Lha iya tho mas,
Semua orang kan sudah tahu kalau agama itu suci, sedangkan politik itu
kotor. Lha kalau yang kotor dicampur aduk dengan yang bersih (suci),
jadinya ya keruh dong.
Ibaratnya juga mempertemukan dua pihak yang berlawanan diatas suatu
arena, maka arena itu akan selalu diwarnai dengan keributan, dan
permusuhan. Contohnya saja pendawa dan kurawa, dimanapun tempatnya,
kalau mereka sudah dibawa oleh pak dalang ke panggung yang sama, ya
pasti berantem. Makanya, biar tidak berantem, masukkan saja pendawa
dan kurawa ke kotak masing2, biarkan mereka hidup dalam kotaknya
masing masing.
---Blucer Rajagukguk <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Bung Dodo, saya setuju dengan anda bahwa agama dan politik jangan
> dicampur aduk.
> Masalahnya masih banyak yang hobi mencampuraduk kedua hal ini agar
bisa
> cepat mencapai pucuk pimpinan. Ada satu hal yang menjadi pegangan saya
> buat seorang yang benar-benar beragama. Orang ini hanya akan
mendekatkan
> diri kepada Tuhan dan berbuat sebaik mungkin untuk sesama manusia.
> Sedangkan politikus akan membuat strategi sebaik mungkin untuk
mencapai
> posisinya, kalau perlu mengorbankan orang lain untuk memantapkan
> posisinya. Jelas kalau politikus bicara soal agama, ini namanya makan
> nasi goreng dicampur sop ayam.
> peace.
>
> Dodo D. wrote:
> >
> > Oooohhhhhh....
> > alangkah indahnya hidup ini kalau kita bisa keluar dari lingkaran
> > religious conflict yang tak pernah ada penyelesaiannya.
> > Udah deh...lakum dinukum waliyadin aja dah.
_________________________________________________________
DO YOU YAHOO!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com