Lalu kenapa Allah mengazab mereka??? Sebenernya klo mau teliti, saudara Yus Rizal akan menemukannya secara implisit Surat ar-Rum 21 menjelaskan masalah pasangan, Dan dalam kamus bahasa apapun, yg namanya pasangan pastinya beda Sepasang sepatu, tentunya ada sepatu kanan dan kiri. Kecuali anda sudah terdoktrin metode Hermeneutika
On 3/9/07, joko quest <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > assalamualaikum wr.wb. > sehubungan dengan pernyataan sdr yusrizal di forum , saya bermaksud > "mengingatkan" sesuatu yang saya anggap "salah" ( dengan ilmu saya yang > *sangat > - sangat kurang* ) kepada sdr. yusrizal degan menulis e-mail secara > pribadi. Allhamdulillah saya ditaggapi secara pribadi pula. > Karena keterbatasan ilmu saya , saya mohon teman-teman membantu saya > menjawab email sdr. yusrizal. > sebelumnya saya mohon maaf karena ini bukan maksud saya untuk membuat > pertentangan. > berikut adalah jawaban dari sdr. yusrizal kepada saya : > > Waalaikumsalam Wr. Wb. > Saudara Joko > > Anda tidak perlu khawatir dengan saya atas artikel > yang saya tulis di mediamuslim, karena saya menulis > artikel tersebut dalam keadaan sadar dan sehat > wal'afiat dan saya tahu apa yang saya tulis. > Ya saya mendukung mereka, dan saya agak keberatan > kalau Anda menyebut "praktik" pada mereka. Karena gay > dan lesbian bukanlah "praktik" itu adalah identitas, > sama identitas Anda yang terlahir sebagai > heteroseksual. > Cerita tentang Nabi Luth A.S yang saya tahu adalah > tentang hukuman yang diberikan Allah SWT atas suatu > kaum homoseksual yang hanya mengejar kepuasan nafsu > saja. Mereka tidak terkontrol dalam penguasaan nafsu > seks mereka, buktinya sampai kedua malaikat Allah SWT > pun sampai ingin mereka setubuhi karena kerupawanan > wajah mereka. Hal inilah yang banyak menjadi acuan > penilaian seseorang terhadap kaum homoseksual. Mereka > hanya dianggap budak seks tak terkontrol terhadap kaum > sesama jenis mereka. Acuan mereka tentu saja salah > karena ada banyak pasangan gay dan lesbian di dunia > ini yang hidup hanya dengan satu pasangan selama hidup > mereka. > Anda boleh cek di dalam Al-Qur'an kalau tidak ada satu > ayatpun yang menyatakan secara JELAS larangan menikah > sesama jenis. Beritahu saya kalau Anda bisa menemukan > ayat itu. > Adapun menegenai pernyataan Anda "dan bukan hal yang > aneh bila negara kita selalu > ditegur Allah SWT bila ada banyak orang yang > sependapat dengan anda", nampaknya Anda harus mengecek > keberadaan negara-negara yang bukan hanya mendukung > perkawinan sesama jenis tapi juga telah melegalkan hal > tersebut seperti Belanda, Belgia, sebagian negara > bagian Amerika Serikat,Inggris, Mexico dll. Pada > negara tersebut jarang sekali musibah/teguran Allah > SWT(walaupun sebagian besar dari mereka bukanlah > muslim) yang Anda maksud terjadi. Bahkan negara-negara > seperti Inggris, Amerika Serikat dan Belanda tingkat > kemakmurannya jauh sekali di atas Indonesia. > Jadi Alasan Anda tidaklah tepat. > Anda tidak perlu meminta maaf kepada saya karena saya > tidak merasa tersinggung sedikitpun atas tanggapan > Anda terhadap arikel saya. SAya malah berteima kasih > karena Anda telah mau menanggapi artikel yang saya > tulis. > > "Islam agamaku, Islam Pilihan hidupku, Islam > kehidupanku, Hidup Islam!!" > "Telaah-lah sesuatu itu dari segi akal terlebih dahulu > karena anggapan seringkali salah" > > > Waalaikumsalam Wr. Wb. > Saudara Joko > > sebelum dan sesudahnya saya bermohon ampun kepada Allah SWT atas semua > kesalahan saya yang disengaja dan tidak disengaja di forum ini. > > wassalam. > > > *Yus Rizal <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > Assalamu'alaikum Wr. Wb > > Kpd Adian Husaini > MA. > > Hari ini saya membaca artikel yang Anda tulis pada > > http://www.mail-archive.com/[email protected]/msg00151.html > > dengan tajuk Promosi Perkawinan Satu Jenis di > > Trans-TV. > > Terus terang ketika > membaca artikel tersebut saya > > hanya bisa tersenyum melihat fakta kalau sebenarnya > > Anda tidak tahu menahu apa-apa tentang kehidupan > > seorang homoseksual, gay pada khususnya. > > Mengutip pernyataan Anda "Jadi, bagaimana pun, > > homoseksual dan lesbian adalah sebuah praktik > > kejahatan > > kriminal, > > dan tidak patut dipromosikan apalagi dilegalkan", saya > > dengan hati yang jujur dan tulus bertanya kepada Anda > > dimanakah letak kejahatan dan kriminal dari > > praktik(terus terang saya agak > keberatan menggunakan > > kata praktik) homoseksual tersebut, bisakah Anda > > menyebutkan satu persatu? > > Mungkin sebelumnya Anda perlu untuk membuka kamus > > Bahasa Indonesia terlebih dahulu dan mencari apa itu > > makna dari kata "kejahatan" dan "kriminal". > > Dalam tulisan Anda, juga terungkap bahwasannya Anda > > menganggap kalau hubungan homoseksual hanya terbatas > > pada hubungan fisik alias seks belaka, sungguh pikiran > > yang sangat naif dan ceroboh. > > Sekarang saya ingin bertanya kepada Anda, Apakah Anda > > menikahi istri Anda hanya untuk seks, jika jawabannya > > iya maka sungguh kasihan diri Anda. > > Satu hal yang banyak tidak dipahami(dan merupakan > > kesalahan terbesar) oleh orang-orang yang menyebut > > diri mereka "normal" adalah mereka tidak tahu kalau > > seseorang yang dilahirkan gay benar-benar tidak > bisa > > mencintai wanita dan sebaliknya mereka benar-benar > > bisa merasa jatuh cinta hanya kepada sesama jenis > > mereka. > > Anda tentunya pernah merasakan jatuh cinta bukan? > > Bagaimana rasanya (kasihan sekali kalau Anda tidak > > pernah jatuh cinta)? Apakah Anda rela jika ada orang > > yang melarang Anda untuk mencintai gadis yang Anda > > cintai, Apakah Anda rela hak Anda untuk mencintai > > seseorang direbut begitu saja? Tentu jawabannya pasti > > TIDAK, saya jamin itu. > > Hal ini bukanlah masalah kebudayaan > hedonisme > > barat,bukanlah masalah modernisme yang merubah pola > > pikir manusia. Hal ini adalah masalah fitrah yang > > memang benar-benar digariskan sebelum kita lahir(qodo > > dan qodar). Seorang gay tidak pernah meminta untuk > > dilahirkan sebagai seorang gay, dan Anda pun tidak > > pernah minta untuk dilahirkan sebagai seorang > > heteroseksual. > > Janganlah menulis tentang sesuatu tanpa tahu dulu > > tentang apa yang ditulis. > > Mengutip pernyataan Anda "Seorang > > psikolog yang juga seorang wanita (tidak > dijelaskan > > apakah dia lesbi atau > > tidak) juga menjelaskan > > bahwa homoseksual dan lesbian bukan praktik yang > > abnormal, tetapi merupakan > > orientasi dan praktik seksual yang normal", mungkin > > sebelum ANda berstatemen seperti ini ada baiknya Anda > > mencari rujukan terlebih dahulu tentang definisi dari > > kata homoseksual, berikut definisi yang saya dapatkan > > dari wikipedia "Homosexuality refers to sexual > > interaction and / or romantic attraction between > > individuals of the same sex. In modern > use, the > > adjective homosexual is used for intimate > > relationships and/or sexual relations between people > > of the same sex, who may or may not identify > > themselves as gay or lesbian. Homosexuality, as an > > identifier, is usually contrasted with heterosexuality > > and bisexuality. The term gay is used predominantly to > > refer to self-identified homosexual people of either > > sex" dari definisi tersebut sama sekali tidak > > ditemukan kata penyimpangan/disorder dan abnormal dan > > saya jamin tidak akan Anda temukan di kamus manapun di > > dunia ini. Hal ini berarti apa yang dikatakan psikolog > > tersebut adalah benar dan sesuai dengan apa yang telah > > dipelajarinya dan suatu yang sangat wajar dan > > seharysnya apabila seseorang berkata sesuai dengan apa > > yang diketahuinya, Anda sebenarnya tidak perlu > > melontarkan > pertanyaan kalau dia adalah seoarang > > lesbi. > > Pada akhirnya semua ini akan kembali lagi ke Anda, > > saya sama sekali tidak memaksakan pandangan saya > > kepada Anda. Hanya saja saya kurang setuju dengan > > begitu banyak kalimat dalam tulisan Anda yang > > benar-benar memojokkan kaum homoseksual, padahal > > pengetahuan Anda tentang itu sangat-sangat minim > > sekali kecuali bagian keraknya saja. Bukankah syarat > > untuk menulis tentang sesuatu adalah terlebih dahulu > > harus tahu tentang hal tersebut > ------------------------------ > Kunjungi halaman depan Yahoo! > Indonesia<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.yahoo.com/>yang > baru! > ------------------------------ > Sekarang dengan penyimpanan 1GB > http://id.mail.yahoo.com/<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.mail.yahoo.com/>> > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ Antum menerima E-Mail ini karena antum tergabung dalam Google Groups yaitu "Media Muslim Group". (Group Situs http://www.mediamuslim.info). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan lain-lainnya ke [email protected] ------------------------------------------------------------------------------------------------------ Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian satu-per-satu. ------------------------------------------------------------------------------------------------------- Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi http://groups.google.com/group/mediamusliminfo Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
