Tuhan menghendaki kita hidup teratur, termasuk dalam berorganisasi.
 
Dalam buku peraturan jemaat ditegaskan bahwa:
- penempatan pendeta adalah tugas dan wewenang (hak prerogatif) konferens/daerah
- jemaat tidak berwewenang untuk meminta, menahan atau menolak penempatan 
pendeta
Dalam buku pedoman penatua jemaat dijelaskan bahwa:
- pendeta adalah gembala, yang sekaligus sebagai domba khusus, dimana ia 
mempunyai banyak kekurangan dan keterbatasan, baik hal perilaku, tugas, 
kecakapan maupun pengetahuannya.
- tugas penggembalaan atas domba khusus ini diserahkan kepada tua-tua jemaat, 
dalam hal ini para ketua yang aktif melayani pada tahun tersebut (bukan eks 
ketua jemaat)
- bila ada kekuarang/kesalahan pada domba khusus maka para ketua-lah yang 
mengingatkan
- bila ternyata para ketua tidak menjalankan fungsi penggembalaannya, maka 
majelis jemaat-lah yang mengingatkan para ketuanya untuk menjalankan fungsinya 
(bukan membahas kekurangan/kesalahan pendeta)
- bila ternyata majelis tidak menjalankan tugasnya, maka anggota dapat meminta 
untuk bertemu dengan majelis jemaat, untuk mengingatkan fungsinya
- bila ternyata majelis masih tidak melakukan fungsinya untuk mengingatkan para 
ketua, maka anggota dapat mengusulkan diadakan konferensi jemaat; bukan untuk 
membahas kekurangan/keterbatasn/kesalahan pendeta, tetapi mengingatkan majelis 
untuk menjalankan fungsinya.
dengan kata lain:
- kegagalan/kekurangan/kesalahan/keterbatasan pendeta adalah juga
kegagalan/kekurangan/kesalahan/keterbatasan para ketua jemaat
- kegagalan/kekurangan/kesalahan/keterbatasan para ketua jemaat adalah juga
kegagalan/kekurangan/kesalahan/keterbatasan majelis jemaat
- kegagalan/kekurangan/kesalahan/keterbatasan majelis jemaat adalah juga
kegagalan/kekurangan/kesalahan/keterbatasan jemaat
artinya:
bahwa kegagalan/kekurangan/kesalahan/keterbatasan tersebut adalah 
kegagalan/kekurangan/kesalahan/keterbatasan bersama.
 
selain metode tsb, ada juga metode atasan-bawahan; yakni:
- pendeta adalah orang yang ditempatkan oleh konferens/daerah
- pendeta adalah orang yang secara finansial dibayar oleh konferens/daerah
- pendeta adalah orang yang secara korps mempunyai pimpinan, dalam hal ini 
direktur asosiasi kependetaan dan ketua konferens.
sehingga bila ada keluhan/keterbatasan/kekurangan/kesalahan pendeta dapat 
disampaikan kepada dir.ass kependetaan dan/atau ketua konferens; namun bukan 
untuk minta dipindahkan/menahan atau minta ganti (karena jemaat tidak 
berwewenang), tetapi untuk masukan sebagai bahan pertimbangan konferens untuk 
menentukan langkah/sikap penggembalaan kepada staff-nya (:pendeta tsb).
Dari pengalaman dan pengamatan saya pribadi, konferens selalu siap menerima 
kunjungan anggota, baik secara individu anggota maupun sbg pimpinan dept/ketua 
jemaat; sekali lagi apa yang disampaikan kepada konferens adalh bahan 
masukan/pertimbangan; bukan perintah yang harus dilaksanakan. Percayakan apa 
yang telah disampaikan kepada mereka bahwa mereka lebih memperhatikan pekerjaan 
Tuhan, dan mereka tidak membahas masukan itu sendiri, tetapi dibahas pada forum 
internal para pimpinan konferens/daerah, bahkan mungkin pada forum excom.
Konferens/daerah tentu tidak membiarkan kekacauan terjadi di wilayah tanggung 
jawabnya, bukan hanya kepada uni, tetapi terlebih kepada Tuhan.
 
Alkitab mngamarkan:
- bahwa ada serigala berbulu domba;
- bahwa ada lalang tumbuh bersama gandum
ini bisa saya, anda, pengurus gereja, ketua jemaat, pendeta, pimpinan organisasi

Alkitab juga mengingatkan:
- ada jalan yang disangka orang lurus, ternyata ujungnya membawa maut
- ada kisah saat tabut perjanjian dibawa menyeberang sungai, lalu nampak 
seperti hampir jatuh, lalu seseorang berusaha menahan tabut itu supaya tidak 
jatuh, dan Tuhan langsung menegur orang itu (mati seketika), karena Tuhan sudah 
berpesan bahwa tabut tidak boleh disentuh kecuali oleh kaum lewi
 
Sewaktu Yesus di dunia, pernah menyampaikan perumpamaan tentang 'hilang':
- anak yang hilang
setelah hilang ia sadar, lalu bertobat
- domba yang hilang
setelah hilang ia sadar, namun harus dituntun, diajar, dibujuk dan didukung
- dirham yang hilang
ia tidak tau bahwa ia hilang/salah/keliru, bahkan saat dinasehati/ditegur malah 
marah dan menunjuk-tunjuk kesalahan/kekurangan/kelemahan orang yang 
menasehati/menegur itu.
 
Kadang kita memang melihat orang lain tersesat/salah/keliru, namun cara yang 
kita lakukan ternyata juga salah/keliru.
Alkitab mengamarkan: jika ada saudaramu berdosa, nasehatilah, dan berdoalah 
agar kamu tidak jatuh dalam dosa.
 
selamat menyambut sabat.
Oei Jonathan

--- Pada Jum, 29/8/08, harris budi <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

Dari: harris budi <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Re: [Pemuda Advent] BAGAIMANA KITA BERSIKAP KEPADA SEORANG PENDETA?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Jumat, 29 Agustus, 2008, 2:33 PM










Menurut saya, jawaban pak Samuel inilah yg Benar. Khususnya di paragraf yg 
terakhir itu lho. Trims pak Sam.

Rgds,
H-4-12-12-I- 5 

--- On Fri, 8/29/08, samuel bangngu <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

From: samuel bangngu <[EMAIL PROTECTED] com>
Subject: Re: [Pemuda Advent] BAGAIMANA KITA BERSIKAP KEPADA SEORANG PENDETA?
To: pemuda_advent@ yahoogroups. com
Date: Friday, August 29, 2008, 1:19 PM






Soal Perpuluhan adalah urusan kita dengan Tuhan bukan urusan kita dengan 
Pendeta...
Jadi kita tidak pernah menggaji pendeta dengan perpuluhan atau persembahan 
kita..
pendeta digaji dari apa yang dia kerjakan sebagai seorang pendeta...sama 
seperti imam (orang lewi yang di khususkan untuk tugas keimamatan di kaabah) 
dan untuk urusan pendeta malas-malasan sebagai seorang pendeta itu urusan 
pendeta dengan Tuhan...
dan bagi gw menghormati sesama itu adalah suatu hal yang mencerminkan kasih, 
dan apalagi kalau pendeta itu sudah diurapi Tuhan, ingat waktu daud bersikap 
kepada seorang yang sudah di urapi Tuhan (raja saul) walaupun Tuhan sudah 
berikan kesempatan untuk membunuh raja saul..marilah kita contohi teladan dari 
daud..dan juga selama didunia Tuhan mengasihi dan menghormati setiap orang...
marilah kita sebagai pemuda Advent yang mengenal Yesus Kristus mengembangkan 
sikap dan karakter yang Yesus sudah teladankan, karena yang akan kita bawa 
kesurga adalah karakter kita yang sudah selaras dengan karakter  Tuhan Yesus 
 
 
Thanks
54MMY13




----- Original Message ----
From: Edwin Richardo <edwinrichardo@ gmail.com>
To: pemuda_advent@ yahoogroups. com
Cc: PA DKI <[EMAIL PROTECTED] com>
Sent: Thursday, August 28, 2008 4:39:37 PM
Subject: Re: [Pemuda Advent] BAGAIMANA KITA BERSIKAP KEPADA SEORANG PENDETA?



Saya tidak memberi pendapat untuk seluruh bagian. Saya hanya mau
mengomentari paragraf terakhirnya saja. Saudaraku, jgn pernah mengira
bahwa kita memberikan perpuluhan untuk menggaji pendeta. Kita memberikan
perpuluhan oleh karena Tuhan memerintahkan itu dan itu (alasan pemberian
perpuluhan)sama sekali tidak ada hubungannya dengan pendeta. Mau pendeta
itu berkenan sama kita atau tidak; mau pendeta itu suci di mata kita
atau munafik di mata kita; atau mau pendeta itu rajin atau pendeta itu
malas; tidak pernah ada alasan untuk menahan perpuluhan. Intinya, soal
hormat-menghormati pendeta jangan kita kaitkan dengan kewajiban kita
memberikan perpuluhan.

On Wed, 2008-08-27 at 21:21 -0700, pisctwentyfour wrote:
> bagaimana si sebenarnya kita bersikap kepada seorang pendeta?
> karena ada orang yang terlalu bahkan dibilang over dalam menghargai
> dan menghormati seorang pendeta... apa apa selalu pendeta itu
> didahulukan. mau begini mau begitu selalu pendeta... seolah olah
> pendeta itu seorang dewa...ato gk turun2 dikit deh manusia 1/2 dewa
> (kayak lagunya bang iwan..)... karena toh pendeta juga manusia, dan
> pendeta bisa juga melakukan kesalahan... (ingat kasus kemarin2)..
> terlebih kepada ketua daerah (konfrens) & officernya.. . 
> 
> oklah pendeta2 jaman dulu, tapi kalo melihat pendeta2 muda jaman
> sekarang..wow. .gaul men...
> 
> logikanya nih pendeta kan dapat penghasilan dari perpuluhan yang
> notabene sumbernya dari anggota jemaat yang setia bayarnya...tapi kok
> kebalik yah? harusnya kan pendeta yang menghormati anggota jemaat
> bukan sebaliknya?
> ibarat bos dgn anak buah... bos kan yang bayar anak buahnya makanya
> anak buahnya hormati bosnya bukan malah bos yang menghormati anak
> buahnya? (walo tetap namanya saling hormat menghormati sih...)
> 
> 
> 
> 
> 



 














      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke