Amin Bapak..mudah mudahan niat Suci Bapak yang tetap memberikan perhatian kepada Ranah Minang di beri kemudahan oleh Alloh SWt..Sejarah akan mencatat setiap anak manusia yang memberikan pengabdian tulusnya kepada peradaban..semoga Bapak sehat selalu..dan tak berhenti memberikan masukan dan petuah kepada kami yang muda matah ini..
salam --- In [EMAIL PROTECTED], chaidir latief <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > sanak proto yang baik > ass ww > Cocok sekali ambo tu danak harus dihitung yang baik Apa yang mampu dan diperlukan Sebaliknya sanak juga akan sependirian jaan sampai ketinggalamn kereta api Jaan sampai malupokan nan paralu Itulah kesalahan salamo ko Alah diulas panjang lebar dunsanak nan lain baa kereta api dianak tirikan salamo ko > Keadaan kini alah barubah Suatu fakta Pemerintah kito indak punyo pitih Itu yang dilakukan Pemda Riau Barangkali sanak mambaco Pemda Riau bertekad mempercepat pembangunan kereta api di Riau Kebetulan kami terlibat bersamo group kami dari Jerman Riau dengan bermacam konsep menawarkan agar investasi kereta api dapat dilakukan disinan Indak salahnyo kito mancontoh dari berusaho Janlah alun alun alah pesimis > Suatu pepatah inggris dima ado kemauan disinan ado jalan Yo baitu sanak > Ch N Latief Dt Bandaro 78 > -------------------------------------------------------------- Website: http://www.rantaunet.org ========================================================= * Berhenti (unsubscribe), berhenti sementara (nomail) dan konfigurasi keanggotaan, silahkan ke: http://rantaunet.org/palanta-setting * Posting dan membaca email lewat web di http://groups.yahoo.com/group/RantauNet/messages dengan tetap harus terdaftar di sini. -------------------------------------------------------------- UNTUK DIPERHATIKAN: - Hapus footer dan bagian yang tidak perlu, jika melakukan Reply - Besar posting maksimum 100 KB - Mengirim attachment ditolak oleh sistem =========================================================

