Ima, pertanyaan untuk bagian ini
(lihat di bawah).

--- Rahima <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> 
> muhammadun       aminatu
> khaalidun        zainabu
> haamidun         fathimatu
> yaasirun         maryamu
> 'ammaarun        'a-iisyatu  
> sa'iidun         khadiijatu
> 'aliyyun         shafiiyatu
> 'aabasun         ruqayyatu
> 
> (Apa makna ini semua nanti kita tanya bu guru.)
> 
> Ikra'wa'uktubu ma'a dhabti au akhirul kalimaati
> 
> Dalam latihan ini, kita disuruh membaca sambil
> memberikan baris pada akhir kalimat.

  Apa makna ini, pertanyaannya, mengapa di tulis
semua nama lelaki dengan tanuin (baris dua) di
akhirnya dan dhamah (baris depan) untuk nama perempuan
?.
  Bagaimana ketentuan ini ?.
Misalnya, Muhammadur rasulullaaah ...
  Muhammad adalah seorang rasul Allah. 
  (Muhammadun ar-rasul Allah)
Bagaimana kalau perempuan ?
Apakah begini jadinya
  Haalimatul mudarrisu (Halimah adalah seorang guru)  
  
  (Haalimatu al- mudarrisu)
atau bagaimana pemakaiannya ?.

Wassalam

St. Sinaro





                
____________________________________________________
Start your day with Yahoo! - make it your home page 
http://www.yahoo.com/r/hs 
 

Website http://www.rantaunet.org
_____________________________________________________
Berhenti/mengganti konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke: 
http://rantaunet.org/palanta-setting
------------------------------------------------------------
Tata Tertib Palanta RantauNet:
http://rantaunet.org/palanta-tatatertib
____________________________________________________

Kirim email ke