assalamualaikum, aneh memang.....kenyataannya?.....kenapa ga gabung aja jadi 
satu, misalnya semua partai islam gabung jadi PPP atau PKS atau PBB atau apapun 
itu namanya, kenapa malah saling menjegal yang satu dengan yang 
lainnya....terlalu jauh dari mengislamkan partai tetapi lebih cocok 
mempartaikan islam, islam di jual, di obral, melewati hal-hal yang dilarang 
sendiri di dalam islam. Dan setahu saya masih 80% lebih rakyat indonesia itu 
muslim, kalau memang mau bersatu kenapa repot-repot bikin partai, menghabiskan 
uang rakyat untuk politik. kenapa ga rembukan aja. Demokrasi kan dilihat dari 
suara terbanyak, lah kan sudah suara terbanyak di Indonesia ini suara orang 
islam. Aneh ya, kayaknya lebih kepada egoisme pribadi dan golongan. Ingin 
tampil dan haus kekuasaan,.Terlalu jauh lah kalau dengan demokrasi bisa 
mengislamkan Indonesia. Didiklah diri sendiri dan keluarga, mulailah dari 
keluarga, lingkungan, baru negara, mungkin suatu hari nanti bisa terwujud
 negara islam yang haq. wassalam.


BUDI UTOMO


--- Pada Jum, 30/1/09, Hendra <[email protected]> menulis:
Dari: Hendra <[email protected]>
Topik: [mediamusliminfo] Re: satu lagi.......... tentang fatwa haram golput
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 30 Januari, 2009, 2:20 PM



 
 

Assalamualaikum
 
maaf ikutan nimbrung neeh
 
memililih untuk tidak ikut memilih dalam pemilu 
juga merupakan pilihan
 
namun, saya memandang pemilu sebagai peluang bagi 
kaum muslimin untuk meng-Islamkan Indonesia
kenapa kita harus menyia nyiakan peluang yang 
sudah ada ? tidak turut serta dalam pemilu buat 
saya pribadi sama dengan bersengaja membiarkan musuh musuh Islam 
berkuasa
 
bila ada yang pernah di kecewakan oleh salah satu 
oknum partai yang notabene juga saudara saudara kita sendiri sesama muslim, 
apatah lagi bila yang kemudian maju 
dan duduk di parlemen dan pemerintahan adalah mereka yang non muslim ? mereka 
bukan saja akan mengecewakan kita tapi bahkan akan memusuhi kita (langsung 
ataupun terselubung), apa yang akan diharapkan dari situasi seperti itu. 

 
pertanyaan besarnya adalah : apakah kita (ummat 
Islam) sudah siap untuk dipimpin oleh presiden atau diwakili anggota parlemen 
yang non muslim ?  mungkin anda menganggap saya terlalu mendramatisir 
permasalahan ini. tapi ditilik dari sudut pertanyaan itu, saya pribadi dapat 
memahami fatwa haramnya golput para ulama MUI tersebut. 
 
ini bukan masalah seberapa besar angka yang 
memilih untuk tidak memilih alias golput, tapi ini masalah kepedulian dalam 
memberdayakan peluang yang ada dan mencegah lebih berkuasanya musuh musuh nyata 
ummat Islam di republik ini. 
 
wassalamu alaikum
 
 

  ----- Original Message ----- 
  From: 
  budi 
  utomo 
  To: [email protected] 
  
  Sent: Friday, January 30, 2009 9:53 
  AM
  Subject: Bls: [mediamusliminfo] Re: satu 
  lagi mas teguh.....
  

  
    
    
      Assalamualaikum, aneh memang kalau golput sampai 
        diharamkan, saya salah satunya orang yang golput karena demokrasi 
        sendiri adalah produk buatan yahudi........sedangkan ulama2 arab saudi 
        sendiri mengharamkan demokrasi, ustadz2 dari indonesia juga banyak yang 
        mengharamkan demokrasi....seharusnya bagaimana? apakah haram atau 
        halal....

BUDI UTOMO


--- 
        Pada Rab, 28/1/09, [email protected] 
        <[email protected]> menulis:

        Dari: 
          [email protected] <[email protected]>
Topik: 
          [mediamusliminfo] Re: satu lagi mas teguh.....
Kepada: 
          [email protected]
Tanggal: Rabu, 28 Januari, 2009, 
          9:59 AM

>Ass Wr Wb....

pertama, titik persoalan yang ada dalam benak saya tentang haramnya golput
yang di fatwakan MUI bertentangan dengan aturan main yang ada.. karena UU
PEMILU ada klausul yang membolehkan golput....jadi aturan main sudah
jelas, kenapa agama terlibat disini?

kedua, apa sudah di cek dan ricek jumlah daftar pemilih secara pasti,
karena bisa jadi mereka tidak memilih karena mungkin tidak terdaftar, ini
juga sumber pertanyaan...dan berapa % sih orang yang akan golput dilihat
dari beberapa kali pilkada (jika itu sebagai ukuran)?

ketiga, ini khan tugas pemerintah terutama dalam mensosialisasikan pemilu
ke masyarakat, kalo mau masyarakat tidak golput ya jangan NIPU dan
MEMPERDAYA RAKYAT dengan JANJI-JANJI.....

dan terakhir kenapa tidak dicari sumber
 persoalan mengapa mereka golput?
berarti ada kekecewaan terhadap diri mereka, dan para elite dan penguasa
harusnya intropeksi....

memang sudah saya prediksi bahwa pendapat saya ini akan berhadapan dengan
para aktifis partai tertentu, dan dari dulu saya agak menentang ketika
agama selalu di jadikan sebuah komoditas atau alat kepentingan politik
tertentu...ya ini hanya sebuah pendapat saya mungkin banyak salahnya dan
saya akan banyak belajar lagi mengenai Kepemimpinan dan Politik dalam
Islam dan cara-cara berpolitik Rasullullah SAW..

Salam buat semua..
hanief arief
> Mas Hanief,
>
> Yang namanya MUI nggak kompak mah kelihatannya dari dulu juga ada, tapi
> itu kan personal, bukan atas nama MUI nya.
>
> Saya sih melihatnya dari sisi positif saja, toh fatwa golput dll. itu
> kan dikeluarkan oleh sekian puluh ulama yang hadir mewakili sekian
> organisasi dan sekian pesantren
 yang ada. Pro dan kontra setahu saya
> juga pasti ada.
>
> Saya berfikir, terlepas dari masalah golput perlu difatwakan atau
> tidak... Mubadzir banget ya pemilu yang telah memakan biaya triliunan
> rupiah dan masih akan terus memakan triliunan rupiah yang lain, justru
> disikapi dengan golput...
>
> Kemudian mengenai pemilihan pemimpin entah dengan model demokrasi atau
> dengan musyawarah , ini diskursus yang sangat menarik... Kira-kira, saat
> saat kayak sekarang ini mungkin gak ya di Negara macam Indonesia yang
> sebagian masyarakatnya agak keblinger (ada yang liberal, muslim KTP, ada
> yang anti Islam, dlsb) kita bisa milih pemimpin secara musyawarah...
>
> Wassalam,
> Chalik
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected]
> [mailto:[email protected]] On Behalf Of
>
 [email protected]
> Sent: Tuesday, January 27, 2009 2:02 PM
> To: [email protected]
> Subject: [mediamusliminfo] satu lagi mas teguh.....
>
>
>
> MUI aja engga kompak, lihat komentarnya nih mas teguh...
> Ketua MUI sendiri, Amidhan, menyatakan keberatan dengan hal itu.
"Jangan
> semua dibawa ke agama. Nabi bersabda, kamu itu lebih tahu soal
> duniawiyah.
> Soal agama itu dari Allah dan rasulnya, tetek bengek soal dunia,
> politik,
> diteliti dulu, dan nggak harus difatwakan. Nanti MUI memfatwakan
angin,"
> papar Ketua MUI Amidhan kepada detikcom, Jumat (12/12/2008).
>
> maaf mas teguh, ada refrensi lain engga negara Islam mana yang bilang
> golput haram? boleh khan kita diskusi...
>
> Wassalam
> hanief arief
>
>
> maap pak hanif,,
>>
>> cara pandang antum dengan MUI dalam
 masalah golput berbeda,,
>> maka gak ribut2,, kalau tidak setuju cukup dengan menghormatinya,,
>> gak perlu bikin kajian bahwa FATWA MUI itu nyeleneh, dsb,,
>> ALLOHU ALAM,,
>>
>>
>> Salam Metal,
>> Tegoeh Al Banna
>>
>> --- Pada Sel, 27/1/09, [email protected]
>> <[email protected]> menulis:
>> Dari: [email protected] <[email protected]>
>> Topik: [mediamusliminfo] FATWA dan Kepentingan PARTAI POLITIK
>> Kepada: [email protected]
>> Tanggal: Selasa, 27 Januari, 2009, 7:18 AM
>>
>> Ass Wr Wb....
>>
>> mudahnya ulama mebuat Fatwa...muncul fatwa ulama yang mengharamkan
> GOLPUT
>> menurut saya jelas sangat berlebihan, dan terkesan tergesa-gesa serta
> ada
>> nuansa emosional tanpa melakukan kajian yang
 mendalam, ini sangat
> jelas
>> intervensi politik dalam agama..sedih memang jika kita
>> mendengarkannya..menurut saya memang syah-syah saja logika yang
> diambil
>> oleh para ulama karena desakan masyarakat, akan tetapi masyarakat yang
>> mana? ini jelas bahwa politik memang sangat doniman di negeri ini...
>> ini yang membuat saya prihatinn dengan kondisi saat ini, memang umat
> kita
>> sedang krisis, dimana lagi umat akan bertanya? jika agama sepertinya
>> dijadikan alat untuk meloloskan sebuah kepentingan PARTAI POLITIK?
>>
>> Alloh mengetahui mana yang Haq dan Bathil....
>>
>> Wassalam
>> hanief arief
>>
>>
>>
> ________________________________________________________________________
> ___
>> Nama baru untuk Anda!
>> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain
 baru @ymail dan
>> @rocketmail.
>> Cepat sebelum diambil orang lain!
>> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
>> >
>>
>
>
>
>
> This email and any files transmitted with it are confidential and intended
> solely for the use of the individual or entity to whom they are addressed.
> If you have received this email in error please notify the system manager.
> This message contains confidential information and is intended only for
> the individual named. If you are not the named addressee you should not
> disseminate, distribute or copy this e-mail.
>
> >
>



        Apa dia selingkuh?  
 Temukan jawabannya di Yahoo! Answers






 





      Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan 
Gratis.http://downloads.yahoo.com/id/firefox
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
Anda menerima E-Mail ini karena Anda tergabung dalam  Google Groups yaitu 
"Media Muslim Group". (Group Situs  http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com). Kirim artikel, pendapat/opini, informasi dan 
lain-lainnya ke [email protected]
------------------------------------------------------------------------------------------------------
Perhatian: Setiap Content ataupun Tulisan yang ada pada email ini bukanlah 
menggambarkan http://www.mediamuslim.info karena hal tersebut merupakan 
apresiasi setiap members groups yang tidak mungkin kami perhatian 
satu-per-satu. 
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Untuk Keterangan lebih lanjut kunjungi 
http://groups.google.com/group/mediamusliminfo
Dan jangan lupa kunjungi http://www.mediamuslim.info dan 
http://www.kisahislam.com
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke