Hingga saat ini, belum ada literatur yang secara pasti menyarankan
MPASI pertama untuk bayi. Buku ini menyarankan begitu, buku lain
menyarankan beda. Itu semua kembali ke masing2 ibu. Tapi menurut saya,
rasa manis dari buah, pisang misalnya tidak seperti manis2an pada
gula/ zat pemanis. Memori bayi yang kuat, akan langsung ter-stimulus
dengan suapan pada hari berikutnya, dengan buah yang berbeda,atau
bubur bahkan sayur. Begitu mereka membuka mulut, dam mendapati rasa
yang berbeda mereka akan langsung merekam. jika memang enak dan baby
suka. Ga masalah sampe dia gede.
Setelah pisang, anak saya perkenalkan bubur, biscuit yang diencerkan
dengan susu dia suka semua tuh. Jadi yaa itu semua tergantung masing
masing ibu dan yang penting si Baby suka. Oya, katanya rasa asi
hambar, ko banyak baby yang susah di 'sapih'?! termasuk saya kecil
dulu, sampe umur 2 tahun baru bisa di sapih. 


Salam manis,

Nast






--- In [email protected], "Cristiana Ratna Sari Dewi"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Mbak,
> untuk perkenalan MPASI memang tidak dianjurkan buah lebih dulu.
Alasannya bukan karena susah dicerna, tapi cenderung karena rasa
manisnya. Pertama makan kan bayi masih belajar, kalo dikenalkan yang
manis dulu, nantinya khawatir dia ga akan suka dengan sayuran. Dari
beberapa referensi yang saya baca, juga saya praktekkan ke anak saya,
Wina (16mos), memang lebh baik dikenalkan dengan golongan serelia
(tepung2an) dulu. Tepung beras merah, tepung beras putih, tepung
kacang hijau, tepung maizena. Cara masaknya juga ga susah, dimasak
dengan air putih sampai matang trus diencerkan dengan ASI setelah
dingin. Golongan serelia ini termasuk yang 'aman', dalam artian rendah
resiko alerginya. Kalo sudah dikenalkan dengan serelia selama kurang
lebih 1-2 minggu, bisa mulai dikenalkan dengan sayuran. Kentang, ubi,
wortel, labu siam, kabocha, zuccini, bayam dll. Semuanya cukup dikukus
sampai lunak, disaring sampai lumat dan diencerkan dengan ASI. Baru
setelah itu dikenalkan dengan buah-buahan. Dengan pola seperti itu,
saya sampai sekarang ga kesulitan memberikan sayuran buat Wina. Memang
ada beberapa sayur yang dia ga suka, tapi masih banyak yang dia suka.
Kalo bisa pemberiannya juga terpisah-pisah ya, jangan dicampur2 dulu
supaya lidah anak bisa membedakan rasa. Selain itu supaya gampang
mengenali makanan mana aja yang menimbulkan alergi pada anak. meskipun
nantinya sudah makan tim, tim nasinya sendiri, siapkan sayur dan
lauknya terpisah, jangan ditim jadi satu. Sama kayak kita makan lah,
ga dicampur, tapi dibikin lunak/lembek sesuai usia si kecil. Pelan2
ditingkatkan kekentalan dan kekasaran tekturnya sampai pada akhirnya
usia 12 bulan anak sudah bisa makan table food. Semoga sedikit sharing
ini bermanfaat ya.
> 
> Regards,
> 
> Ratna, Mama Wina (si pecinta kembang kol ^_^)
>


Kirim email ke