iya nih saya juga mendukung penuh usulan bang didie. mumpung saya lagi nganggur seperti hari-hari biasanya (hahahahah wueeeekkk....)
bang didie sendiri nanti pegang apa di acara itu?![]()
thedoors thedoors <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
thedoors thedoors <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
aku gak banyak komentar...mestinya dari RCTI memberikan program bagus untuk pendidikan komik, kartun, animasi atau senirupa lainnya yang dulu pernah dilakukan TVRI oleh Pak Tino Sidin...Pemandu/host nya bisa aja ngontrak Rahardi Handining > untuk kartun, Toni > untuk Komik, atau lainnya... pasti mau lah mereka2 itu kalo dikontrak gede...yah per episode 10 juta lah... dijamin deh, iklannya banyak....terus ada lagih yang acaranya "Sekilas Tentang Seni Rupa" jadi gak pake karya2 tapi cerita aja... mungkin dodo kr bisa jadi hostnya...gituhh...Jadi RCTI (lewat Ares) bisa tuh usul ma produsernya bikin gituan...Intinya, selain mengambil langkah positif dari generasi baru, juga nantinya buathiburan keluarga kalo hari minggu... Gimana, res?(pasti Rahardi kalo dah dikontrak RCTI bisa keluar dari kompas nee...) heehehe
RAHARDI HANDINING <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Ah..bung Ares ini....kaya promosi komik jepang....Padahal klo pingin lihat komik Indonesia juga banyak loh..misal penerbit mizan, gip , dan lain2....Klo lihatnya penerbit gede..ya punya nya komik bergaya jepang thok....Saya rasa untuk kemajuan komik Indonesia musti ada niatan bersama-sama....sebenernya ga sulit-sulit amat koq....Sama saja dengan masalah beras d negeri kita...klo pemerintah ngedukung petani kita n ga ada pengimporan beras..ya brati harga beras n kualitas beras kita cukup aman (termasuk para spekulan beras ga bisa main2)...Begitu juga komik...klo penerbitnya punya rasa nasionalis...mereka ga mungkin impor komik lama dari jepang dng harga murah...Klo memang Mereka dengan niatan pemajukan perkomikan Indonesia justru beli dari komik2 kita...Mereka klo bli komik lokal justru terang2terangan untuk mengubah nama pengarang Indonesia ganti bergaya jepang...ini jelas2 penghinaan....Mungkin juga dengan beberapa program TV yg pinginnya bli acara nya produser india yang murah2 itu..sehingga ga ada mutunya....Benernya banyk kan sinetron2 karya anak2 bangsa yang jauh lebih berbobot...cuma perusahaan aja yg ga mau rugi..pinginnya untung banyakKlo memang pemimpin, orng2 berduit udah ga peduli pd karya seni bangsa...yang ngapain ngirim di sini...masih bnyk tempat2 lain utk beraktualisasi dlm berkarya...Terutama neh..buat penerbit2 yang selalu eksis mau terbitin komik Indonesia..Saya salut sekali...Harapan Anda sama dengan semua seniman komik/kartun untuk memajukan perkomikan d Indonesialam ngartunrahardi 'heng"
Dominasi komik asing terutama dari jepang memang manjadi salah satu
mainstream di dunia komik kita. Komik jepang sampai saat ini masih
menjadi trendsetter dunia perkomikan kita buktinya banyak sekali komikus
muda kita dengan gaya manga dan larisnya kursus dan buku2 tentang "How
to draw manga". Ibaratnya dunia musik bila kita ingin masuk major label
para penerbit bergaya produser rekaman yang menginginkan gaya komik kita
mengikuti tren gaya manga seperti jaman sekarang kalo band ingin masuk
major label produser minta format lagu mirip peterpan, radja dan dewa.
Tidak ada salahnya juga kalo kita ingin bergaya manga atau mengikuti
tren komik selama ini yang penting tentunya komik kita walaupun bergaya
apapun tidak lepas dari akar budaya masyarakat kita.
Sebuah pertanyaan yang menarik kalo saya simpulkan dari beberapa surat
teman2 semua adalah bagaimana komik local bisa menjadi sebuah
trendsetter dalam dunia perkomikan Indonesia khususnya maupun
internasional dalam skup yang lebih global. Sebuah aliran gaya komik
local yang memberontak pada gaya komik tren sekarang baik jepang maupun
barat adalah suatu keharusan dalam membentuk sebuah aliran baru yang
khas Indonesia. Hal ini bisa digali dari sejarah komik kita sendiri
dengan mempelajari gaya komikus maestro kita atau dengan menciptakan
sebuah gaya baru, yang terpenting adalah ada satu kesatuan tekad dari
seluruh komikus local untuk menyatukan visi yang tertuang dalam gaya
khas komik Indonesia. Saya sendiri mengusulkan komik Indonesia dinamakan
dengan Indisch Comic atau komik Indis. Kenapa Indis? Kalo anda lihat
bangunan belanda kuno itu sebenarnya perpaduan gaya eropa dgn budaya
atau lingkungan Indonesia...gaya tersebut disebut indis karena merupakan
perpaduan antara eropa dan budaya kita. Itu sebagai analogi saja, jadi
dalam dunia komik kita terbuka pada budaya komik negara lain namun tidak
melepaskan akar tradisi kita...
Analisis konsumen juga penting dalam pencarian ide untuk membuat format
komik yang akan kita jadikan trendsetter nantinya..namun yang lebih
penting adalah pembentukan komunitas komik di seluruh Indonesia yang
melibatkan siapa saja sehingga secara psikologis mereka akan bangga
dengan hasil karya kita ataupun teman2 kita. Kita bisa mencontoh pada
keberhasilan band2 underground yang kuat di komunitas sehingga mampu
membuat mainstream musik lain yang pada akhirnya banyak dilirik mayor
label.
Masih banyak yang ingin saya utarakan namun kayaknya sekian dulu
aja...komentar temen2 sangat saya harapkan.
Ares
Divisi Riset Program Animasi RCTI
Relax. Yahoo! Mail virus scanning helps detect nasty viruses!
Yahoo! Mail
Bring photos to life! New PhotoMail makes sharing a breeze.
Yahoo! Travel
Find great deals to the top 10 hottest destinations!
SPONSORED LINKS
Comic strip art Comic strip Comic strip live Cartoonist
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "pakarti" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
- [pakarti] trendsetter komik indonesia Andi Resnadi
- RE: [pakarti] trendsetter komik indonesia dodo karundeng
- RE: [pakarti] trendsetter komik indonesia ilham moehammad
- RE: [pakarti] trendsetter komik indonesia mairi nandarson
- Re: [pakarti] trendsetter komik indones... Hendro D. Laksono
- RE: [pakarti] trendsetter komik indones... tonni malakian
- Re: [pakarti] trendsetter komik indonesia RAHARDI HANDINING
- Re: [pakarti] trendsetter komik indonesia thedoors thedoors
- Re: [pakarti] trendsetter komik indonesia tonni malakian
- Re: [pakarti] trendsetter komik indones... dodo karundeng
Kirim email ke

