Assalamualaikum, wr wb, Saya amat bersetuju dengan Add Mulyadi bahawa kita tidak patuik pesimistik dalam hal ini. Sebagai anak perantau Minang di Malaysia, senantiasa memperingatkan kepada anak Minang yang saya temui di Malaysia supaya kembalilah maliek kampuang halaman - kampuang asal niniek-mamak kita yang indah permai. Saya tekankan kepada semua anak Minang di Malaysia - bila berada di Ranah, pasti menetes air mata anda maliek keindahan yang telah ditinggalkan oleh rang gaek kita. Di Nagari Sembilan sahaja terdapat hampir dua (2) juta perantau Minang. Jika dua juta ini pulang berbelanja di Ranah, minima seorang berbelanja sekitar Rp2.5 juta, coba hitung bara jumlah uang yang masuk ke Ranah? Saya juga amat setuju dengan usulan dari Mak Lembang Alam. Keindahan alam di Maninjau, rumah Almarhum Buya Hamka, rumah Bung Hatta di Bukik Tinggi, Lambah Harau yang indah menawan, Ambon Pagi yang hening selalu, Kelok 44 yang mendebarkan, kacang salai di Matur Mudik, kopi jahe di Tabek Patah , makan siang di Pondok Flora di tengah sawah atau menikmati keropok melinjo di Pariaman dan banyak lagi merupakan tarikan kepada turis baik anak perantau Minang mahu pun bukan Minang dari Malaysia. Cadangan dari Mak Lembang Alam amat menarik jika dapat dilaksanakan. Sama-samalah kita berusaha supaya turis berduyun-duyun datang ke Ranah untuk menghidupkan keperiwasatawan disamping menambah kantung keuangan nagari Sumbar.. Wassalam, Idris Ismail Talu (55) Malaysia.
[EMAIL PROTECTED] wrote: Waalaikum salam,wr,wb. Mak Lembang Alam memang padek dalam maramu tanyo jawek dalam hal turih manurih ko, urang nan pesimis dibabat habih dek Mak Lembang Alam, alun apo2 alah pesimis duluan, sagalo indak mungkin, sagalo dikaji kalau iko ... kalau itu .... sahinggo indak jadi2 babuek. Ikolah contoh urang nan pesimistis, harusnyo kito bersikap optimistis apo lai di dunia perbisnisan sikap optimistis ko harus dibangun. Wassalam, HM Dt.MB (49+) -Dikuduangkan- Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

