Assalamua'alaikumwarahmatullahiwabarakaatuhu.
Ikhwan wa Ikhwaati rahimakumullaahu lakum jamii'an.
Mohon maaf, saya tidak mengikuti secara utuh
postingan-postingan berapa hari ini. Baru hari ini
sempat baca-baca berbagai postingan, dan itupun tidak
secara keseluruhannya bisa dibaca.
Kalau diizinkan saya, memberikan sumbangsih, saran
atau nasehat yang ditujukan tentu buat saya pribadi
juga ummat islam secara keseluruhan, demi tegaknya
ukhuwah islamiyah dan panji-panji ajaran agama islam
yang kita cintai ini, ada berapa hal yang ingin saya
sampaikan :
1. Allah Subhanahu wata'ala berfiman : " Jika kamu
berselisih maka kembalikanlah kepada Allah dan
RasulNya"
2. Setahu saya dulu secara halus, tetapi tegas, saya
pernah mengatakan : " Banyak menangislah kamu dan
sedikit tertawa( ini firman Allah)", dan pepatah Arab
mengatakan : " Banyak tertawa mematikan hati". Dan
hadist Rasulullah : " Kafaa bilmari kadzban idzaa
haddasa maa sami'a", maksudnya, cukuplah bagi
seseorang itu dikatakan pendusta, apabila ia selalu
menceritakan apa yang ia dengarkan.
Maksudnya banyak berbicara akan hal-hal yang tidak
berguna, bukan banyak bicara dalam hal bermanfaat atau
berbicara dalam menyampaikan ajaran islam, kalau
menyampaikan ajaran Islam, ini malah disuruh oleh
Rasulullah " Sampaikanlah olehmu dariku walaupun satu
ayat".
Dan bukan berarti kita ummat Islam dilarang untuk
bercanda dan bergurau. Rasulullah sendiri pernah
bercanda pada istri-istrinya, sahabat-sahabatnya, juga
pada nenek-nenek tua sekalipun, tetapi canda yang
benar.
Dikatakan : " Min husni Islamii mar i tarkuhu malaa
ya'niihi", Sebaik-baik keislaman seseorang adalah
dengan meninggalkan apa yang tidak bermanfaat
baginya".
Seorang wanita diperintahkan Allah Subhanahu wata'ala
agar menjaga hati dan kehormatannya, serta melarang ia
berbicara yang menimbulkan syahwat bagi lawan
jenisnya.(lihat Q.S Al Ahzab ayat 32).
Sudah menjadi watak perempuan ditakdirkan mempunyai
sikap lemah lembut, manja, pencemburu(khuliqal maratu
ghiiratan, diciptakan manusia itu mempunyai sikap
pencemburu, ini perkataan salah seorang sahabat,
Allahu'alam derajat hadistnya, saya lupa, sudah lama
sekali saya baca hadist ini, bisa di check si buku
jarh wa ta'dil dalam bukunya "miizaanul i'tidal
karangan Imam Addzahabi, saya ingat 5 thn yang silam
membaca hadist itu disana, saya tidak bisa menchecknya
sekarang karena buku sudah masuk kardus untuk
dikirimkan ke Indonesia).
Meski wanita sudah watak dan kodratnya begitu, namun
kita di suruh untuk menjaga harga diri dan kehormatan
kita, jangan terlalu banyak bercanda dengan lawan
jenis, yang pada hakikatnya, hal ini akan mengurangi
kepribadian kita sendiri.
Jangan dikira saya menulis ini orang nya streng,
keras, tidak pandai bercanda. Salah duga. Saya justru
suka bercanda, tetapi ada waktu-waktunya. Mungkin
tidak ada yang mengira dimilist ini, kalau saking
pecandanya saya, banyak membuat orang
terpingkal-pingkal sampai ada yang maaf sampai mau
buang air kecil dicelananya, saking lucunya apa yang
saya sampaikan.
Saya pernah main drama menjadi seorang bapak-bapak
dari daerah Batak, dengan gaya suami yang keras,
tukang marah, sementara sang istri dari Jawa yang
berkata lemah lembut. Dengan gaya tetap berjilbab,
tetapi pakai kumis buatan, pakai baju dan dasi suami
saya, saya berperan didepan khalayak ramai, dengan
menyampaikan isi yang benar dari kata-kata yang saya
sendiri menulisnya, menggabungkan dakwah dengan cara
drama bagaimana seharusnya sikap yang baik dari suami
istri dalam RT. Sungguh mendapatkan respon yang
positif dari semua pihak, karena isi dakwah yang
disampaikan itu dengan cara rileks, santai dan penuh
canda, tetapi benar adanya.
Zaman sekarang, jelas bukan zaman dimasa Rasulullah
dan para sahabat yang dengan mudah didakwahi,
hati-hati manusia yang dekat dengan zamannya
Rasulullah, masih lebih mudah menerima dakwah Islam,
ini bukan berarti zaman dahulu kala tidak ada yang
keras semacam batu, ada juga terbutki Abu Lahab zaman
Rasulullah hidup, Syi'ah, khawarij dsbnya, tetapi
zaman sekarang adalah zaman yang penuh globalisasi,
penuh informasi dan teknologi canggih, manusia
sekarang pun sudah canggih-canggih, maka metode
dakwahpun harus lebih canggih lagi, pengajaran AlQuran
dan hadistpun bukan sekedar surga neraka saja, tetapi
bagaimana menampilkan kebenaran yang ada dalam AlQuran
dan Assunnah dengan metode penafsiran ilmiyah yang ada
dalam kedua kitab tersebut.
Begitupun metode dakwah yang terlalu ekstrim atau
keras, sering pada akhirnya membuat orang malas untuk
mempelajarinya. Keras bukan berarti tidak boleh tegas.
Ketegasan sangat diperlukan dalam ajaran Islam, bukan
kekerasan.
Kembali kemasalah canda. Perempuan itu, tidak akan
mungkin juga mau diajak canda, kalau yang lelakinya
melayaninya. Kedua belah pihak seharusnya melihat
ajaran Islam.
Bercanda, tetapi jagalah harga diri, dan kepribadian
kita sebagai seorang perempuan dan juga lelaki
tentunya.
Ada satu fenomena yang jarang diperhatikan oleh kaum
perempuan. Lelaki pada dasarnya suka mencari istri
yang lemah lembut, tetapi kelemahlembutan itu untuk
dirinya, bukan untuk pria lain. Ia memang suka
bercanda, tertawa dan berteman dengan wanita yang
istilah kerennya "berani, pecanda, agresif", namun
bila ditanya hatinya, sering ia mengatakan :
" Aku hanya mau berteman dengannya untuk teman
bercanda doang, tetapi untuk dijadikan istri,
lihat-lihat dan pilih-pilih yang terbaik dulu, yang
shalihah, keibuan, dan penyayang, yang tidak agresif
pada semua lelaki".Allhu'alam, anda lelakilah yang
bisa menjawab semua itu.
Untuk itu, sebagai seorang perempuan hendaknya
menyadari akan hal ini, jangan dikira banyaknya
tanggapan para lelaki, itu menandakan mereka serius
menyukai kita, belum tentu, kalau ia sopan, bisa kita
lihat, tetapi kalau ia balas mencandai kita dengan
kata-kata "memelas, merayu, memuji, dsbgnya", maka
hati-hatilah, anda saat itu sedang mendapatkan ujian,
dan juga sedang dinilai kaum pria.
Nyanyian Minang : "Elok-elok manyubarang, jan sampai
titian patah, elok-elok dirantau urang, jan sampai
babuek salah". Maksudnya:
Baik-baiklah kita dalam meniti jembatan, jangan sampai
ia patah, baik-baik kita dinegeri orang, bergaul
dengan orang lain, jangan sampai kita berbuat
kesalahan yang fatal.
Demikian, semoga ada manfaatnya buat saya pribadi dan
kita semua.
Wassalam. Rahima.(36 tahun)
__________________________________________
Yahoo! DSL Something to write home about.
Just $16.99/mo. or less.
dsl.yahoo.com
--------------------------------------------------------------
Website: http://www.rantaunet.org
=========================================================
Berhenti, berhenti sementara dan konfigurasi keanggotaan anda, silahkan ke:
http://rantaunet.org/palanta-setting
--------------------------------------------------------------
UNTUK DIPERHATIKAN:
- Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply
- Besar posting maksimum 100 KB
- Mengirim attachment ditolak oleh sistem
=========================================================