Assalamu'alaikum wr.wb.

Mak St Sinaro, dik Ridha, Mak Lembang, ni Ben dan
sanak semua di palanta.

Berbicara mengenai orang kafir dan membuat batas
batasan siapa saja yang disebut kafir.., memang akan
panjang kajiannya karena ini juga akan terkait dengan
pemahaman seseorang terhadap konsep ketuhanan..

Sebagai seorang muslim tentu saja kita nggak usah
repot2 memikirkan cara pandang orang lain terhadap
konsep ketuhanannya.., misal orang2 kristen yang
menganggap mereka juga menganut prinsip monotheism
yang dirangkum dalam konsep trinitas. Sebagaimana
orang2 sufi dikalangan Islam sendiri.., kadang2 kita
sendiri sulit memahami ungkapan2 mereka karena begitu
dekatnya mereka dengan sang Maha Pencipta..

Begitu juga dengan konsep trinitas dan mungkin saja
kita memang tidak mengerti ungkapan "anak Tuhan"
disana.dalam pengertian keimanan seorang kristen.,
kita tentu masih ingat pernah menyebut Soekarno
sebagai "bapak bangsa"..ataupun "ibu pertiwi" terhadap
negeri ini.., 
ungkapan2 tersebut tidaklah mengartikan bahwa mereka2
ini benar2 bapak ataupun ibu.
Namun saya juga tidak berkeingin menjelaskan apa
Christianity tersebut karena memang saya tidak tahu
banyak. Hanya mencoba untuk tidak terlalu mudah
menghakimi orang lain dan bisa hidup tetap damai
dengan siapa saja.

Ahlul kitab disebutkan dalam Alqur'an memang mempunyai
tempat yang khusus.., sebagai orang2 yang mengikut
kepada ajaran Nabi Musa dan Nabi Isa.

Dalam keyakinan kita..saya rasa semua sepakat, bahwa
ajaran Musa ataupun Isa adalah juga membawa ajaran
agama Islam., dan secara logika..orang2 dijaman itu
atau orang2 yang beriman kepada ajaran yang dibawa
nabi2 tersebut adalah juga orang yang beriman kepada
Allah yang Maha Satu..

Adalah mustahil kalau Nabi Musa ataupun Isa
mengajarkan hal yang sebaliknya...

Adapun kalau ada bantahan bahwa mereka2 yang sekarang
ini adalah bukan pengikut ajaran kristen yang
sebenarnya.., maka saya cenderung berpendapat bahwa
orang2 ini adalah "misguided person".
Mungkin saja orang2 ini memang beriman kepada Allah
dan berkeinginan beriman kepada Allah.., dan yang
mereka ketahui hanya itulah jalan yang terbaik selama
ini.
Ditambah lagi dengan melihat agama2 lain terutama
Islam dalam pandangan orang2 ini cuma mempromote
violent, ketidak rukunan dan kebencian diantara sesama
umat manusia.
Maka tentu saja sangat sulit bagi orang2 ini
mempercayai bahwa Islam itu adalah agama yang memang
datang dari sang Pencipta.

Dan rasanya Allah yang maha Tahu sajalah yang akan
menilai apakah mereka memang benar2 mengingkariNya
atau cuma orang yang tidak punya pengetahuan sama
sekali..

Adapun kita sebagai orang Islam yang baik., kita wajib
menyebarkan dan mensyi'arkan agama ini sebagai agama
yang memang pantas menjadi agama rahmatan lil alamin..

Sesungguhnya tugas tiap2 muslim itu adalah membangun
dan memperkokoh dan bukannya merobohkan ataupun
melukai (menyakiti hati).
Hanya tujuan mulai saja yang bisa menyatukan umat
didunia ini, hingga hati dan jiwa setiap orang
dipenuhi dengan kedamaian dan dijauhkan dari
kebencian.

Allah berfirman.
"Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik,
maka tiba2 orang yang antaramu dan antara dia ada
permusuhan seolah olah telah menjadi teman yang sangat
setia" (Fushilat:34)
  
Dengan seluruh kekuatan ruhiyah yang tinggi inilah,
seseorang tidak akan mampu menolak pendekatan dan
keramahan.  Maka tidaklah heran bila binatang buas
dapat bersahabat dengan manusia, bahkan kadang-kadang
mereka hidup bersama manusia.
Manusia telah dikaruniai banyak sekali kekuatan oleh
Allah, dan karunia yang terbesar adalah kemampuannya
membangkitkan rasa cinta dan kasih sayang.

Salah satu tugas da'i atau penceramah dimanapun dia
berada.., dalam suatu komunitas.., baik nyata ataupun
maya ini..maka yang pertama2 harus disadari adalah
tugasnya sebagai penyatu hati manusia..Seorang da'i
tidak boleh memunculkan ungkapan yang menyakitkan,
mengganjal hati dan membuka pintu bagi merasuknya
setan yang berwujud manusia.

Pernah suatu saat dalam salah satu pengajian..,
penceramah diatas mimbar dengan berapi api mengatakan
kata2 kafir berulang ulang..

Penceramah mengatakan salah satunya dikatakan orang
yang tidak membayar zakat ataupun tidak solat adalah
orang kafir..

Secara hukum..benar dan penceramah tidaklah salah..

Yang benar walaupun pahit memang harus diungkapkan..,
namun dalam pergaulan manusia ini, apakah tidak ada
cara2 lain untuk mengungkapkan dan memberi tahu orang2
tersebut yang sudah melanggar dan mendatangkan murka
Allah..?

Saya jamin.., kalau hari ini saya ketemu dengan orang
yang tidak seiman.., kemudian saya katakan bahwa dia
Kafir.., alamat akan terjadi keributan.

Hal yang sama kalau saya kebetulan sembahyang di
mushola terminal bis.., tiba2 saya tidak mau diimami
oleh seseorang yang tidak saya kenal.., hanya karena
saya tidak yakin apakah dia membayar zakat., dan tidak
pantas menjadi imam solat saya.

Begitu juga kalau saya punya pimpinan orang asing..,
dan saya menolak perintahnya karena saya katakan dia
orang kafir yang tidak perlu saya taati..

Kita mesti sadari betapa sulitnya hidup di zaman2
akhir ini.., dimana tidak ada lagi Rasul yang bisa
kita minta petunjuknya.., yang ada cuma peninggalan
beliau Alqur'an dan Hadits..

Alqur'an dan Hadits yang semuanya sudah jadi dan kita
tinggal menelannya saja.., tapi karena semakin
banyaknya orang yang sekolah dan menjadi penafsir..,
akhirnya ayat2 dan keterangan2 itu menjadi beribu ribu
maknanya..:(, dan cuma membuat umat ini semakin
bingung dan terpecah pecah.:(( 

Cuma membuat semakin sulitnya menjalankan agama ini..,
padahal bukankah agama itu adalah untuk mempermudah..

wasssalam
adeer


--- [EMAIL PROTECTED] wrote:

> Assalamualaikum wr. wb.,
> 
> St. Sinaro tarimo kasih ateh uraian nyo nan panjang
> leba.
> Sagalo nan St. Sinaro kecek-an tu iyo batue.  Diateh
> sagalo nyo Allah lah 
> yang Maha Mengetahui.

_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke