ras
> sebenarnya
> > > konstruksi budaya. Secara genetik, perbedaan
> antara
> > > caucasoid dengan aborigin itu hanya beberapa
> persen
> > > artinya ras tidaklah relevan.
> > > 
> > > Kemudian, jelas semua manusia yang ada sekarang
> (dalam
> > > berbagai penampakannya di bumi utara dan
> selatan)
> > > adalah homo sapiens. Kita semua membawa ciri
> genetik
> > > DNA dan mitokondria yang sama dari nenek moyang
> kita.
> > > Kita memiliki 'Hawa' yang sama, kata Olson.
> > > 
> > > Jadi, tidak sulit kok membayangkan kita semua
> > > (manusia) adalah saudara kandung yang diturunkan
> dari
> > > satu ibu yang sama. Istilah Olson adalah "Hawa
> > > Mitokondria".
> > > 
> > > tabik,
> > > 
> > > arfi
> > > 
> 
> Lha mohon petromaxnya, apakah ada bukti bahwa semua
> homo sapiens 
> berasal dari manusia Adam dan manusia Hawa dengan
> pembuktian DNA?
> Ataukah Adam itu semacam tokoh metaphora (kiasan)?
> 
> Tabik juga
> 
> Danardono
> 
> 
> 
>                          
> 
>        
> ---------------------------------
> Be a better Heartthrob. Get better relationship
> answers from someone who knows.
> Yahoo! Answers - Check it out. 



       
____________________________________________________________________________________
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows. 
Yahoo! Answers - Check it out.
http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469

Kirim email ke