hallo juga sanak adhi_liang

ah.. apa perlukah saya jawab postingan ini...???

saya tak mengerti kemana arah pembicaraan kita
sekarang ini..?..:( 
maaf kalau saya pakai nickname.., tapi yang pasti
adeer bukan MII..

tanggapan saya dibawah ini adalah menanggapi keberatan
sanak MII kenapa dia dikeluarkan dari RN hanya karena
mengatakan mungkin "nabi Adam mirip baruak gadang"

cobalah sanak lihat substansi sebuah diskusi sebelum
ikut masuk kedalam arena..., akhirnya kita tidak tahu
lagi apa sebenarnya yang dipermasalahkan, mirip kisah
seekor kera yang masuk kedalam ruangan begitu
mendekati tangga, langsung dipukuli beramai ramai, dia
bingung kenapa dipukuli padahal cuma mendekati
tangga..:(

jadi ingat ya sanak..., saya tidak sedang membahas
tentang existensi Allah, apakah itu Islam, kristen dan
lain sebagainya..., sebagai orang Islam kita harus
yakin Allah itu cuma satu.., tak ada yang lainnya,
sedikit saja terlintas dalam hati kita ini bahwa ada
lagi Allah selain Dia..maka kita sudah murtad.

Kembali kepada tanggapan saya tersebut., dalam tiap2
agama yang pernah saya baca, memang ada hal2 sakral
yang sifatnya berbeda beda bagi masing2 agama,  cara
melihat dan sudut pandangnya.

Contohnya masalah visualisasi tersebut.., memang tidak
pernah ada ceritanya dalam Islam hal2 yang sakral itu
diserupakan/visualkan. Disinilah adanya sudut pandang
yang berbeda tersebut.., bagi umat Islam tidak akan
pernah terjadi kita mencoba menggambarkan seperti apa
Allah tersebut..., it's really stupid event just only
to try. Tak akan pernah itu terjadi.,
Seperti halnya dengan nabi Muhammad.., tidak pernahkan
kita menggambarkan seperti apa nabi itu, walau dalam
hadits kita pernah membaca bahwa betis nabi yang putih
pernah terlihat..
Kenapa kita umat Islam begitu.., karena tingginya
penghormatan kita kepada hal2 yang Agung tersebut
seperti Allah dan rasulnya sehingga untuk
membayangkannya saja kita tak berani dan tak pernah
ingin mencobanya...

Sebaliknya bagi agama lain, misalnya Kristen.., mereka
tidak tabu atau berpantang, berani dan merasa perlu
menggambarkan Tuhan/Allah itu seperti seseorang
laki2. Mungkin itu akan menambah kekhusu'annya
menyembah atau beriman...(entahlah...saya belum pernah
jadi Kristen).
Ataupun misalnya agama Hindu.., Tuhan itu berupa laki2
yang bertangan banyak..

Itu yang saya maksud beda sudut pandang, jadi sama
sekali tidak membahas tentang existensi Tuhan itu
sendiri.., itu bisa kita bahas dilain topik nanti
kalau memang tertarik untuk membahasnya.

Sebaliknya dengan penyebutan nama Allah..., bagi orang
Islam menyebut atau mengucapkan nama Allah bisa
diucapkan kapan saja dan malah mendapat pahala seperti
waktu kita mengucapkan asmaul husna...
Namun di Kristen..penyebutan nama Tuhan itu mengandung
nilai sakral yang berbeda menurut kepercayaan mereka,
dimana penyebutan nama Tuhan ini tidak bisa
disembarang tempat, harus ditempat tempat tertentu.

Terlihatkan..memang berbeda sudut pandang memandang
sesuatu yang sakral itu pada masing2 umat dan
kepercayaan.

nah sudah ya..., senang berkenalan dengan anda yang
baru saya kenal...

kalau merasa terganggu dengan nickname tersebut...,
perkenalkan nama saya Adrisman Yunus suku Tanjung,
umur 42 dan punya 4 org anak dan 1 org istri.
Dulu sempat betah disini..., namun karena kesibukan
dan ada juga sih kejenuhan akhirnya menghilang dari
milis ini.

Wassalam
adeer

--- adhi liang <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> adeer <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>  Contoh, kita tidak pernah berani
> memvisualisasikan Allah dengan bentuk tertentu...,
> lain halnya dengan agama lain yang
> memvisualisasikannya dengan bentuk lelaki dlsbnya.
> 
> 
> Hallo Mr Deer or Mr.MII? manuruik ambo nan bapikia
> sederhana, Allah tidak sama dengan makhluk, anda mau
> gambar apa...? sagalo nan taraso nan nampak adolah
> alam atau makhluk.
> 
> Agamo lain memang ado nan mavisualisasi dalam
> bantuak laki2, lalu digantuang urang Yahudi ano
> kecek itu Tuhan, tapi eh kok bisa mati.....atau kok
> pernah mati.....itu adolah pelecehan terhadap
> Tuhan..., Tuhan kok pernah mati....
> 
> Jadi ba'a sabana no? Tuhan punyo kuaso, punyo Firman
> Kun Fayakun, dengan logika bodohmen lah, misal ado
> Rajo, terus ado rakyat nan basalah, Rajo itu pasti
> ka mangadili atau mahukum si oknum rakyat itu, manga
> pulo anak no nan ka digantuang, sory jadi
> panjang......
> 
> Ano kecek untuak manabuih doso tapi eh kok
> ngomong....Eli Eli lama sabaktani.....Allah (Tuhan)
> kenapa engkau tinggalkan aku?(ado dalam injil, cari
> sendiri!) Tuhan nan mano? Tuhan kok panggia Tuhan?
> mo manabuih doso kok ndak rela?
> 
                
> ---------------------------------
> Do you Yahoo!?
> Yahoo! Mail Address AutoComplete - You start. We
> finish.
> ____________________________________________________
> 
> Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda,
> silahkan ke: 
> http://rantaunet.org/palanta-setting
>
------------------------------------------------------------
> Tata Tertib Palanta RantauNet:
> http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
> ____________________________________________________
> 


____________________________________________________

Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke