Mbak, untuk perkenalan MPASI memang tidak dianjurkan buah lebih dulu. Alasannya bukan karena susah dicerna, tapi cenderung karena rasa manisnya. Pertama makan kan bayi masih belajar, kalo dikenalkan yang manis dulu, nantinya khawatir dia ga akan suka dengan sayuran. Dari beberapa referensi yang saya baca, juga saya praktekkan ke anak saya, Wina (16mos), memang lebh baik dikenalkan dengan golongan serelia (tepung2an) dulu. Tepung beras merah, tepung beras putih, tepung kacang hijau, tepung maizena. Cara masaknya juga ga susah, dimasak dengan air putih sampai matang trus diencerkan dengan ASI setelah dingin. Golongan serelia ini termasuk yang 'aman', dalam artian rendah resiko alerginya. Kalo sudah dikenalkan dengan serelia selama kurang lebih 1-2 minggu, bisa mulai dikenalkan dengan sayuran. Kentang, ubi, wortel, labu siam, kabocha, zuccini, bayam dll. Semuanya cukup dikukus sampai lunak, disaring sampai lumat dan diencerkan dengan ASI. Baru setelah itu dikenalkan dengan buah-buahan. Dengan pola seperti itu, saya sampai sekarang ga kesulitan memberikan sayuran buat Wina. Memang ada beberapa sayur yang dia ga suka, tapi masih banyak yang dia suka. Kalo bisa pemberiannya juga terpisah-pisah ya, jangan dicampur2 dulu supaya lidah anak bisa membedakan rasa. Selain itu supaya gampang mengenali makanan mana aja yang menimbulkan alergi pada anak. meskipun nantinya sudah makan tim, tim nasinya sendiri, siapkan sayur dan lauknya terpisah, jangan ditim jadi satu. Sama kayak kita makan lah, ga dicampur, tapi dibikin lunak/lembek sesuai usia si kecil. Pelan2 ditingkatkan kekentalan dan kekasaran tekturnya sampai pada akhirnya usia 12 bulan anak sudah bisa makan table food. Semoga sedikit sharing ini bermanfaat ya.
Regards, Ratna, Mama Wina (si pecinta kembang kol ^_^)

