Saya pribadi dengan keterbatasan ilmu, processor dan juga run-time memory, berpendapat kalau membagi pusako tinggi tidak dapat dibagi berdasarkan aturan islam melainkan harus sesuai dengan adat. Karena masalah ini bersifat rekursif. Jika seorang ibu hendak membagi harta tersebut sesuai dengan aturan islam, maka saudara laki-lakinya juga harus dikasih, sehingga berkurang lah pembagian tersebut. Lalu saudara laki-laki dari ibu si ibu ini (paman) juga harus mendapat..demikian seterusnya...(rekursif)...how could you divide that in fair manner? Sehingga justru dengan mewariskan pusako tinggi sesuai dengan aturan adat lah yang sesuai dengan syariat islam, bukan sebaliknya.
Saya lihat masalah yang timbul kalau yang tidak berhak atas tanah itu lalu mengambil pusako tinggi dengan menjualnya. Atau jika seorang ibu punya banyak tanah, anaknya semua laki-laki, lalu keturunan sesuku yang dekat sudah tidak ada..ada tapi jauh sekali..disitulah problem sering muncul. Namun kalau membaca news di cimbuak mengenai pers di sumatra barat di zaman dahulu, Shek Akhmad Khatib yang di Mekah justru berpendapat sebaliknya. I confess he is much smarter and knowledgeable than me...but he had different thoughts on this matter...am I wrong then ? cheers, .ari On 4/17/06, Ahmad Ridha <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > On 4/17/06, Elthaf (elthaf) <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Sanak Junaidi, > > Sabananyo ndak paralu gaca bana doh, urang nan bakomentar tu ndak > tahu > > baa harato di Minang. > > Masalah ko sababanyo lah acok diangkek di palanta ko, ambo raso > sanak > > Junaidi lah paham juo dnegan harato pusako tinggi nan diwariskan dek > urang tuo- > > tuo awak jo pusako randah nan diwariskan dek orang tuo awak dalam hal ko > > ayah jo ibu. > > Santai se lah, Allah SWT maha tahu, maa doso nan untuak awak maa > nan > > untuak urang lai. > > > > Pak Elthaf, dalam Islam awak indak cuma mewarisi dari ayah jo ibu do. > Bisa pulo dari kakek, dan lain-lain. Masalahnya harato pusoko tinggi > tu subananyo punyo sia? Kok punya urang, tantu wajib pulo dibagi > sasuai syariat Islam. > > Setelah ayat-ayat tentang waris (QS. 4:7-12), Allah Azza wa Jalla > berfirman (yang artinya): > > "(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah. > Barang siapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah > memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di dalamnya sungai-sungai, > sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar. > > Dan barang siapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar > ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api > neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang > menghinakan." (QS. an-Nisaa' 4:13-14) > > Allahu Ta'ala a'lam. > > Wassalaamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh, > -- > Ahmad Ridha ibn Zainal Arifin ibn Muhammad Hamim > (l. 1400 H/1980 M) > > -------------------------------------------------------------- > Website: http://www.rantaunet.org > ========================================================= > * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi > keanggotaan, > silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting > * Posting dan membaca email lewat web di > http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages > dengan tetap harus terdaftar di sini. > -------------------------------------------------------------- > UNTUK DIPERHATIKAN: > - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply > - Besar posting maksimum 100 KB > - Mengirim attachment ditolak oleh sistem > ========================================================= > -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

