At 00:11 26/04/1999 +0200, you wrote:
>Rashid ini adlah disainer dari Mach (kernel OS microkernel), yang puny
>apaper ngetop ketika dia melakukan perbandingan bahwa microkernel
>performancenya lebih kenceng dari monolitic, dia ditarik ke MS Research,
>...
Masa sich microkernel bisa lebih kenceng dari monolitic ? Menurut teori
(setahu saya) desain microkernel membutuhkan lebih banyak "overhead"
daripada monolitic (banyak overhead = lambat) , walaupun desain microkernel
(seharusnya) lebih bersih daripada monolitic dan lebih mudah untuk di-port
karena desainnya lebih modular.
Saya belum pernah mempelajari secara mendalam source linux, tetapi setahu
saya sourcenya ditulis oleh banyak orang secara keroyokan, bagaimana cara
menjaga quality controlnya ya ? Menurut pengalaman saya menjaga QC untuk
dua orang programmer saja saya sudah kewalahan.
>KElemahan dari implementasi NT adalah siklus pengembangan perangkat lunak
>terlalu "dipepet" oleh sasaran milestone pemasaran. JAdi belum cukup
>mikir disain yang bersih dan coding yang bug free sudah harus dilepas ke
>pasar karena takut kehilangan momentum....
>
Setuju 100%, maklum ngejar setoran :)
>ada icewm apa gitu atau pakai Tiny X yang bisa cuma 4-8 MB.. (inget lho X
>sekalian memberikan fasilitas distribusi process)
>
Saya masih awam di XWindows, apa maksudnya distribusi process disini ?
Apakah tidak cukup kernel yang menangani hal ini ?
>yang dipakai GNOME. semua tinggal kebiasaan dan selera aja. tapi kalau mau
>"cepet" ya pakai Tcl/Tk aja...
>
Bukannya Tcl/Tk ini cuma script ? Lebih lambat dong, lagipula bahasanya
(kalau bisa dibilang bahasa) tidak terlalu bagus, saya lebih prefer C++.
>Dan lagi apa salahnya ibu-ibu ngompile kernel...8-)
>
Emang nggak ada salahnya sich, cuma agak susah aja ngebayanginnya :)
>Betul.. tetapi kita harus belajar sesuatu yang "memberikan dasar sehingga
>mudah mempelajari lainnya" bukan belajar sesuatu yang terlalu "spesifik".
>
Iya, saya juga sudah mulai merasakan keuntungan dari mempelajari
dasar-dasar pemrograman (bukan hanya dari kampus Gunadarma), walaupun saya
baru mengenal Linux kurang dari 3 bulan tapi karena sebelumnya pernah
mempelajai bahasa pemrograman C++ sudah bisa sedikit-sedikit membuat
program di Linux (dengan melihat contoh-contoh yang ada).
Banyak library yang pernah saya temukan sewaktu belajar pemrograman di DOS
ternyata sudah ada yang mem-portnya ke Linux, seperti misalnya Turbo Vision
sebuah Class Libraray untuk membuat user-interface dari Borland sudah ada
yang membuat versi Linux-nya dengan memanfaatkan library ncurses dari GNU.
>INi saya pelajari kenapa para mahasiswa di negara maju lebih luwes
>menguasai teknologi komputer... ternyata karena modalnya adalah "belajar
>UNIX".. UNIX sendiri memberikan dsaar yang sangat baik kepada modal
>pengetahuan untuk menguasai teknologi komputer lainnya (bisa UNIX akan
>mudah menguasai NT, tapi tidak sebaliknya....) (sudah banyak buku
>
Menurut saya modalnya bukan hanya karena UNIX, tetapi juga karena bahasa
pemrograman yang digunakan. Kebanyakan pengguna UNIX membuat program
menggunakan C / C++ dan kebanyakan juga memberikan source-nya secara gratis
(seperti GNU). Dengan demikian semua orang bisa mempelajari hasil karya
orang lain (kalau di Indonesia mungkin bakal dibajak habis-habisan) dan
dapat mengembangkannya untuk proyeknya sendiri dengan tidak lupa memberi
"credit" apabila menggunakan source dari orang lain. Mungkin ini yang
menyebabkan mahasiswa di negara maju lebih cepat berkembang. Bagaimana
menurut Pak Made apakah faktor bahasa pemrograman populer yang
digunakan/dipelajari (seperti C / C++) juga dapat meningkatkan tingkat
penguasaan teknologi komputer ? Soalnya bukti konkrit juga saya dapatkan
bukan hanya di Linux tetapi di dunia pemrograman Windows, seperti misalnya
orang yang pernah mempelajari pemrograman Windows menggunakan C / C++ baik
langsung menggunakan API Windows maupun class library seperti MFC atau OWL
dapat dengan mudah mempelajari Borland Delphi misalnya.
Lho kok jadi malah membahas tentang bahasa pemrograman, mungkin sebentar
lagi subjectnya harus ganti nich.
Best Regards,
Riki Kurniawan
* Gunadarma Mailing List -----------------------------------------------
* Archives : http://milis-archives.gunadarma.ac.id
* Berhenti : Kirim Email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
* Administrator: [EMAIL PROTECTED]