*Selanjutnya, harga minyak diprediksi akan berlipat ganda pada musim dingin pada Desember menjadi lebih rendah (?) yakni sekitar USD33 per barel. Yakni karena kebutuhannya diperkirakan meningkat, sehingga optimisme pasar akan bangkit.** * *Binun...gak sinkron nih? * 2009/8/16 Candra Wu <[email protected]>
> > > Harga Si Emas Hitam Merosot 4,27% > > Sabtu, 15 Agustus 2009 - 16:56 wib > > NEW YORK - Harga minyak mentah tercatat mengalami penurunan terbesar selama > dua minggu terakhir. Hal ini terjadi setelah para konsumen merasa kurang > percaya diri karena melihat laporan data yang menunjukkan kelemahan ekonomi. > > > Harga minyak mentah jatuh ke level USD3,01 atau setara dengan 4,27 persen > ke posisi USD67,51 per barel. Sedangkan minyak jenis London Brent harganya > jatuh sebanyak USD1,07 sehingga berada di posisi USD72,41per barel. > > Dilanjutkannya, penurunan tersebut adalah yang terbesar sejak 29 Juli lalu. > Yakni sesudah survei yang dilakukan oleh Universitas Michigan mengenai > konsumen, dilaporkan bahwa konsumsi mengalami penurunan terendah di awal > Agustus ini sejak Maret lalu. Hal ini terefleksi dari indeks Wall Street > yang mengalami pelemahan pada akhir pekan ini. > > "Turunnya harga minyak mentah tersebut, diikuti dengan imbas stok di pasar > dan sesudah survei konsumen dilaporkan. Selain itu, konsumen percaya akan > kejatuhan harga minyak pada awal bulan ini," kata Analis MF Global Research > Tom Pawlicki di Chicago, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (15/8/2009). > > Selanjutnya, harga minyak diprediksi akan berlipat ganda pada musim dingin > pada Desember menjadi lebih rendah yakni sekira USD33 per barel. Yakni > karena kebutuhannya diperkirakan meningkat, sehingga optimisme pasar akan > bangkit. > >

